
"Eeeh lsyabel kamu makan nga pangil-pagil aku sih," ucap Asifa menepuk pundak lsyabel.
"Eeeh Asifa bikin kaget saja, saya kan nga tau kalau kamu suda istirahat juga, lagian kalau aku ke kelas mu teman-teman sekelas mu semuanya pada kasar kalau ngomong, dan kadang aku juga di usir sama mereka,
katanya ngapain kelas B kesini kan ada kelas sendiri sedangkan kalau kamu datang ke kelas aku bahkan masuk kelas saja teman-teman aku nga ada yang larang kamu apapag mengusir, iya kan ???"
"Iya sih, teman aku satu kelas mereka pilih-pilih teman, walau nga semuanya si teman satu kelas aku kaya gitu, ada juga kok yang baik, maaf yah lsyabel ???"
"lya tidak apa-apa sudahlah tidak usa di pikirin, kamu kesini mau makan juga ???"
"Iyalah emangnya mau ngapain lagi"
"Gimana hubungan kamu sama Yudha ???"
"Baik-baik aja kok"
"Hati-hati Jagan sampai ketahuan sama orang tua mu kalau kamu suda pacaran, terus pacar-pacar kamu gimana ???"
"Masi pacaran sama mereka tapi aku nga serius cuman, aku maanfatin saja uangnya, aku nga perna serius sama mereka"
"Asifa kamu ini, nga kasihan sama mereka suda kamu porotin uangnya baru kamu nga serius sama mereka ???"
"Biarin saja"
Gimana sih kamu sampai bisa di kasi uang sama mereka ???"
"Aku temanin mereka curhat, contohnya cowo ini, dia lagi kirim pesan sama aku dia lagi curhat nasab kerjaannya aku temani mereka dan mereka ngerasa kalau aku baik sama mereka dan kasi uang deh"
"Tapi kok kamu nga pake foto mu sih, ini kan foto orang lain"
"Iya memang aku pake foto orang lain, aku nga pake foto aku sendiri, supaya mereka tidak tau indentitas aku yang sebenarnya"
"Pantesan aja mereka kasi kamu uang, kamu pake foto cewek cantik gini sih, makanya mereka kelepek-klepek sama foto cewe ini"
"Hehehe"
"Kalau kamu ketahuan gimana ???"
"Ngalah, nga bakalan ketahuanlah"
"Ini namanya kamu menipu mereka, degan foto ini makanya mereka mau memberikan uang"
"Siapa yang menipuh sih, aku tidak perna meminta uang kepada mereka kok, mereka sendiri yang kasi aku uang"
__ADS_1
"Tapi kamu menipu mereka, degan alasan kamu mau bayar kulialah, mau bayar kos lah"
"Emangnya kamu ngekos, nga kan kamu tingal di rumah sendiri, dan emangnya uangnya kamu bayar kulia, bukanya di bayar sama orang tua mu"
"Aku nga ngekos sih, tapi aku bayar kulia juga kok, sebagian aku pake makan-makan"
"Itu namanya kamu menipu Asifa"
"Nga apa-apa kok lsyabel selama belum ketahuan hehehehe"
"Iya suda terserah kamu sajalah Asifa," ucap lsyabel pasrah,
"Aku pesan makanan dulu yah lsyabel"
"Iya suda sana pesan"
Asifa pun pergi memesan makanan dan lsyabel pun melanjutkan makanya, tidak lama kemudiam Asifa pun datang menghampiri lsyabel, "Aku duduk sini yah"
"Mmmhhhh"
Asifa pun duduk di sampang lsyabel, sedangkan lsyabel asyik makan.
"Habis ini kamu masi ada dosen lsyabel ???"
"Ada juga, kita pulang bareng yah nanti ???"
"Iya, tapi lihat kondisi yah, kalau aku suda nga ada dosen aku langsung pulang aku nga bisa tunggu kamu, yah kamu tau sendiri kan teman-teman kamu gimana, kalau kamu pulang duluan kamu bisa datang ke kelas ku menunggu"
"lya aku mengerti," ucap Asifa.
tidak lama kemudian lsyabel pun suda selesai makan dan langsung berdiri, "Aku duluan yah" dan langsung pergi ke kasir membayar makananya, setelah membayar lsyabel pun berjalan menuju kelasnya,
"Aku coba telfon Asep aaaah beberapa hari ini nomornya sibuk terus jadi aku nga perna bicara sama dia SMS juga nga di balas, apa mungkin dia sibuk banget kali yah, sampai-sampai nga telfon bahkan SMS aku juga nga di balas,
lsyabel pun menelfon Asep lagi-lagi nomor Asep sibuk, lsyabel pun mencoba menelfon lagi dan nomor Asep tetap sibuk,
"lyah sudalah terserah dia saja," ucap lsyabel degan waja kesal, dan berjalan menuju kelas sesampainya langsung masuk kelas duduk, lsyabel pun melihat Dina sedang asyik mengobrol degan seseorang namun Asifa tidak menghiraukanya.
tidak lama kemudian Dina pun menghampiri lsyabel,
"Kamu kenapa lsyabel ???"
"Nga kenapa-kenapa kok, emang kenapa"
__ADS_1
"Aku lihat muka mu kusam gitu, pasti ada apa-apa"
"Nga ada apa-apa Dina"
"Okelah kalau gitu," ucap Dina santai.
"Oh iya kamu lihat lndry nga ???"
"Dia lagi ke kamar mandi, emang ada perlu apa sama lndry ???"
"Nga ada apa-apa, karna aku nga lihat di kelas makanya aku cari"
tiba-tiba hp Dina berdering, Dina pun keluar kelas mengangkatnya, sedangkan lsyabel kembali duduk di kursi tiba-tiba lndry datang menghampiri lsyabel.
"Heiy lsyabel mana Dina ???" tanya lndry.
"Dia ke luar tadi ngangkat telfon, emang ada apa ???"
"lsyabel kamu tau nga ???"
"Apa lndry ???"
"Dina kasi jadian aku sama temanya, setelah aku ketemu sama itu cowo itu, dan cowo itu langsung nembak aku, Tampa berfikir aku langsung terimah dan kita langsung jadian sama cowo itu, kita baru pacaran satu minggu setiap aku telfon cowo itu,
nomornya selalu sibuk, SMS aku juga nga perna di balas, dan anehnya lagi pas aku bilang kita putus saja, cowo itu bilang, iya suda kita putus aja, nga taya alasannya apa, kenapa minta putus, tapi ini nga ada, aneh kan, tapi aku merasa heran aja waktu aku ketemu cowo itu, Dina itu tau semua loh, aneh nga sih lsyabel"
"Haaa, masa sih, ada cowo kaya gitu, aneh banget tau nga, jadi penasaran aku siapa sih nama cowo itu ???" tanya lsyabel penasaran.
"Namanya Asep, si pleboy"
betapa kagetnya lsyabel mendegar nama Asep, namun lsyabel tetap tenang dan berpura-pura tidak tau dan berpura-pura kaget,
"Coba deh kamu pikir emang ada cowo yang satu kali ketemu langsung ngajak pacaran, dan pas kamu minta putus bilangnya putus aja Tampa alasan, apa namanya kalau bukan cowo pleboy cowo nga baik-baik dia itu pasti dekat banyak cewe, jadi dia kira bisa maikan perempuan sesuka hatinya, untung saja ku minta putus sama dia kalau nga bisa-bisa kamu itu di maikan sama dai"
"Iya juga yah lsyabel, aku sih nga terlalu sakit hati sih sama cowo kaya gitu pleboy"
"Gitu dong, masi banyak cowok baik di luar sana yang menanti kamu"
"Iya betul baget," ucap lndry sambil tersenyum melihat lndry.
tidak lama kemudian Dina pun datang menghampiri lsyabel dan lndry.
"Hei kalian ngobrol apaan sih asyik banget sampai ketawa-ketawa gitu ???" tanya Dina.
__ADS_1