Perjalanan Cinta Isyabel

Perjalanan Cinta Isyabel
Tidak Mau Ketingalan Informasi


__ADS_3

"Astaga Dina muda-mudahan tidak terjadi apa-apa sama kamu, apa kamu tidak merasa takut degan perlakuan laki-laki seperti itu, dan tidak merasa takut di antar dua laki-laki begitu.


tapi Dina kan pacaran sama Jefri tidak mungkin terjadi sesuatu apalagi Dina masi kulia, suda aahhh ngaain mikirin Dina terus mendingan aku masuk rumah," seruh lsyabel dalam hati.


lsyabel pun membuka pintu dan langsung masuk, Tante lsyabel pun suda menuggu lsyabel pulang dan langsung menanyakan, "Kamu dari mana saja jam segini baru pulang ???"


"Dari pasar malam sama teman kulia."


"Kamu tidak merasa takut kalau ketemu orang mabuk di jalan jam segini baru pulang, kamu nga Taku kalau kamu kenapa-kenapa gimana, makanya kalau keluar itu lihat waktu, mengerti kamu."


"Iya Tante" ucap lsyabel dan langsung berjalan menuju kamarnya, Sunggu sangat melelahkan hari ini, Sebenarya aku suka sekali ke pasar malam, tapi hari ini aku benar-benar merasa sangat tidak suka ke pasar malam lagi," seruh lsyabel dalam hati dan langsung masuk kamar.


"Jujur aku lebi suka pergi sendiri dari pada pergi bersama teman-teman apa lagi ada kejadian seperti tadi di depan mata ku lagi, sudaaah aku mengantuk mendingan aku tidur," seruh Isyabel dan berbaring di tempat tidur dan langsung menutup matanya dan tertidur.


Ke esok paginya lsyabel pun bangun dan bersiap pergi mandi, dan langsung pergi ke jalan raya menunggu angkot lewat setelah naik angkot sekitaran 45 menit sampailah di kampus di sana suda ada Sifa menunggu di depan kampus dan langsung menyapa Isyabel.


"Lama banget si datangnya ???" tanya Asifa.


"Macet di jalan emang ada apa ???"


"Aku mau curhat sama kamu."


"Mau curhat apa lagi ???"


"Biasa masalah cowok, kit ngobrol dulu yuk, di ujung sana mumpung belum ada dosen."


"Iya sudalah ayo" Asifa dan lsyabel pun pergi di pojok dinding dan mereka pun berbicara.


"Kamu tau nga cowok ku ngajak aku ketemu tapi aku malu mau ketemu gimana dong ???"


"lya suda pergi saja sana temui dia."


"Tapi aku malu ketemu sama dia, aku nga pede gimana nih ???"


"Gimana sih, kamu ini masa pacaran nga mau ketemu, terus selama ini kamu pacaran nga perna ketemu ???"


"Iya belum perna aku nga berani ketemu."


"Terus kalian suda perna Vidio call kan ???"


"Iya suda sih, tapi kalau ketemu belum perna aku nga pede soalya."

__ADS_1


"Terus mau mu sekarang gimana ???"


"Aku juga nga tau, makanya aku minta solusi sama kamu," di saat lsyabel ingin menjawab tiba-tiba Dosen datang dan langsung mengatakan masuk kelas sekarang juga.


"Asifa, dosen suda datang nanti istirahat kita lanjutkan lagi ngobrolnya."


"Oke-oke" lsyabel pun pergi meningalkan Asifa yang masi berdiri di pojok, menuju kelas di dalam kelas suda ada Dina dan Indry yang suda menunggunya dan langsung menanyainya, "Eeehh lama baget sih datangnya, semalam ngapain aja sampai ke kampus terlambat ???" tanya lndry.


"Aku suda datang dari tadi cuman ngobrol sama Asifa."


"Kalian ngobrol soal apa, Pasti cowo kan ???" tanya Dina penasaran.


saat lsyabel ingin menjawab Dosen pun mengatakan bikin makalah masing-masing di kumpul Minggu depan, tidak lama kemudian Dosen pun keluar dan Dina pun langsung berdiri dan menghampiri lsyabel.


"Tadi Asifa bilang apa, pasti bicara sama cowo kan ???"


"Apa lagi kalau bukan cowok."


"Waaaah hebat juga Asifa ini, aku mau ngobrol sam Asifa aaaahh."


"Tunggu, dulu Asifa sekarang lagi ada dosen, nanti keluar baru bicara sama dia."


"Emang Asifa curhat apa sih, penasaran banget aku pingin tau."


"Eehhh lsyabel Dina kenapa ???" tanya lndry.


"Mau ketemu sama Asifa"


"Asifa yang kelasa C ya ???"


"lya, katanya mau ketemu ada keperluan."


"Dina ini tidak mau ketingalan dia kalau masalah cowok, memang Dina ini tukang kepo."


"Kalau nga kepo bukan Dina namanya hahaha,"


ucap lsyabel sambil tertawa.


"Iya juga yah, hahaha." ucap Indry sambil tertawa.


tidak lama kemudian Sifa dan Dina pun datang menghampiri lsyabel dan memangil lsyabel untuk duduk di sekitaran kampus.

__ADS_1


"Isyabel kita cari tempat duduk yuk untuk bicara," ucap Asifa.


"Kamu mau bicara apa ???"


"Soal yang tadilah."


"Oooooh ayo." mereka pun mencari tempat duduk dan duduk di kursi


"Kalian kalau mau cari tempat duduk bilang-bilang dong masa kursinya cuman 2 sih, ???"


"Cari kursih sendiri Dina" ucap Isyabel.


"Yah, suda deh, Dina pun mencari kursi dan duduk di sebelah Asifa.


"Isyabel gimana nih, cowok ku ngajak kete mu sebentar pulang kampus ketemu nga yah ???"


"Eeehhh Asifa kamu harus temui dia, masa nga sih, dia itu harus tau muka mu yang sebenarnya harus ketemulah masa pacaran nga perna ketemu pacaran apa namanya."


lsyabel hanya bisa geleng-geleng kepalah melihat Dina, "Eeehh Dina dia tanya saya bukan kamu, saya belum jawab kamu lebi dulu yang menjawab.


"Gimana sih kamu lama baget jawabnya jadi saya yang lebih dulu menjawablah lagian saya lebi berpengalaman, eh Asifa kalau kamu butu curhat begitu curhat sama saya dari pada lsyabel dia mau jawab apa itu, nga tau dia mau jawab apa itu."


"Eeehh Dina jangan bilang gitu dong saya kan baru mau menjawab kamu yang nyosor duluan yang jawab, hadeeeeh, yah suda Asifa kamu curhat saja sama Dina," ucap lsyabel merasa kesel degan sikap Dina.


Tampa malu Tampa perasaan Dina pun langsung mendekati Asifa, "Eeeh Asifa, temui saja cowok itu ajak jalan makan pokonya ngobrol apa saja nga usa malu-malu."


"Tak aku belum perna ketemu cowok sebelumnya aku nga pede orangnya."


"Sudalah tidak usa pikir masalah itu, kamu harus pede di depan cowok kalau perlu aku tani kamu nanti ketemu gimana kamu mau nga ???"


"Iya sudalah kalau gitu nanti temani aku yah ketemu cowok itu ???"


"Oke gampang itu nanti aku temani kamu pulang kampua yah," ucap Dina sambil tersenyum melihat Asifa.


lsyabel pun geleng-geleng keaplah melihat tinggal laku Dina membuat lsyabel merasa heran kepada Dina dan menari perasaan lain, "Kok aku ngerasa kalau Dina ini punya maksud de ke Asifa tapi muda-mudahan nga adalah cuman perasaan aku saja," seruh lsyabel dalam hati.


"Eeeh lsyabel kamu pikir apa ???" ucap Dina sambil menepuk pundak lsyabel.


"Nga ada kok, saya nga pikir apa-apa."


"Terus kenapa kamu bengong ???" tanya Dina penasaran.

__ADS_1


"Nga kenapa-kenapa kok," ucap lsyabel sambil tersenyum melihat Dina.


__ADS_2