Perjalanan Cinta Isyabel

Perjalanan Cinta Isyabel
Cerita Asifa masalah Keluarganya


__ADS_3

jadi aku pikir cuman layani pembeli aja gitu, nga taunya mereka ada hubungan, masa anak kecil mau sama orang tua, papa ku juga nga ada pikiran masak selingku degang anak di bawa umur, memang sih anak itu selalu datang ke rumah dan kadang juga ngobrol sama aku, aku nga tau kalau anak itu mau ke temu papa ku,


dan lama kelamaan aku merasa curiga tapi aku tidak terlalu menghiraukanya dan sekarang ketahuan sama mama ku dan mama ku marah kepada ku karna aku tidak perna cerita kepadanya, dan sekarang aku di usir dari rumah"


"Haaaaaa, kok bisa, gimana ceritanya, masa papa mu nga punya pikiran, dan anehnya lagi masak anak kecil itu mau sih sama papa mu yang suda tua," ucap lsyabel.


"Karna papa selalu kasi uang jajan sama anak itu, awalnya aku kira cuman biasa karena papa juga kasi uang ke aku dan anak-anak lainya dan aku kira itu biasa saja"


"Terus papa mu sekarang bagaimana masi ada berhubungan degan anak itu ???"


"lya begitulah karna anak itu, sedang hamil sekarang"


"Apaaaaaa, hamil astaga anak masi di bawah umur, ini namanya pencabulan anak di bawah umur, papa mu kena pasal tu, dan harus di penjara"


"Makanya itu, papa ku sekarang suda di bawah ke kantor polisi, karna kasus pencabulan anak di bawah umur"


"Astaga, kebayang nga papa mu tinggi besar, gendut, suda tua berhubungan degan anak yang masi kecil umur 14 tahun, gimana tu sakitnya anak itu"


"Dan kamu tau lsyabel mereka itu suda sering berhubungan bukan cuman satu atau dua kali"


"Masa sih, kebayang nga sakitnya itu anak, dan anehnya kok anak itu mau sih"


"Iya mungkin karna butuh uang setiap habis begitu papa ku selalu kasi uang, aku tau karna anak itu suda mengakuinya"


"Aku nga habis pikir sama papa mu, kamu yang sabar ya Asifa ini adalah cobaan dalam keluarga mu, walau mama mu mengusir mu tapi kamu harus tetap tinggal di rumah temani mama mu, dalam keadaan apa pun"


"Terimakasih ya lsyabel kamu memang sahabat ku yang terbaik, kalau gitu aku ke kelas dulu yah, daaaah Isyabel.


Isyabel pun masuk kedalam kelas dan langsung duduk di kursi, tiba-tiba Dina datang dan langsung menghampiri lsyabel.


"Cieeeeee, tadi malam kamu jalan sama Asep yah ???"


"Kok tau, emang kamu tau darimana ???" tanya lsyabel penasaran.


"Aseplah yang cerita sama aku, katanya kalian jalan tadi malam"


"Kok bisa sih dia cerita sama kamu ???"


"Iya dia cuman cerita-cerita gitu, katanya kalian ke Restoran pinggir pantai, makan-makan kamu juga mihat lukanya Asep kan ???"


"Iya sih," ucap lsyabel merasa heran degan Dina kok bisa sampai tau sedetil itu yah" seruh lsyabel dalam hati.


"Heiy lsyabel kenapa diam"


"Mmmmh nga kok, oh iya Dina tugas kamu suda kelar belum ???"


"Belum, kalau punya mu ???"

__ADS_1


"Suda sih tapi tinggal aku mau di edit lagi takutnya ada yang salah"


"Bikinin punya ku juga dong"


"Kamu nga bikin tugas ???"


"Belum, aku lupa kalau ada tugas sama Dosen ini, karna kemarin aku bikin tugas buat Dosen yang satu, satu dosen satu tugas makanya jadi numpuklah tugas ku"


"Makanya Dina, kalau ada tugas dari Dosen langsung di kerjakan supaya nga tumpuk-tumpuk"


"Iya lain kali aku langsung kerjakan tapi kali ini bikin aku punya yah ???"


"Iya aku bikinin, aku buka leptop dulu" lsyabel pun langsung membuka leptopnya dan langsung membuat tugas Dina, sekitaran 30 menit tugas Dina pun suda selesai,


"Kamu ada fles nga ???"


"Ada, ini" dan langsung memberikan kepada lsyabel dan lsyabel pun mengambilnya, dan menyaling kedalam fles tersebut setelah di salin lsyabel pun mengembalikan kepada Dina.


"Suda tu, aku suda salin di fles itu, di folder namanya Tugas Dina, kamu cari saja di situ"


"Oke, terimakasih lsyabel, Oh iya sebagai gantinya jam lstirahat, aku traktir makanan yah"


"Iya sama-sama, gitu dong"


tidak lama kemudian Dosen pun datang dan mengatakan tugas kalian kumpul di fles masing-masing saya tunggu di kantor sekarang juga," ucap Dosen.


tidak lama kemudian Dosen pun keluar kelas, Dina pun memangil lsyabel,


"Ayo kita pergi makan aku teraktir," ucap Dina memanggil lsyabel.


"Iya ayo, dan mereka pun turun kebawah menuju kantin sesampainya lsyabel pun memesan makanan.


"Kamu mau makan apa aja aku teraktir de"


"Yang bener nih"


"Iya beneran kamu mau makan apa aja aku yang bayar"


"Oke kalau gitu aku pesan nasi ayam sayur, dan jus yah ???"


"lya pesan saja, sesuka mu"


"Tapi beneran yah Dina, kamu yang bayar ???"


"Iya beneran, tapi Jagan pesan banyak juga kali, pesan juga pake perasaan"


"Tadi bilang apa pun yang aku mau kamu yang bayar"

__ADS_1


"Iya aku yang bayar, tapi kalau kamu mau pesan pake perasaan juga kali"


"Iya-iya Dina"


"Dasar lsyabel, nga tau diri juga"


"Maksudnya apa nih ???"


"Nga, pesan saja, dan tidak lama kemudian pesanan pun datang, lsyabel pun langsung memakan makananya.


"Suda habiskan yah Isyabel nga boleh ada yang tersisa"


"Iya Dina aku habiskan semuanya"


"Gitu dong, dan mereka pun memghabiskan makananya setelah selesai makan Dina pun membayarnya dan mereka pun berjalan menuju kelas, tiba-tiba hp Dinda berdering dan mengangkatnya "Haloy" dan memberi kode kepada lsyabel duluan saja,


lsyabel pun berjalan menuju kelas dan langi-lagi Asifa suda menunggu di depan kelas, dan langsung menghampiri lsyabel,


"Kamu dari mana lsyabel ???" tanya Asifa.


"Aku dari kantin makan, ada apa Asifa ???"


"Mama ku menelfon ku katanya aku harus menjadi saksi di kantor polisi tentang kasus papa ku, terus aku harus gimana dong lsyabel ???"


"Terus kamu mau jadi saksi ???"


"lya terpaksa mau gimana lagi, terus pendapat mu aku harus gimana ???"


"lya suda kamu ke kantor polisi saja bicara yang kamu tau saja, kalau kamu di tanya baru ngomong kalau nga di tanya kamu diam saja dan bicara saja seperlunya"


"Terus lsyabel aku harus jawab jujur kalau polisi tanya ???"


"Iya harus jujurlah"


"Kalau aku jujur takut papa ku akan lama di penjara, gimana dong ???"


"Lebi baik kamu jujur apa adanya Asifa, walaupun dia orang tua mu, kamu haru bersikap adil bicara yah sebenarnya, jujur saja apa yang kamu tau"


"Gitu yah, terimakasih lsyabel"


"Iya sama-sama, kamu nga ada mata kulia ???"


"Nga ada, aku boleh masuk kelas mu ???"


"Iya boleh masuk saja" dan tidak lama kemudian Dosen pun datang dan menanyakan siapa lagi yang belum kumpul tugas harap kumpul segera karena ibu mau pulang kampung selama 1 minggu"


"Iya Bu, ucap seluru mahasiswa, tampa Dosen sadari Asifa pun ikut duduk di kelas tampa sepengatahuan Dosen.

__ADS_1


__ADS_2