
tidak lama kemudian makanan pun sampai dan mereka pun langsung memakan makananya, "Makanan di sini enak yah ???" tanya Asep.
"Iya, enak," jawab lsyabel santai.
"Kamu suka tempat ini ???" tanya Asep lagi.
"Iya suka, namanya tempat yang Ramai aku suka.
"Mmmmmh, kamu Asyik yah orangnya, aku suka, Mmmh maksudnya aku suka sama kepribadian kamu, aku mau jadi pacar kamu, maksudnya, kamu mau nga jadi pacar aku"
"Haaaaa," lsyabel pun kaget degan ucapan Asep yang langsung mengungkapkan perasaanya kepadanya,
"Maksudnya gimana sih ???" tanya lsyabel penasaran.
"Kamu mau jadi pacar aku nga, karna aku ngerasa kamu itu asyik di ajak ngobrol, dan kamu juga apa adanya nga banyak neko-neko gitu"
"Gini Asep, kita kan baru kenalan, kita belum tau kepribadian kita masing-masing gimana kalau kita saling mengenal saja dulu"
"Iya kita, sambil saling mengenal alangka baiknya kita suda jadian, supaya kita bisa saling mengenal lebi dekat, kamu mau kan jadi pacar aku"
"Iya suda, aku mau jadi pacar kamu," ucap lsyabel sambil tersenyum, "Aneh de nih Cowo baru kenal langsung ungkapin perasaanya, yah sudalah jalani saja selama dia baik, jalani aja" seruh lsyabel dalam hati.
"Yessssss gitu dong, hari ini aku senang banget bisa jadian sama kamu,"
"Iya aku juga senang" ucap lsyabel sambil tersenyum namun senyumnya seakan tidak ikhlas.
"Oh iya kamu masi mau pesan makan lagi, banyak menunya tu, kalau kamu mau pesan makanan pesan aja nga apa-apa," ucap Asep sambil tersenyum melihat lsyabel.
"Emang kamu masi mau pesan makanan lagi ???"
"Iya, terserah kamu saja sih, kalau kamu masi mau makan, tapi kelihatanya makanan penutupnya enak de, aku pesan yah ???"
"Iya terserah kamu aja sih aku ikut saja"
"Oke deh, kalau gitu, ucap Asep dan langsung memangil Pelayan Restoran.
__ADS_1
"Mba Aku pesan pisang keju satu porsi"
"Iya mas, di tunggu yah" ucap Pelayan Restoran dan kembali ke dapur.
"Pemandangan disini lndah yah lsyabel, tamba lagi degan suara ombak dan pemandangan laut ditemani degan cewek yang manis hahaha"
"Gitu yah, ucap lsyabel sambil tersenyum tiba-tiba hp lsyabel berdering dan langsung membuka tasnya dan melihat ada pesan masuk dari Asifa.
Isyabel, aku mau curhat, mama sama papa ku berantem terus dan aku di usir dari rumah.
lsyabel pun membaca pesan Asifa namun tidak membalasnya dan langsung menaro hpnya kembali ke dalam tas, dan tidak segaja melihat kaki Asep terluka.
"Kaki mu kenapa kok bisa sampai luka gitu ???" tanya lsyabel penasaran.
"Tadi kena pecahan kaca, aku nga segaja injak pecahan kaca,"
"Kok bisa sih sampai injak pecahan kaca emang nga lihat pecahan kacanya ???"
"lya aku nga tau kalau di situ ada pecahan kaca, nga apa-apa kok"
"Suda lsyabel tidak apa-apa kok, lagian juga suda nga sakit, suda di obati juga kok"
"Oh gitu yah, syukurlah kalau suds di obati" ucap lsyabel lega.
"Kamu perhatian banget ya orangnya baru lihat luka dikit aja suda perhatian banget"
"Biasa aja kok, ucap lsyabel, tidak lama kemudian pisang keju pun datang dan mereka pun langsung memakanya tidak lama kemudian lsyabel pun mengatakan,
"Kita pulang yuk, suda jam 10 malam, besok aku ada mata kulia pagi"
"Oooh gitu, yah suda ayo kita pulang aku bayar dulu yah," ucap Asep dan pergi membayarnya di kasir, sedangkan lsyabel masi duduk di kursi menunggu Asep tidak lama kemudian Asep pun datang dan langsung menghampiri lsyabel.
"Ayo pulang," mereka berdua pun berjalan menuju motor sesampainya dan langsung naik motor, di tenga perjalanan Asep pun bertanya lsyabel kamu kok diam-diam saja sih ???"
"Iya, nga kok aku cuman kepikiran aja tugas ku belum aku buat hehehe"
__ADS_1
"Maaf yah, gara-gara kita ketemu kamu sampai nga bikin tugas"
"Nga kok, santai saja, paling sampai rumah aku langsung bikin tadi sih suda aku buat tapi belum aku selesaikan, jadi santai saja"
"Sangat yah"
"Iya terimakasih" tidak lama kemudian sampailah di depan kompleks rumah lsyabel.
"Aku turun disini, terimakasih suda mengantar ku"
"lya sama-sama, terimakasih juga suda menemani ku
"lya, kalau gitu aku pergi dulu yah daaaaah" dan langsung berlari pergi meningalkan Asep menuju rumahnya dan langsung membuka pintu dan langsung masuk kamar, dan langsung melemparkan dirinya di kasur.
"Huuuuhhhh aku nga menyangkan aku dan Asep jadian, aku merasa heran sih sama cowo itu kok bisa yah secepat itu ungkapin perasaanya, padahal kita kan baru kenalan, yah sudalah yang penting aku nga terlalu fokus mikirin pacaran dulu, sudalah aku suda sangat mengantuk mendingan aku tidur dari pada banyak mikir" dan lsyabel pun memejamkan matanya dan tertidur.
ke esok paginya lsyabel pun suda bagun dan lngsung pergi mandi bersiap-siap pergi ke kampus, lsyabel pun keluar kamar dan pergi ke kampus, sekitaran 40 menit lsyabel pun sampai di kampus saat Isyabel ingin masuk kelas tiba-tiba Asifa manggil lsyabel,
"lsyabel aku mau bicara sama kamu kita bicara di sana yuk ???"
"Mau bicara apa Asifa, aku masi punya tugas makalah ni yang harus aku kumpulkan"
"Bentar aja lsyabel, aku lagi butu teman curhat nih"
"Iya suda, kamu mau curhat apa ???"
"Mama ku mengusir ku dari rumah, karna papa dan mama ku berantem dan aku yang di usir"
"Loh, kok bisa ???"
"Karna aku mengetahui papa ku selingku degan anak tetangga ku yang masi umur 14 tahun dan aku hanya diam, aku tidak tau kalau mereka itu ada hubungan aku kira dia hanya datang ke rumah mau beli keperluan karna orang tua ku kan punya warung, anak itu sering datang ke rumah belanja dan yang layani adalah papa ku,
jadi aku pikir cuman layani pembeli aja gitu, nga taunya mereka ada hubungan, masa anak kecil mau sama orang tua, papa ku juga nga ada pikiran masak selingku degang anak di bawa umur, memang sih anak itu selalu datang ke rumah dan kadang juga ngobrol sama aku, aku nga tau kalau anak itu mau ke temu papa ku,
dan lama kelamaan aku merasa curiga tapi aku tidak terlalu menghiraukanya dan sekarang ketahuan sama mama ku dan mama ku marah kepada ku karna aku tidak perna cerita kepadanya, dan sekarang aku di usir dari rumah"
__ADS_1
"Haaaaaa, kok bisa, gimana ceritanya, masa papa mu nga punya pikiran, dan anehnya lagi masak anak kecil itu mau sih sama papa mu yang suda tua," ucap lsyabel.