
Farid pun suda selesai bernyanyi dan menyuruh Rani dan pacarnya bernyanyi, mereka berdua pun bernyanyi bersama-sama, Farid pun melihat lsyabel aga sedikit bingun dan langsung menanyakan ke lsyabel. "Sepertinya kamu nga suka ketempat karoke yah, aku jadi nga enak sama kamu."
"Nga apa-apa kok, aku suka ketempat karoke gini nga masalah, cuman lagi nga mood mau nyanyi, emang ya aku kelihatan nga suka yah ???"
"Nga sih."
"Kan, tapi kenapa bilang aku nga suka."
"Cuman tebak aja sih, kalau kamu nga suka kan aku nga enak sama kamu."
"Iya nga apa-apa kok, nga usah merasa nga enak segala santai aja," ucap lsyabel sambil tersenyum, sebenarnya lsyabel hanya pura-pura tersenyum dia suda merasa aga risih dari tadi, dia hanya mencoba menahanya karna merasa tidak enak degan Farid.
tidak terasa waktu terus berputar dan mereka suda selesai karoke, teman Farid pun pamit kepada Farid dan lsyabel dan mereka pun berpisah di depan karoke, lsyabel dan Farid berjalan menuju jalan raya, Tiba-tiba Farid menghentikan langka lsyabel.
"Isyabel kita ke pantai sebentar yuk."
"Ngapain ???" tanya Isyabel penasaran.
"Duduk aja, sambil ngobrol."
"Mmmh iya suda," ucap lsyabel dan keduanya pun berjalan menuju pantai dan kebetulan pantainya tidak terlalu jauh, sekitaran 5 menit berjalan keduanya pun sampai dan langsung mencari tempat duduk dan duduk di bebatuan.
"Waaaah kalau malam pantainya kelihatan sangat lndah yah"
"Iya, di tamba lagi degan adanya bintang-bintang di langit membuat lebih lndah seperti orang yang ada di hadapan ku saat ini."
"Apaaan sih," ucap lsyabel sambil tersenyum.
"Isyabel, sebenarya ada yang mau aku katakan sama kamu ???"
"Apa ???" tanya lsyabel penasaran.
Farid pun langsung memegang tangan lsyabel. "Aku suka sama kamu pada pandangan pertama, kamu ramah sama semua orang, apa adanya, manis dan murah senyum, mau nga jadi pacar aku ???"
lsyabel pun kaget degan perkataan Farid, lsyabel pun hanya bisa diam sejenak, setelah iya fikir baik-baik lsyabel pun mengambil keputusan.
"Aku mau, tapi untuk saat ini kita saling mengenal saja dulu baru kita jalani hubungan ini, sambil kita jalani hubungan, kita mencari kecocokan hubungan kita, jika memang cocok kita akan terus menjalaninya namun jika tidak cocok, kita harus Terima kenyataan kalau buhungan kita harus berakhir itulah suatu hubungan."
"Iya aku setuju dengan perkataan mu, aku senang banget hari ini karna kamu sekarang suda menjadi pacar aku."
"Iya sama-sama aku juga senang, bisa jadi pacar kamu," ucap lsyabel sambil tersenyum melihat Farid.
__ADS_1
tidak terasa waktu terus berputar dan suda jam 10 malam, lsyabel pun melihat jam tanganya dan mengatakan. "Ini suda jam 10 malam aku harus pulang, nanti orang di rumah ha watir menunggu aku pulsng."
"Oooh gitu yah, aku antar pulang yah ???"
"Nga usah aku bisa pulang sendiri naik angkot."
"Kalau gitu aku antar kamu sampai jalan raya yah."
"Oke deh," ucap lsyabel dan keduanya pun pergi meningalkan pantai menuju jalan raya. Farid pun mencoba menggandeng tangan lsyabel namun lsyabel pun mempercepat langkabya sehingga meningalkan Farid di belakang, seketika lsyabel pyn sadar dan melihat Farid dibelakangnya, Farid pun mempercepat langkahnya menyusul lsyabel.
di tengah perjalanan menuju jalan raya lsyabel pun meligat sesuatu di jalan dan langsung pergi melihatnya. "Pak berapa harganya ini ???"
"Yang mana De ???" tanya Masnya.
"Ini pak, gantungan Kunci."
"Oooh yang ini, cuma murah kok De, gantungan kunci yang ini itu unik karna sepasang dan bisa di bagi dua, bisa juga ukir nama pasangan masing-masing.
lsyabel pun langsung menakan ke Farid. Kita beli ini yuk, soalnya unik dan bisa di pake gantungan uuat apa aja bisa, contonya di tas, di HP juga bisa, gimana ???"
"lya suda terserah kamu aja, aku ikut kamu aja."
"Oh iya dek, terus Ade, mau tulis nama siapa ???" tanya Masnya.
lsyabel pun melihat Farid dan langsung menayainya. "Kamu mau tulis apa ???"
"Kalau kamu apa ???"
"Tulis nama kamu dan nama aku."
"Iya suda aku setuju."
"Kalau gitu tulis nama lsyabel dan Farid."
tidak lama kemudian Masnya pun mengukir nama mereka berdua setelah selesai masnya pun memberikannya kepada lsyabel. "Ini De, suda selesai," ucap Masnya.
"Terimakasih Pak," ucap lsyabel dan memberikan sebagian gantungan kunci kepada Farid.
"Terimakasih lsyabel," ucap Farid sambil tersenyum.
"Iya sama-sama, di simpan ya."
__ADS_1
"lya pasti aku simpan."
"Oh iya, kalau gitu aku pula g duluan yah."
"Biar aku antar sampai di jalan raya, sampai kamu naik angkot."
"Mmmh iya suda deh kalau gitu," ucap lsyabel dan keduanya pun berjalan menuju menuju aangkot, karna suda terlalu larut malam lsyabel pun merasa kedinginan.
"Kamu pasti merasa kedinginan kan, kamu pake jaket ku saja," ucap Farid.
"Nga usah, aku nga apa-apa kok."
"Suda pake saja," ucap Farid dan langsung memberikan ke lsyabel dan lsyabel pun langsung memakainya. "Terimakasih yah."
"lya sama-sama" tidak lama kemudian keduanya pun sampai di jalan raya lsyabel pun menunggu angkot dan tidak lama kemudian angkot pun datang lsyabel pun naik angkot dan melambaikan tangan kepada Farid.
"Jangan lupa telfon kalau suda sampai ya ???"
"lya, daaaaaaa," ucap lsyabel dan tidak lama kemudian Angkot pun berjalan sekitaran 30 menit lsyabel sampai di depan rumah dan langsung masuk kedalam rumah.
"Isyabel ini suda jam berapa, kenapa baru pulang jam segini," ucap Tante layabel.
"Maaf tante, macet banget di jalan."
"Lain kali kalau keluar jangan selarut ini, kamu itu perempuan kalau kamu kenapa-kenapa di jalan giman, bikin ha watir orang dirumah coba kamu lihat kakak mu, cuman di rah saja nga perna kemana-mana itu pun kalau keluar rumah tidak lama, dan cepat pulang, beda sama kamu keluyuran sana sini."
"Iya maaf tante."
"Suda sana masuk kamar istirahat."
"Iya tante," ucap lsyabel dan berjalan menuju kamarnya, sesampainya lsyabel pun langsung berbaring di tempat tidur sambil membuka hpnya dan mengirim pesan kepada Farid.
Aku suda sampai rumah, kamu suda sampai rumah belum ???
tidak lama kemudian Farid pun membalas pesan lsyabel.
Aku juga baru sampai rumah, kalau gitu istirahat gih
lsyabel pun membaca pesan Farid karena suda mengantuk lsyabel pun suda tidak membalas pesan Farid, hanya menarohmya di meja samping tempat tidur.
tiba-tiba HP lsyabel berbunyi begitu banyak pesan masuk, lsyabel pun suda tidak memperdulikanya hanya menarik selimut tan menutup matanya dan tidur.
__ADS_1