Perjalanan Cinta Aluna

Perjalanan Cinta Aluna
bertemu bu Nania dan Azis


__ADS_3

Hari itu Aluna ,bayu dan salma dengan Salma sedang berjaga di IGD mereka di kejutkan dengan teriakan seseorang yang terlihat panik sambil membawa seorang wanita paruh baya dengan luka di lengan,kaki juga kepalanya.


mendengar teriakkan itu Aluna berlari menghampiri pria itu dan berkata baringkan dia walaupun dia terkejut namun Aluna dengan sigap melakukan tindakan dengan sangat cepat di bantu oleh bayu juga salma.


wanita paruh baya itu menatap ke arah Aluna dalam keadaan setengah sadar.


sementara pria itu terkejut yang tak lain Azis menatap lekat wajah gadis cantik itu dengan seksama tanpa banyak bicara.


ibu ...harus tetap menjaga kesadaran ,ibu rileks semua akan baik baik saja ,ibu jangan khawatir dan tenang jika ibu tegang tekanan darah ibu akan naik dan itu tidak baik untuk kesehatan ibu ucap Aluna yang sedang menenangkan wanita paruh baya itu yang tak lain ibu Nania.


wanita paruh baya itu menatap wajah cantik Aluna hingga menetaskan air mata timbul perasaan bersalah, siapkan alat untuk menjahit luka nya kemudian panggil dr jaga ucap Aluna.


bayu memberikan alat untuk menjahit luka bu Nania sementara salma memanggil dr jaga.


bu .... rileks saya akan mulai menjahit saya akan menyuntikkan obat penghilang rasa sakit dulu maaf agak sedikit sakit ucap Aluna .


bu Nania menganggukkan kepalanya kemudian Aluna mulai menjahit luka bu Nania .

__ADS_1


Dr jihan pun datang kemudian menghampiri Aluna yang sedang menjahit luka Bu Nania sambil memberi tahu keadaan Bu Nania.


dr jihan tersenyum lalu memeriksa keadaan bu nania sementara Aluna masih menjahit luka sobek di kaki wanita itu.


Tak lama Satria dan lusy datang dengan keadaan panik kemudian menghampiri ibunya dan bertanya pada dokter jihan.


Aluna yang menyadari kedatangan Satria kemudian berkata dokter saya sudah selesai menjahit dan selanjutnya saya serahkan pada anda yang kemudian meninggalkan mereka.


Satria kembali menatap kepergian gadis itu begitu pula bu Nania mengetahui bahwa Lulu menghindari putranya dan berkata dihatinya rupanya mereka sudah bertemu.


seketika Aluna menghampiri pemuda itu dan berkata Kak Azis terluka kemari biar Aluna obati .


aku akan merepotkan mu jawab Azis.


Aluna tersenyum kemudian menarik pergelangan tangan pria itu sambil mengoceh


kak Azis keras kepala juga rupanya .

__ADS_1


Aluna pun menyuruh Azis duduk di sebuah bangku dan mengambil kotak obat kemudian mulai mengobati luka ditangan Azis.


bagaimana kabarmu lama tidak berjumpa kamu banyak berubah bahkan tubuh agak gemukkan seperti nya kamu bahagia tanya Azis.


Aluna seketika tersenyum lebar dan menjawab seperti yang kakak duga seperti itulah aku menikmati hidup setelah meninggalkan pria yang disana itu dan aku tidak menyesal akan keputusan ku kini dia bahagia walaupun dia tidak mengenali ku lagi karena penyakit nya namun itu malahan lebih bagus jadi aku tak berurusan lagi dengannya .


kamu rupanya sudah mengetahui kondisi nya saat ini ucap Azis sambil tersenyum .


Satria memperhatikan interaksi Azis dan Aluna yang kelihatan nya sudah saling mengenal dan terkesan akrab timbul pertanyaan kembali siapa Aluna bahkan Azis yang tidak banyak bicara bisa tersenyum pada gadis itu .


kak Azis sudah selesai aku harus bertugas kembali menemani dr Caesar di ruang operasi jika ada keluhan cari aku ucap Aluna.


Azis tersenyum lalu menjawab baik aku akan mencarimu.Aluna pun pergi sambil melambaikan tangannya.


lusy berkata Azis rupanya mengenal Aluna.


ya ... sepertinya mereka saling mengenal bahkan gadis itu terlihat ramah pada Azis jawab Satria.

__ADS_1


__ADS_2