
Aluna kemudian masuk kedalam kamar tersebut dan meminta izin untuk memeriksa keadaan bu Nania juga memberikan nya obat.
Kamu sudah kembali tanya bu Nania.
iya....bu saya baru saja sampai maaf luna meninggalkan ibu jawab Aluna.
tidak apa apa Aluna ucap bu Nania.
pantas irma begitu menyayangi mu ternyata kamu gadis yang baik juga cantik dia beruntung mendapatkan mu ucap pak Bramono.
justru keluarga bapak yang beruntung mendapatkan seorang menantu yang sangat cantik, hebat juga pengusaha sukses jawab Aluna.
Pak Bramono kembali tertawa benar lusy memang seperti yang kamu bicarakan namun dia terlalu sibuk hingga tidak bisa memperhatikan keluarga nya ucapnya.
justru mba lusy sangat perhatian buktinya dia mempekerjakan saya untuk merawat calon mertuanya bukankah itu bukti perhatian nya ucap Aluna sambil tersenyum.
Bu Nania menatap Aluna dia sama sekali tidak memojokkan lusy padahal wanita itu menggantikan posisi dia didepan Ary hingga timbul rasa kagum dihatinya.
Aluna kamu pandai berbicara orang tua mu pasti bangga memiliki anak seperti mu .
Aluna cuma tersenyum dan menjawab iya saya harap mereka seperti itu .
__ADS_1
Dimana sekarang orang tua mu tanya pak Bramono.
mereka sudah lama meninggal saya seorang yatim piatu namun saya dibesarkan oleh Tante saya sekarang beliau berada di Jerman jawab Aluna .
maaf saya membuatmu kembali bersedih ucap pak Bramono.
tidak apa apa pak saya sudah terbiasa jawab Aluna.
bu ...anda tidak boleh tidur terlalu malam begitu pula bapak tidak baik untuk kesehatan ucap Aluna .
iya...ibu mengerti jawab bu Nania.
aku masih banyak pekerjaan Aluna jadi tidak mungkin tidur cepat jawab pak Bramono.
Bapak juga harus bisa mengatur waktu untuk pekerjaan juga keluarga bukan perusahaan saja yang membutuhkan bapak sebenarnya keluarga ini justru lebih membutuhkan bapak ucap Aluna .
pak Bramono menatap tajam ke arah gadis cantik itu baru kali ini ada seseorang yang berani mengingatkanya dia pun kemudian tersenyum ucapan mu betul juga terima kasih calon menantu keluarga Mahendra aku benar benar dibuat iri ucap pak Bramono.
Bu Nania pun kaget dengan ucapan Aluna yang terbilang berani pada suaminya padahal dia maupun satria tidak berani bicara seperti itu.
Aluna pun kemudian pamit pergi.
__ADS_1
Pak Bramono pun tersenyum setelah kepergian Aluna kemudian berkata gadis itu mengagumkan .
Bu Nania terdiam tak disangka Aluna membuat suaminya merasakan kagum padanya.
Aluna pun menghampiri bi ina yang sedang merapikan dapur dan duduk disana sambil membawa laptopnya Aluna menemani bi ina .
suster Aluna sedang mengerjakan apa tanya bi ina ...?
Saya sedang menyusun skripsi jawab Aluna.
suster masih sekolah rupanya ucap bi ina .
iya...bi saya mengambil kuliah pasca sarjana saya jawab Aluna.
Satria pun masuk ke dapur untu meminta bi ina membuatkan kopi.
Satria pun menghampiri Aluna dan berkata kamu bisa membuka jahitan di keningku sekarang .
Aluna menatap satria lalu berkata saya lupa rupanya jahitan anda belum di buka sebentar saya ambil peralatan dulu ucap aluna yang kemudian pergi ke kamarnya.
Satria melihat laptop aluna yang sedang menyusun skripsi.
__ADS_1
suster Aluna hebat dia masih kuliah dan mengambil S2 sekarang sedang menyusun skripsi nya ucap bi ina.