
Qais pun kembali ke warung dimana luna dan salsa berada dia pun turun dari motor setelah memarkirkannya . melihat Qais datang lulu pun langsung bertanya apa dia sudah pergi .
ya .....sudah dia dijemput pamannya ,ayo sebaiknya kita berbenah lalu pulang ucap Qais.
baik....ayo ajak salsa pada lulu.mereka pun pamit pada pemilik warung setelah membayar juga mengucapkan terimakasih kasih serta memberikan sedikit uang pada pemilik warung itu karena telah meminjamkan sepeda motor nya.
lulu dan yang lainnya terus membereskan barang bawaan mereka setelah selesai mereka pun turun gunung kemudian pulang ke rumah mereka masing-masing.
sementara Ari yang pulang dengan tergesa-gesa untuk melihat kondisi ayahnya setelah sampai kerumah mewah yang berwarna putih itu langsung berlari ke arah kamar orang tuanya.
__ADS_1
setibanya dikamar itu di melihat seorang dokter sedang memeriksanya kondisi ayahnya yang terbaring di tempat tidurnya nampak disana ibunya terlihat begitu cemas sambil terus mengusap air matanya.
Ary pun langsung menghampiri ibunya dan memeluknya seketika bu Nania menangis di pelukan anak si mata wayangnya itu.
Satrya pun mencoba menenangkan ibunya itu.
Dr Robert pun berkata keadaan pa Bramono cukup baik untung tekanan darah nya sedang turun jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan namun untuk kedap nya perlu banyak di kontrol agar tekanan darah nya tidak naik juga kesehatan jantung nya harus selalu dijaga jangan biarkan dia stres sebentar lagi dia siuman dari pingsannya.
bu Nania pun langsung mengajak bicara satria , mereka pergi ke kamar satria.
__ADS_1
sekarang keadaan ayahmu sedang sakit selama dia beristirahat kamu yang harus mengurus kantor sekarang keadaan disana sedang kurang baik mungkin ayahmu juga banyak berfikir dan menanggung beban berat sendirian sekarang waktunya kamu menanganinya kita perlu investor ucap bu Nania.
Ary yang mendengar ucapan itu seketika terdiam dan duduk dengan menutup wajahnya dengan kedua tangannya dia mendapatkan tanggung jawab yang begitu besar lagi pula dia belum lulus kuliah bagaimana dia dapat mengerjakan semua itu juga belum berpengalaman itulah pemikiran yang ada di benaknya.
tenang saja kamu masuk kuliah seperti biasanya sesudah kuliah kamu pergi ke kantor pa Amar dan Doni yang akan membantumu ucap kembali bu Nania yang kemudian menepuk pundaknya lalu pergi meninggalkan Ary sendirian.
tak lama ponsel ary pun berbunyi panggilan dari lulu yang merasa khawatir juga ingin bertanya mengenai keadaan Ayah kekasihnya itu,Ary pun mengangkat ponselnya lalu mulai pembicaraan dengan lulu ,gadis itupun mulai banyak bertanya dam ary pun menjawab semua pertanyaan ke kasihnya itu .
Lulu kita akan jarang bertemu aku harus membantu pekerjaan ayahku aku harap kamu bisa mengerti ucap Ary.
__ADS_1
lulu pun tersenyum dan menjawab tentu saja aku mengerti bekerjalah dengan baik jangan mengecewakan kedua orang tuamu itu adalah tanggung jawab yang harus kamu lakukan sebagai seorang anak jangan khawatirkan aku .
mendengar ucapan lulu seketika hatinya merasa sedikit lega lulu memang seseorang yang paling memahami dirinya juga bisa menghibur dirinya di setiap menghadapi masalah lulu selalu menghibur nya tak heran pria tampan seperti satria jatuh cinta padanya karena kebaikan hatinya pada semua orang .