
Aku harus pulang cepat hari ini jadi aku pulang dulu ,kamu tidak perlu mengantar ku satria ucap Lusy yang setelah makan langsung pergi meninggalkan tempat itu .
Setelah kepergian Lusy semua orang menatap ke arah Satria sementara Aluna memegang tengkuknya karena melihat reaksi alergi di wajah pria itu.
Satria yang sudah tau reaksi di tubuhnya bahkan melihat tangannya yang mulai muncul bercak merah pertanda dirinya mengalami Alergi menatap tajam ke arah Aluna.
Azis cuma terdiam tidak bicara apapun sementara bu Nania tak kalah tegangan nya rupanya putranya itu memang mempunyai Alergi sea food seperti yang Aluna ucapkan
Bi ina pun meremas tangannya takut sesuatu yang tidak diinginkan terjadi karena melihat tatapan satria pada Aluna yang penuh tanya.
Aluna pun membalikkan badannya untuk pergi .
__ADS_1
berhenti ...kamu mau kemana ucap satria sambil bangkit dari duduknya.
Aluna pun berhenti berjalan kemudian berbalik dan bertanya apa pak satria ada keperluan dengan saya.
siapa kamu .... kenapa kamu mengetahui alergi ku bahkan ibuku saja tidak mengetahui nya tanya satria.
semua orang disana menjadi tegang namun tidak dengan Aluna gadis itu tetap tenang lalu menjawab aku Aluna Rianti ,mana saya tau kalau anda juga mempunyai Alergi sea food tuan muda Aryanto jangan kepedean.
sakit ...kenapa kamu menyakiti ku ucap Aluna.
satria pun melepaskan tangan Aluna karena mendengar gadis itu kesakitan.
__ADS_1
Azis pun menarik tangan Aluna untuk bersembunyi di belakang nya dan berkata aku yang bilang aku Alergi pada Aluna mungkin ini cuma kebetulan saja ucap Azis.
Satria melihat Azis yang melindungi nya seketika marah dia kemudian menarik kain alas meja makan sehingga semua yang berada di sana jatuh hingga terdengar suara barang barang pecah bu Nania dan bi ina terkejut hingga bi ina memeluk bu Nania yang kaget.
Satria menarik kerah baju Azis lalu berkata kamu melindungi nya itu membuktikan gadis itu dan aku saling mengenal.
Satria mengangkat tangannya dan ingin memukul Azis namun Aluna berkata berhenti bukankah kamu marah padaku ayo pukul aku ucap Aluna yang berdiri disampingnya sambil memejamkan matanya ,Satria berhenti lalu mendorong Azis hingga terjatuh ke lantai dan dia memukul tembok hingga tangannya berdarah .
kenapa kamu tidak mau memberi tau siapa kamu bahkan setiap melihatmu hatiku berdebar kencang saat berdekatan denganmu hatiku merasa tenang ,saat melihat mu tersenyum hati ku merasa bahagia ,saat melihat mu rapuh hatiku merasa pedih dan sakit ,saat kamu dekat dengan pria lain aku cemburu,kamu mengusik semua ketenangan ku namun aku tidak pernah tau kenapa aku merasakan perasaan itu hingga membuat ku kebingungan namun yang kusadari perasaan itu ada cinta dan aku jatuh cinta padamu itu memang terdengar gila namun aku merasakan nya semakin kamu menghindar semakin aku merasakannya bahkan semua perasaan itu tidak pernah aku rasakan pada lusy bahkan gilanya aku semua puisi yang ku ucapkan kemarin malam dengan membayangkan dirimu ucap Satria sambil menempelkan kepala nya di tembok dengan darah yang mengalir ditangan nya.
semua orang disana terkejut terutama bu Nania.satria mengakui cinta pada Aluna gadis itu membuka matanya tak terasa air matanya menetes di pipinya dengan deras tidak disangka pria itu menyatakan cintanya untuk kedua kalinya padanya ,dia membuat satria putra Aryanto tanpa sadar bertekuk lutut kembali.
__ADS_1