
luna hanya terdiam mendengar ucapan Rio .
sudah selesai sudah waktunya tidur kak Rio mari aku antar ke kemar jangan menolak tangan mu sedang terluka , terkadang kita memang bantuan orang lain jangan berfikir mereka kasih padamu namun karena mereka peduli padamu ucap Aluna .
ucapan Aluna sedikit membuat pria itu tenang bahkan memberikan kehangatan di hatinya.
Rio pun menggangukkan kepalanya pertanda setuju.Aluna pun mendorong kursi roda ke kamar Rio begitu masuk terlihat kamar yang begitu besar dan rapi aroma maskulin tempat itu masuk ke indra penciuman Aluna.
kemudian Aluna membantu Rio berbaring di tempat tidurnya . seumur usiaku aku baru pertama kali masuk ke kamar pria ucap Aluna .
Rio menatap gadis itu yang terbilang berbicara apa adanya dan tersenyum kemudian berkata terima kasih .
ya...sama sama kak Rio tidak baik tidur larut malam kamu harus menjadi pria kuat ada ibu dan kakak yang menjadi tanggung jawab mu jawab luna yang kemudian pamit pergi meninggalkan tempat itu.
Rio menatap kepergian Aluna dia tersenyum sambil memperhatikan balutan perban di tangannya ucapan nya sangat menusuk namun itu adalah kebenaran ucap Rio di hatinya.
__ADS_1
keesokan harinya Aluna duduk di bangku taman menatap ke arah matahari terbit.
Rio keluar kamar nya dan menuju ke taman .
Aluna.... panggil pemuda itu.
Aluna melirik ke arah orang yang memanggil nya kemudian berdiri dan menghampiri nya .
bawa ...aku kesana aku ingin merasakan apa yang kau lakukan tiap pagi ucap Rio.
Aluna mengerutkan keningnya ternyata pria ini selalu memperhatikan nya dan membawanya ke taman Aluna pun membantu nya duduk di bangku taman kemudian dia duduk disampingnya.
Aluna langsung menatap tajam ke arah pria itu yang bisa menebak isi hatinya.
Tak usah seperti menatap ku seperti itu karena perasaan itu jauh lebih lama aku rasakan ucap Rio sambil membalas tatapan Aluna dan tersenyum.
__ADS_1
Aluna tersenyum getir kemudian menjawab aku percaya kamu lebih berpengalaman.
Rio tersenyum mendengar ucapan Aluna .
kak Rio semangat lah untuk sembuh bukankah kamu ingin mencari kabar darinya jika kamu tidak berusaha mencari bagaimana mungkin kamu tau kabarnya dengan berdiam diri kita tak akan punya hasil jika bukan untuk nya setidaknya untuk bu irma dan kak Bella serta untuk dirimu sendiri.
jika dia tidak kembali kamu pemuda tampan seperti mu juga seorang CEO pasti banyak yang suka ucap Aluna.
Rio terdiam mendengar ucapan Aluna kemudian tersenyum benar ucapan jika dia tidak kembali masih ada kamu yang peduli padaku bukankah semua gadis akan mau padaku bagaimana denganmu tanya Rio.
Aluna menatap ke arah Rio lalu tersenyum akan aku coba pertimbangkan .
Rio melihat senyuman yang terukir di wajah gadis itu sedikit merasakan kehangatan dan berkata rupanya wanita dingin ini bisa tersenyum tulus juga.
Aluna pun kemudian mencubit tangan Rio lalu berkata aku juga manusia bukan robot atau patung. mendengar ucapan gadis itu Rio tertawa sesuatu yang sudah lama tidak dia rasakan , kehadiran Aluna sedikit menghiburnya.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari Bu Irma dan bi isa memperhatikan mereka dari kamar atas bahkan bu irma sampai meneteskan air matanya saat melihat tawa terukir di wajah putranya yang sudah lama hilang .
Aluna gadis ini memang istimewa bahkan dia bisa langsung akrab dengan putranya yang sudah lama menutup diri dari orang lain sungguh sangat istimewa bahkan dia bisa membuat pria itu tertawa.