
Ketiga orang itu pun langsung pergi ke apartemen ceasar dengan membawa cemilan juga buah buahan.
Lulu ...kamu tau kamar dr ceasar ada di lantai berapa...?dr jihan tidak memberitahu kita apa kita tanyakan dulu tanya salma .
Namun Aluna langsung memencet tombol lift menuju lantai 14 apartemen itu tanpa menjawab pertanyaan mereka berdua.
Bayu seketika menepuk tangan salma untuk tan banyak bertanya.
mereka pun tiba di lantai yang dituju kemudian berjalan kesebuah kamar.
Aluna bahkan langsung memencet kode kunci pintu apartemen itu salma bengong ternyata lulu pernah kesini bahkan dia dengan lincah membuka pintu apartemen itu tampa melihat pesan dari handphone salma yang terdapat pesan dari dr jihan.
Aluna membuka pintu itu dan langsung masuk ke dalam apartemen itu kemudian berlari menuju kamar dr ceasar sementara kedua temannya cuma bengong melihat Aluna seperti itu dan cuma bisa saling memandang.
Aluna melihat dokter itu tertidur kemudian
menempelkan tangannya pada kening Ceasar yang terasa sangat panas .
__ADS_1
Dia demam dan suhu tubuhnya tinggi seketika Aluna memberi tahu teman temannya ,salma pun mengecek suhu tubuhnya yang hampir 40 Drajat Celcius mereka semua kaget bahkan dokter itu terlihat mengigau .
Aluna menyuruh bayu untuk membeli cair infus juga obat penurun panas ,bayu langsung pergi .
sementara Salma membawa wadah yang berisi air hangat dan handuk kecil untuk mengompres dr ceasar .Aluna pun mengambilnya dan mulai menggompresnya kening dr ceasar.
Aluna ...Aluna ... berhenti bersedih itulah namanya yang dipanggil dokter itu.
Aku disini akan menjagamu kamu tidak usah khawatir ucap Aluna sambil memegang tangan dokter itu.
Aluna tersenyum lalu menjawab ya...aku mengetahui nya .
Bayu pun datang dan langsung memasangkan infusan pada dr ceasar kemudian menyuntikkan obat penurun panas pada dr itu .
mereka silih berganti merawat dokter itu.
hingga terlihat bayu dan salma sangat kelelahan Aluna pun berkata kalian tidur saja biarkan aku yang menjaganya.
__ADS_1
Bayu duduk di sofa yang berada di kamar itu begitu pula salma yang berbaring tidur di pangkuan bayu ,Aluna terus mengompres dr ceasar sepanjang malam kemudian dia mengecek suhu badan dokter tampan itu yang sudah turun dan kembali normal , rupanya demamnya sudah mereda ucap Aluna .
hingga menjelang dini hari Aluna bersandar di tempat tidur itu rasa kantuk mulai menghinggapi nya hingga dia tertidur .
Ceasar pun mulai sadar dia membuka matanya di merasakan tangan nya yang di infus dia menyangka dr jihan yang melakukan nya namun saat di menoleh ke sampingnya.
dokter itu tersenyum bahagia gadis cantik itu tertidur di sampingnya .
Rupanya kamu merawat dan menjagaku semalam ucap dr ceasar sambil menatap wajah Aluna bahkan dokter itu membelai gadis cantik itu ada perasaan hangat yang terasa di hatinya.
kemudian dokter itu pun melihat ke arah bayu juga salma yang berada di sofa sedang tertidur pula seketika dokter itupun tersenyum kembali rupanya mereka juga berada di sini ikut menjagaku , dokter ceasar pun bangun kemudian membuka jarum infus di tangan nya kemudian menyelimuti Aluna dan pergi ke keluar kamarnya karena sudah pagi .
Dokter itupun berdiri didekat jendela menatap sinar matahari pagi yang mulai menerangi kota Jakarta.
Aluna pun terbangun dia membuka matanya rupanya aku tertidur namun dia kaget ketika dia tersadar berada di tempat tidur ceasar dia langsung melihat kesamping nya namun sudah tidak menemukan keberadaan dokter itu.
Aluna pun bangkit dari tempat tidur langsung mencari keberadaan dokter tampan itu.
__ADS_1