Perjalanan Cinta Isyabel

Perjalanan Cinta Isyabel
Awal Mula Perjalanan Cinta lsyabel


__ADS_3

"Yang pastinya berhenti kulia, dan nga mungkin dia ke kampus dalam keadaan hamil di luar nikah"


"Kasihan banget Dina, kok bisa sih sampai begitu dan hamil, kenapa nga pacaran jarak jauh aja supaya nga hamil," seruh lsyabel.


"Itu terserah dia mau pacaran jarak jau atau dekat, dan kamu tau nga kalau pacaran dekat itu rasanya beda dari pacaran jarak jauh"


"Beda apanya ???" tanya lsyabel penasaran.


"Yah bedalah Isyabel, kalau pacaran jarak jauh itu hanya bisa sayang-sayangan lewat angin, tapi kalau pacaran dekat sayangnya berasa, hahahaha"


"Iya berasa kaya Dina itu, hamil di luar nikah itu yang di bilang berasa, emangnya berasa apa sih ???"


"Itu-tuh hahahaha," ucap Asifa tertawa lebar-lebar.


"Asifa-Asifa ada-ada aja kamu ini, suda balik sana ke kelas kamu nanti dosen masuk kamu nga tau"


"Aku taulah kalau dosen masuk karna sekarang kita suda punya grub kalau dosen masuk ada pemberitahuan di grub, kamu alasan kan mau ngusir aku"


"Mmmmhhh, dari pada ngomong nga jelas mendingan kita ke kanti yuk makan, aku suda lapar banget nhi"


"Iya suda ayo," ucap lsyabel memanggil Asifa.


lsysbel dan Asifa pun pergi ke kantin lsyabel pun memesan makanan begitu juga degan Asifa dan mereka berdua pun makin sama-sama tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri lsyabel dan Asifa.


"Eeeh lsyabel kamu suda tau kan tentang kehamilan Dina ???" tanya seseorang.


lsyabel pun menoleh dan melihat siapa yang menghampirinya, "Eeeh Lia, aku sama sekali nga tau soal kehamilan Dina"


"Masa kamu nga tau Dina kan sahabat kamu lagian kalian selalu berjalan bersama"


"Iya Dina memang sahabat aku tapi dia tidak perna menceritakan tentang ke hamilanya"

__ADS_1


"Kamu tau nga, Dina itu pacaran sama teman aku, namanya Andre, dan pacar ku juga berteman degan pacarnya Dina mereka itu saling buka-bukaan kalau bicara dan kemarin itu pacar Dina curhat sama aku katanya Dina hamil, Andre mau tangung jawab asal anak yang di kandung Dina itu memang anaknya, Andre merasa ragu kalau anak yang di kandung Dina itu anaknya, kamu pasti tau kan kalau Dina sering gonta ganti pasangan, iya kan secara kamu ini sahabatnya kalian kan selalu pergi bersama"


lsyabel tidak menjawab apa-apa hanya bisa tersenyum mendengar perkataan Lia.


"Makanya itu kalau pacaran hati-hati Jagan sampai melakukan itu hamil kan jadinya, seruh Lia.


"Eeeh Asifa kamu juga tuh sering saya lihat telfonan sama cowo kan hati-hati juga, entar hamil juga hahaha," ucap Lia dan pergi ke kelasnya.


"Dasar wanita tukang gosip sukanya cuman gosip sana sini," seruh Asifa.


"Sudalah Asifa lanjut aja makanya nga usa di pikirin," ucap Isyabel dan melanjutkan makannya.


tidak lama kemudian mereka pun suda selesai makan lsyabel pun mengatakan, "Aku bayar dulu yah" dan langsung berdiri pergi ke kasir membayarnya dan langsung pergi menuju kelas,


"Aku nga menyangka begini jadinya kasihan kulia Dina, kok bisa sih sampai hamil tapi namanya takdir mau gimana lagi," seruh lsyabel dalam hati sesampainya di kelas lsyabel pun langsung duduk.


"Rasanya sunyi nga ada Dina biasanya ada teman curhat kemana-mana bareng sekarang aku harus berjuang sendiri deh di kelas semangat untuk diri ku sendiri," seruh lsyabel menyemangati dirinya sendiri.


"Mungkin Dina mau menenangkan diri makanya nomornya tidak aktif," seruh lsyabel dalam hati.


tidak lama kemudian lndry pun keluar kelas dan langsung menghampiri lsyabel, "Heiy lsyabel kamu kenapa ???" tanya lndry.


"Aku kepikiran Dina deh ln"


"Suda tidak usa di fikirkan mungkin itu suda takdirnya dia seperti itu, ambil hikmahnya aja, doakan semoga pacarnya mau bertanggung jawab atas kehamilannya"


"Iya juga sih," ucap lsyabel sambil tersenyum melihat lndry.


tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri lndry yang bernama Widia,


"Indry ayo kita pergi sekarang," ucap Widia memanggil Indry.

__ADS_1


"Isyabel aku duluan yah aku ada perlu sama Widia"


"Oke-oke hati-hati di jalan," ucap layabel dan berjalan menuju jalan raya menunggu angkot lewat tidak lama kemudian angkot pun lewat lsyabel pun naik angkot tidak lama kemudian sekitaran 30 menit lsyabel pun sampai di depan rumah, dan langsung masuk kedalam rumah menuju kamar, di dalam kamar, lsyabel merasa kehilangan Dina namun lsyabel harus tetap semangat menjalani hari-harinya tampa Dina yang menemaninya.


tidak terasa waktu terus berjalan dan suda 6 bulan Dina tidak kulia, lsyabel selalu merasa sunyian di kelas dan tidak tau harus berbuat apa di saat dosen belum datang, dia hanya termenung karna lsyabel hanya dekat degan Dina dan Indry, namun lndry sibuk degan teman yang lain makanya lsyabel merasa sendiri,


"Dari pada aku sendiri mendingan aku buka FB saja siapa tau aku mendapat teman ngobrol di FB," seruh lsyabel dan langsung menyalakan leptopnya dan membuka FBnya, mencari pertemanan dari Asifa dan benar saja teman Asifa cowok semua lsyabel pun meminta pertemanan kepada mereka dan mengirim pesan, Haiy salam kena," ucap lsyabel menyapa cowo-cowo di FB.


tidak terasa lsyabel suda meminta pertemanan sebanyak 30 orang dan diantara mereka suda banyak yang membalasnya dan meminta nomor lsyabel dan lsyabel pun memberikanya


mereka pun saling berkenalan dengan lsyabel dan lsyabel pun meresponnya, hp lsyabel pun berdering dan mengangkatnya, "Haloy"


"Haiy lsyabel salam kenal," ucap seseorang yang iya kenal di FB"


"Iya salam kenal juga," ucap lsyabel.


"Kamu tinggal di mana lsyabel ???"


"Aku tinggal di Manado, kamu sendiri tinggal di mana ???" tanya lsyabel balik.


"Aku tinggal di jawa, walau jauh tapi tetap dekat di hati kok, ucap seseorang yang bernama Riyan.


"Hehehe, lya-iya, kalau gitu suda dulu yah soalya aku lagi di kampus ada dosen nanti telfon lagi yah," ucap lsyabel dan langsung mematikan hpnya, dan kembali membalas pesan cowo-cowo yang dia kenal di FB satu persatu.


lsyabel pun tersenyum setelah dia berkenalan degan beberapa cowo di FB membuatnya merasa tidak sunyi lagi, "Sekarang aku punya hiburan di saat aku sunyi dan tidak ada mata kulia aku bisa mengobrol sama siapa aja di FB," seruh lsyabel dalam hati.


tiba-tiba Asifa datang menghampiri lsyabel, " Makan yuk, lapar nih," ucap Asifa.


"Kamu saja yang makan duluan aku belum lapar," ucap lsyabel sambil membalas pesan di hpnya.


"Tumben kamu di panggil makan di kantin nga mau, pasti ada apa-apa nih," ucap Asifa penasaran.

__ADS_1


__ADS_2