
"Oh iya lsyabel kamu mau nga aku kenalin cowo di media sosial cuman kenalan aja gitu, lagian nga berpengaruh kok sama kulia kita."
"Mmmmmh ya sudalah, terserah kamu saja"
"Kalau gitu nomor kamu nanti aku kasi sama teman aku ya ???"
"Terserah kamu sajalah, oh iya Asifa kamu nga ada dosen ???" tanya lsyabel.
"Dosen suda keluar dari tadi makanya aku kesini mau ngajak kamu ke kantin makan."
"Aku nga bisa soalya masi tunggu dosen masuk, hari ini mau kumpul makalah," ucap lsyabel menolak ajakan Asifa.
"Mumpung dosen belum datang kita cari makan dulu yuk, aku suda lapar sekali nih," ucap Asifa terus membujuk lsyabel.
"Nga aaah, takut pas lagi main terus dosen tiba-tiba datang giman, nga bisa ikut mata pelajaranya, tau kan dosen ini orangnya di siplon waktu telat 1 menit suda tidak boleh ikut mata kuliahnya.
"Iya juga sih, tapi aku malas juga kalau ke kantin sendiri, aku tunggu disini saja yah samapi dosen masuk baru aku keluar tunggu kamu di luar."
"Terserah kamu sajalah," ucap lsyabel santai.
Tidak lama kemudia salah satu tenan lsyabel mengatakan. "Dosen tidak jadi masuk lagi, tapi tugasnya tetap di kumpulkan, jadi semua tugas di kumpulkan hari ini dan taro di kantor."
Isyabel pun berdiri dan memberikan makalahnya kepada salah satu temanya, tidak lama kemudian Dina pun datang dan memberikan makalahnya kepada temanya.
"Hari ini Dosen nga jadi masuk lagi, berarti kita suda bisa pulang dong ???" tanya Dina.
"Iya suda bisa pulang," ucap salah satu mahasiswa di kelas.
Dina pun menghampiri lsyabel dan mengatakan. "Isyabel temani aku dong ketemu seseorang"
"Siapa lagi Dina yang mau kamu temui ???" tanya Isyabel penasaran.
"Ada deh, aku suda janjian sama dia pulang kampus temani aku menemuinya ya ???"
"Nga aaahhh aku mau pergi makan sama Asifa dia suda menunggu ku dari tadi, tu dia di depan masi tungguin aku."
"Kalau gitu kita pergi makan bertiga aja dulu aku kamu dan Asifa, habis itu temani aku temui seseorang ya ???"
lsyabel ingin menolak ajakan Dina namun merasa tidak enak dengan Dina.
"Ayolah lsyabel, kita kan sahabat masa kamu begitu sekali sama sahabat sendiri," ucap Dina dengan waja sedikit mengkerut dan mengangkat kedua tangannya, Ayolah lsyabel plissss temani aku yah."
__ADS_1
"Iya sudalah, aku temani," ucap lsyabel degan sedikit keterpaksaan, lsyabel tidak dapat menolak ajakan Dina karna tidak mau membuat Dina kecewa kepadanya lagian selama dia masuk kulia lsyabel sering duduk di sebelah Dina dan Indry membuatnya merasa tidak enak mau menolak ajakan Dina.
"Oh iya lsyabel, Asifa masi menunggu di depan kelas kan ???" tanya Dina
"lya masi, emang kenapa ???" tanya Isyabel balik.
"Kita pergi makan sekarang aja yuk, katanya kamu sama Asifa mau pergi makan ayo kita pergi sekarang juga."
"Iya suda, ayo."
tiba-tiba lndry memangil, "Kalian mau kemana ???" tanya lndry.
"Mau pergi makan, kamu ikut nga ???" tanya Dina.
"Nga aku mau pulang ke rumah makan di rumah saja," ucap Indry.
"Oooh iya suda kalau gitu, kamu duluan yah, daaahhhh."
Dina dan Isyabel pun keluar kelas dan pergi menghampiri Asifa, "Suda lama menunggu Asifa ???" tanya Dina.
"Lumayan sih, loh kok ada Dina ???"
"Emang nga boleh kalau ada aku haaa," ucap Dina menatap Asifa.
"Kamu masi ada mata kulia yah Asifa ???" tanya lsyabel.
"Iya masi ada satu dosen lagi masuk hari ini."
"Kalau gitu aku pulang duluan yah, soalya suda nga ada mata kulia lagi, lagian habis makan aku mau temani Dina juga, kalau aku tunggu kamu aku nga tau pulang jam berapa, nanti aku kena marah."
"lya sudalah kalau begitu aku mengerti, suda ayo kita pergi cari makan duli nanti ngobrol lagi." mereka pun pergi mencari makan setelah sampai di tempat makan Asifa pun langsung memesan makanan, dan tidak lama kemudian pesanan Asifa pun datang dan langsung memakanya.
"Kalian tidak pesan makanan ???" tanya Asifa.
"Aku nga pesan makanan cuman temani kamu makan saja."
karna kelaparan Asifa pun langsung melahap setiap makananya. "Ahirya kenyang juga, oh iya habis ini kalau mau kemana ???" tanya Asifa
"Ada de, nga usa banyak tanya, bayar saja makanan mu baru balik kelas sana Masi ada dosen kan ??? tanya Dina balik.
"Iya masi ada dosen, huuuu cuman tanya doang nga boleh, yah sudalah, aku bayar dulu."
__ADS_1
"Suda sana cepat bayar," ucap Dina geram melihat Asifa yang mengulur-ngulur waktu.
Asifa pun berdiri dan pergi membayar makananya setelah membayarnya Asifa pun kembali menghampiri lsyabel dan Dina, "Aku mau balik kampus ya ???"
"Iya suda sana balik ke kelas, aku sama lsyabel suda mau pergi duluan daaaa."
Asifa pun kembali ke kampus sedangkan Dina dan lsyabel pergi ke parkiran motor setelah Sani mereka pun naik. "Eeeh Dina kita mau kemana ???" tanya lsyabel penasaran.
"Aku mau ketemu sama seseorang."
"Ketemunya di mana ???"
"Di depan Restoran, suda tidak usa banyak pertanyaan kamu tingal ikut saja."
"Huuuuh selalu saja begitu kalau di tanya" seruh lsyabel dalam hati."
sekitaran 40 menit sampailah di tujuan Dina pun memarkir motornya dan menunggu seseorang itu.
"Coba kamu telfon dia, sekarang suda di mana ???"
"Iya aku coba telfon dulu," Dina pun menelfon seseorang itu, "Haloy kamu suda di mana ???" tanya Dina.
"Ini suda dekat tunggu saja, bentar lagi sampai" ucap seseorang itu.
"Oke-oke." dan Dina pun langsung mematikan hpnya"
"Bagaiman, apa katanya ???
"Suda tidak usa banyak pertanyaan, katanya dia suda dekat, kita tunggu saja di sini."
"Iya sudalah" ucap lsyabel degan waja malas.
"Sebenarnya aku malas banget menunggu tapi apalah daya ku, sebagai teman yang wajarlah menemani sahabat, kalau bukan sahabat suda aku tinggal dari tadi," seruh lsyabel dalam hati.
lsyabel tidak berani mengatakan langsung kepada Dina, karna menjaga perasaan Dina, karna bersahabat lsyabel terpaksa ikut-ikut saja.
"Dina masi lama nga, kalau masi lama aku mau pulang duluan saja, takut nanti Tante ku marah kalau pulang terlambat."
"Tunggu bentar lagi lsyabel, suda nga lama lagi paling sampai, masa sama sahabat kamu gitu baget sih.
"Iya suda deh, kalau gitu aku tunggu bentar lagi kalau masi lama aku pulang yah."
__ADS_1
"Iya-iya lsyabel," ucap Dina sambil melihat jalan berharap seseorang itu datang lebi cepat.
"lni nih, yang bikin malas apa lagi menunggu," ucap lsyabel suda merasa keram berdiri menunggu. Tidak lama kemudian seseorang itu pun datang dan langsung menghampiri Dina dan lsyabel.