
Nama ku adalah, Isyabel, umur 21 tahun lsyabel adalah seorang anak petani yang hidup di kampung, Isyabel memiliki empat saudara, lsyabel adalah anak terakhir, orang tua Isyabel merantau ke negri orang demi mencari sesuap nasi untuk menghidupi keluarganya, ibu Isyabel meningalkan keluarganya demi mengikuti ayah Isyabel.
pada suatu hari nenek di kampung sakit dan meminta lbu lsyabel yang bernama Syaillah untuk pulang kampung karna Nenek sedang sakit, lbu memangil ayah untuk pulang kampung sama-sama, namun Ayah menolak untuk ikut.
"Aku tidak mau pulang kampung nanti keluarga kita mencelah kita karna aku belum sukses membahagiakan mu lagian kalau aku pulang tidak ada yang melihat padi, kebun dan ternak," ucap Ayah lsyabel yang bernama Rangga.
"Iya suda, aku mengerti kalau begitu," ucap lbu lsyabel.
lbu menerimah alasan Ayah, kenapa tidak mau pulang kampung dan memutuskan untuk pergi bersama ke tiga anaknya, ibu lsyabel pun pergi memberitahukan kepada kakak dan lsyabel "Besok Ayah akan ke sekolah meminta surat pindah kalian," ucap lbu Syaillah.
pada saat itu lsyabel masi berumur 6 tahun, kelas 1 SD, beberapa hari kemudian lbu lsyabel dan kedua Kakak lsyabel beres-beres barang untuk pulang kampung selama dua hari ibu dan Kakak lsyabel mempersiapkan semua persiapan untuk pulang kampung "Walau kita hidup sedernahan tetap harus bersikap baik kepada keluarga kita di kampung karna disana memang banyak keluarga yang tidak suka dengan kemiskinan," ucap lbu Syaillah.
dan tibalah waktunya lsyabel dan ke dua Kakaknya pulang kampung lsyabel pun menaiki sebuah kapal laut yang sangat besar, ayah Rangga pun pergi mengantar ke pelabuhan, lsyabel pun memeluk dan mencium ayahnya, Isyabel pun naik di kapal besar bersama ibu dan ke dua Kakaknya, Isyabel pun melambaikan tangan ke Ayah dan kakak pertamanya, dalam hatinya bertanya-tanya,
"Mau kemana kita dan disana kita ngapain kenapa bawah banyak barang apakah akan balik lagi kesini atau tidak sunggu banyak sekali pertanyaan di dalam hati ku pada saat itu umur ku baru 6 tahun tapi suda muncul begitu banyak pertayaan dalam angan agan ku"
berhari hari di kapal perjalanan selama 7 hari 7 malam lsyabel baru pertama kali naik kapal sebesar ini, lsyabel pun mabuk berat apapun yang di makan pasti di muntakan lagi badan lsyabel begitu lemes dan tidak ada nutrisi yang masuk kedalam tubunya, ibu Syaillah begitu sangat hawatir melihat keadaan lsyabel.
dan kebetulan ada seseorang ibu di sebelah ibu lsyabel dan memberikan buah salak dan mengatakan, "Coba suru anak mu makan buah ini siapa tau anak mu bisa berhenti munta dan ingin makan," ucap lbu paru baya tersebut.
__ADS_1
"lya, terimakasih," ucap lbu Syailah dan memberikanya kepada lsyabel dan lsyabel pun langsung memakanya, setelah memakanya lsyabel suda tidak munta lagi, ibu lsyabel pun tersenyum melihat lsyabel.
tiba-tiba lsyabel mengatakan, "Aku lapar, aku ingin makan"
"Kakak pergi ambil makan dulu yah" ucap kakak ke dua lsyabel, dan pergi mengambil makanan di tempat pembagian makanan dan tidak lama kemudian makanan pun datang, lsyabel pun langsung memakanya, ibu lsyabel sangat bersyukur melihat lsyabel suda pulih lagi seperti biasa dan suda tidak lama lagi kita akan sampai di kota tempat tujuan, di dalam kapal lsyabel suda tidak tau suda siang atau malam yang ada hanya lampu hidup terus dan jika ingin mengetahui ini malam atau siang, lsyabel hanya melihat di jendelah kapal namun jendelah kapal hanya keci hanya seperti bulatan lingkaran yang kecil, setelah 7 hari 7 malam perjalan dan ahirya lsyabel pun sampai di daratan, kapal pun bersandar di pelabuhan,
lbu lsyabel pun mencari kendaraan menuju kampung, sekitaran 10 menit menunggu mobil pun datang dan mereka pun naik mobil menuju kampung halaman lbu lsyabel, sekitaran 5 menit perjalanan lsyabel suda munta lagi di mobil, teryata lsyabel mabuk lagi maklumi, baru pertama kali naik mobil karna orang tua lsyabel tingal di pedesaan,
setelah sekitaran 5 jam perjalanan aku kira suda sanpai eh teryata mau pindah mobil lagi aku merasa suda tidak kuat lagi untuk naik mobil lagi tapi apalah daya, terpaksa mencari mobil lagi menuju kampung halaman, sekitaran 5 menit ahirya ketemu juga mobilnya, mereka pun naik mobil lagi seperti sebelumnya baru 5 menit mobil jalan lsyabel munta lagi setelah 3 jam perjalanan ahirya sampailah di tujuan rumah nenek,
lsyabel pun melihat kampung halaman neneknya ternyata tidak jauh beda dengan kampungnya hanya saja ada kendaraan dan ada sekolah terdekat, beda dengan kampungnya yang jauh dari kendandaraan, dan sekolah pun sangat jauh di tempuh jika ingin pergi ke sekolah,
"Mmmhh suda lama merantau di kampung orang tapi nga bawah apa-apa bajunya aja cuman baju lusuh" ucap seorang wanita yang paru baya.
ternya wanita itu adalah salah satu keluarga ibu lsyabel, yang mengeluarkan kata-kata seperti itu dengan Waja sedikit ketus, disitu lsyabel sama sekali tidak tau apa-apa, karna masi berumur 6 tahun.
Nenek pun melihat lsyabel dan kedua kakak lsyabel seakan tidak begitu senang degan kedatangan kami karna kami miskin, ibu lsyabel orangnya sangat sabar dan baik hati dan tetap kelihatan sabar biar dari keluarganya ada yang tidak suka karna miskin ibu lsyabel langsung memeluk nenek,kelihatan jelas nenek sakit pada saat itu, tapi masi ada rasa tidak suka dengan lsyabel dan ke dua kakak lsyabel dari wajahnya,
lsyabel pun begitu penasaran dengan kampun halaman nenek, dan pergi berjalan jalan sekitaran rumah, lsyabel merasa asing dengan kampung ini karna bahasanya juga beda degannya, lsyabel sama sekali tidak mengerti dengan bahasa mereka dan mereka juga tidak mengerti bahasa lsyabel, setelah malam tiba terdengar bunyi-bunyi yang asing di telinga lsyabel, dan langsung memejamkan matanya karna ketakutan dan ahirnya lsyabel pun tertidur
__ADS_1
ke eseok paginya lsyabel pun bagun dan melihat sekeliling tempat tidur, ibu dan kedua Kakak lsyabel suda tidak ada di tempat tidur, lsyabel pun mencari-cari mereka setelah menemukan kakak laki-laki lsyabel dan langsung bertanya,
"Di mana ibu dan kakak ???" tanya lsyabel penasaran
"Ibu sama kakak Ecce pergi ke sekolah mendaftar kan kita sekolah di sini" ucap Andi kakak lsyabel.
saat lsyabel mendengar perkataan Kakak Andi seperti itu dalam hati lsyabel bertanya-tanya, "Berarti kita akan ditinggal disini untuk beberapa waktu," seruh lsyabel dalam hati.
tidak lama kemudian Ibu dan kakak Ecce pun datang. "Dari mana bu ???" tanya lsyabel
"Dari sekolah daftar kamu sekolah degan Kakak mu," ucap Ibu Syailah.
lsyabel berumur 6 tahun, kakak Andi berumur 10 tahun dan kakak Ecce berumur 18 tahun.
"Kamu sama Andi besok sekolah yah nanti ibu antar kamu ke sekolah," ucap lbu Syailah.
"Iya bu, jawab Isyabel" sambil tersenyum melihat lbunya.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
__ADS_1
Haiy para sahabat pembaca salam kenal semuanya Jagan lupa like dan komen yah terimakasih😁🤗🤩🙏