
Mendengar jawaban Salma dan Bayu muncul perasaan heran didalam dirinya ada apa ini bahkan Aluna terbilang selalu menghindari keluarga itu apa mereka saling mengenal ucap Dr ceasar di hatinya.
mobil satria pun tiba di kediaman keluarga Aryanto mereka pun turun dari mobil sudah menunggu Azis dan pak Bramono , melihat kehadiran Aluna Azis terkejut .
Ayah ini suster Aluna dia yang akan membantu merawat ibu sampai pulih ucap lusy.
pak Bramono pun mengulurkan tangannya untuk berkenalan begitu pula Aluna inilah pertama kalinya dia bertemu dengan Ayah satria.
mereka pun kemudian masuk kedalam rumah besar yang bercat putih Aluna mendorong kursi Roda bu Nania kedalam rumah kemudian Bi ina asisten rumah tangga keluarga itu menunjukkan kamar bu Nania untuk membawanya supaya berisitirahat Aluna membantu bu Nania untuk berbaring di tempat tidurnya .
bi ...tolong antar kan suster Aluna ke kamar tamu untuk membereskan barang bawaannya ucap bu Nania.
iya... nyonya besar dan suster ayo ikut saya jawab bi ina.
terimakasih bi... ucap Aluna.
suster saya bantu barang bawaannya ucap bi ina sambil ingin mengambil barang bawaan.
__ADS_1
tidak usah bibi biar luna yang bawa anda tinggal menunjukkan nya saja ucap Aluna sambil tersenyum .
Bu Nania kembali kagum melihat sikap aluna hingga membuat dadanya terasa begitu sakit.
Aluna pun diantarkan bi ina ke kamarnya kemudian dia merapikan barang bawaannya.
setelah selesai Aluna kembali ke kamar Bu Nania untuk memberikannya obat .
waktunya minum obat bu ucap Aluna sambil memberikannya obat dan segelas air minum.
Aluna terdiam kemudian menjawab baik bu seperti yang ibu lihat sekarang saya menjalani hidup saya dengan bahagia .
Kamu tau kondisi Satria tanya bu Nania.
saya ..tau dan itu lebih baik untuk kita berdua seperti yang ibu inginkan kita sekarang begitu asing satu sama lain tapi itu lebih bagus setidaknya tidak menyulitkan kita berdua dan saya tidak perlu menyakiti lagi hatinya jawab Aluna dengan santainya.
Bu Nania yang mendengar jawaban Aluna seketika merasakan sakit dan perasaan bersalah di hatinya .
__ADS_1
sementara Azis yang mendengarkan pembicaraan mereka menghela nafas panjang bahkan ucapan Aluna terbilang menyindir wanita didepannya hingga senyum sinis terukir di wajah pria itu.
kemudian Azis masuk ke kamar itu lalu berkata Aluna kita perlu bicara .
Aluna pun mengangguk kepalanya dan mengikuti Azis ke taman rumah itu.
Aluna aku pernah berkata pada Satria bahwa kita satu sekolah dan kamu adik kelasku bahkan aku menyebut mu mantan pacar temanku aku mengatakan semua itu supaya satria juga lusy tidak mempersulit mu karena mereka menyadari kita saling mengenal saat kamu mengobati lukaku .
Aluna terdiam lalu menjawab terimakasih kak Azis atas bantuannya rasanya aku ingin lari dari sini sambil tersenyum.
Azis pun tersenyum lalu berkata tidak apa apa namun aku bisa merasakan perasaan mu sekarang pasti sangat sulit berurusan kembali dengan keluarga kami terlebih lagi kalian berdua kini mempunyai tunangan dan akan menjalani hubungan yang baru .
Aluna tersenyum lalu menjawab iya ... sungguh sangat sulit bagiku namun aku yakin ini akan cepat berlalu namun aku sedikit tenang masih ada kak Azis yang bisa aku minta bantuannya jika aku dalam kesulitan .
carilah ..aku jika satria mempersulit mu,aku akan dengan senang hati membantu menantu keluarga Mahendra ucap Azis .
Aluna pun kemudian tersenyum.
__ADS_1