
Bu Nania pun dipindahkan ke ruangan perawatan VVIP dia ditemani Azis ,lusy dan Satria bahkan perawatan bu Nania paling terbaik maklum dia merupakan mertua yang punya rumah sakit Cipto.
Azis duduk di sebuah sofa sambil mengerjakan sesuatu di laptopnya lusy pun menghampiri nya karena merasa penasaran dan bertanya kamu kenal Aluna kalian terlihat akrab.
Azis menutup laptopnya kemudian menjawab.
ya...aku kenal dia mantan pacar temanku jadi aku mengenalnya jawab Azis .
bu Nania yang mendengarnya hanya bisa menutup matanya takut Azis memberi tau Satria dan lusy karena pemuda itu jika tidak senang bisa berbuat nekad.
temanmu yang mana apa satria mengenal nya tanya Lucy.
teman waktu SMA dia adik kelasku dan satria tidak mengenalnya karena kami tidak satu sekolah jadi tidak mungkin dia mengenal Aluna memangnya kenapa apa hubungan ku dengan Aluna menganggu kalian berdua jawaban Azis.
tidak .... tidak aku hanya ingin tau saja kamu tidak usah tersinggung seperti itu ucap Lusy yang sedikit merasa malu pada Azis.
__ADS_1
Satria hanya terdiam tidak mengucapkan apa apa mendengarkan kedua orang itu berbicara.
tak lama dr jihan pun datang dan memeriksa keadaan bu Nania yang di temani oleh salma dan Audy tanpa kehadiran Aluna.
Lusy bertanya kemana Aluna aku jarang melihatnya .
beberapa hari ini gadis itu berada di kamar operasi menemani dr Caesar karena dia asisten pribadi pria itu dan mereka partner yang cocok walaupun terkadang berdebat hebat maklum gadis itu terlalu pintar dia seorang perawat namun keahlian nya menandingi dr Caesar jadi tak heran Caesar begitu percaya padanya , bahkan ketika gadis itu mengeluh pria itu langsung menjawab dengan sangat pedas dan sadis ucap jihan.
Namun tak berselang lama Aluna datang ke ruangan itu dengan membawa sebuah maaf gadis itu masih menggunakan baju biru yang digunakan di ruang operasi dengan muka yang kelelahan.
maaf dr jihan mengganggu saya perlu tanda tangan anda untuk menyetujui tindakan operasi untuk pasien kamar anyelir bed 4 .
Dr Caesar masih menyiksa mu tanya dr jihan .
seperti itulah seperti nya dia menaruh dendam padaku jawab Aluna sambil memegang tengkuknya tanpa memperhatikan orang di sekelilingnya.
__ADS_1
Namun begitu tersadar Aluna terdiam karena semua orang sedang memperhatikan nya.
bahkan bu Nania tak bisa menyembunyikan m perasan yang sama gadis itu terlihat cantik dengan pakaian seperti itu.
Aluna kemudian tersenyum dan menyapa bu nania bagaimana kabar anda sekarang maaf saya baru bisa melihat ibu .
baik ... sangat baik terimakasih atas bantuan mu tempo hari jawab Bu Nania.
kak Azis apa ada keluhan yang kakak rasakan tanya Aluna pada Azis .
tidak ...luka ku sudah sembuh terimakasih jawab Azis sambil memperlihatkan lukanya.
namun tak beberapa lama Bayu datang dan berkata Aluna ada pria tampan mencari mu katanya dia tunangan mu namanya kalau tidak salah Rio Mahendra, apa benar dia tunangan mu .
Dr jihan mengerutkan keningnya sementara orang orang disana terkejut mendengar tunangan Aluna adalah putra kedua keluarga Mahendra.
__ADS_1
Aluna tersenyum melihat ekspresi kaget semua orang lalu menjawab iya dia tunangan ku.
lusy kemudian berkata panggil orang itu kemari apa benar itu Rio adik Isabella.