
"Ada sih, tapi takutnya mereka lupa lagi, kalian kan tau teman aku di kelas mereka nga perna kompak selalu mementingkan diri masing-masing makanya aku sering kesini dari pada aku di kelas malas berteman sama mereka, karna mereka itu lebih suka berteman yang lebi cantik, banyak uang dan jago bergayalah, nah aku apa, nga tau bergaya nga pokonya banyaklah mereka bilang sama aku"
"Tapi kan nga semua teman kamu kaya gitu"
"lya ada yang baik satu-satu tapi mereka tetap bergaul sama yang lain"
"Kamu yang sabar yah Asifa"
"Iya lsyabel, kalau gitu aku ke kelas dulu yah," ucap Asifa dan langsung pergi ke kelasnya, meningalkan lsyabe lyqng Masi duduk di depan kelas, tidak lama kemudian sala satu teman lsyabel pun menghampiri lsyabel,
"Dosen suda datang ???" tanya salah satu teman lsyabel.
"Belum datang"
"Aku kira suda masuk kelas, aku aja makan terburu, karna Taku dosen suda di kelas"
"Nanti juga di infokan kalau Dosen masuk kok"
"Aku nga bawah hp jadi aku nga tau kalau Dosen suda masuk atau belum"
"Oooh gitu yah"
"Iya," ucap salah satu teman lsyabel dan duduk di kursi samping lsyabel.
"Panas banget masuk kedalam pas Ace lagi mati lagi, dari pada tunggu di kelas mendingan aku tunggu di sini saja"
"Iya panas banget di dalam aku juga dari tadi tunggu di luar karna panas banget di dalam," ucap lsyabel sambil tersenyum.
tidak lama kemudian Dosen pun datang lsyabel pun berdiri dari duduknya dan masuk kedalam kelas, dan mencari tempat duduk, seseorang yang tadi yang bertanya ke lsyabel pun duduk di sebelah lsyabel sambil tersenyum, lsyabel pun menoleh dan tersenyum melihat seseorang tadi.
Dosen pun menjelaskan materinya dan tidak terasa suda satu jam mengajar dan Dosen pun mengakhiri perkuliahannya, dan keluar dari kelas,
"Oh iya aku mau ke kos Dina aaah mau menjenguk Dina katanya dia lagi sakit," seruh lsyabel dan langsung menelfon Dina, hp Dina pun berdering dan mengangkatnya "Haloy lsyabel ada apa ???"
"Gimana ke adaan kamu sekarang ???" tanya lsyabel penasaran.
__ADS_1
"Suda mendingan ada apa ???"
"Aku mau jenguk kamu di kos yah ???"
"Haaaa, kamu mau ke kos aku ???"
"lya aku mau ke kos kamu sekarang"
"Aku lagi nga ada di kos, aku mau pulang ke rumah ku, orang tua ku menyuru ku pulang karna di kos nga ada yang ngurus aku"
"Iya suda deh kalau gitu, terus kapan kamu balik ke kos ???"
"Aku belum tau kapan balik ke kos, kalau aku suda sehat baru balik ke kos lagi"
"Oooh gitu yah, hati-hati yah Dina"
"lya lsyabel, terimakasih yah ???"
"lya sama-sams suda yah," ucap lsyabel dan langsung mematikan hpnya.
tidak terasa waktu terus berputar Dina pun melihat jam dan suda sore dan menelfon Andre, hp Andre pun berdering dan mengangkatnya," Haloy"
"Sayang suda pulang ???" tanya Dina.
"lya ini baru keluar kantor ada apa sayang ???"
"Kamu mau ke kos aku kan sayang ???"
"Iya ini baru mau ke kos kamu, emang ada apa sih sayang kaya mendesak gitu, ada yang mau kamu sampaikan sayang, sampaikan saja sayang nga apa-apa kok"
"Nanti di kos aja sayang aku bilang sama sayang"
"Iya suda kalau gitu, suda dulu yah aku suda mau ke kos sayang nih suda mau jalan ini," ucap Andre dan langsung mematikan telfonya.
"Aku suda nga sabar menyampaikan ke hamilan ku ke Andre, tapi gimana kalau sampai Andre tidak mau mengakui ini anaknya gimana kalau Andre nga mau tanggung jawab, tapi aku harus tetap mengatakan ke Andre kalau aku hamil anaknya," seruh Dina dalam hati.
__ADS_1
tidak lama kemudian sekitaran 30 menita Andre pun sampai di kos Dina, "Sayang buka pintunya," ucap Andre.
Dina pun langsung berdiri pergi membukakan pintu, "Ada apa sih sayang dari tadi telfon terus sayang mau bilang apa ???" tanya Andre penasaran.
"Sayang pergi mandi dulu baru kita bicara," ucap Dina.
"Iya suda deh," ucap Andre dan langsung pergi mandi dulu setelah 30 menit di kamar mandi Andre pun keluar kamar mandi dan duduk di tempat tidur.
"Sayang mau bicara apa ???" tanya Andre penasaran.
"Sayang aku hamil"
"Apa kamu hamil ???" tanya Andre penasaran degan mata berkaca-kaca.
"lya aku hamil anak kamu"
"Kamu yakin itu anak aku ???"
"Maksud mu apa ???"
"lya secara kamu kan sering Gonta ganti Pria, wajar aku tanya kalau itu anak aku"
"Ini anak kamu, karna cuman kamu yang terakhir berhubungan degan aku, sejak aku kenal kamu aku suda tidak perna berhubungan dengan siapa pun selain kamu"
"Kamu yakin itu anak aku, kok aku ngerasa ragu kalau itu anak aku, karna aku tau kamu itu perempuan seperti apa, kamu sering tidur sama Pria mana saja asalkan mereka memberikan uang ke pada mu kan"
"Tapi beneran ini anak kamu, sejak aku kenal kamu aku suda tidak perna berhubungan sama siapa pun, aku tidak mungkin bohong sama kamu cuman kamu yang aku cintai, percayalah Andre anak yang aku kandung ini adalah anak kamu, aku tidak mungkin menghianati kamu"
"Maaf Dina biarkan aku berfikir sejenak, aku ingin pulang sekarang, kamu tidak usa hawatir soal keperluan mu aku akan membiayai semua keperluan mu, dan jika memang itu anak ku, aku akan bertanggung jawab tapi biarkan aku berfikir sejenak," ucap Andre dan berdiri dari duduknya pergi dari kos Dina menuju parkiran.
"Dina pun duduk di tempat tidur sambil menagis, "lni anak kamu Andre aku yakin ini anak kamu, karna terahir aku berhubungan itu sama kamu, makanya aku yakin ini anak kamu, kamu harus tanggung jawab atas anak ini, aku bingung harus gimana menghadapi ini semua,
dan bagaimana kalau orang tua ku sampai tau aku hamil, mereka pasti sangat marah kepada ku, kulia ku pun pasti akan berhenti, aku merasa sangat malu degan sahabat ku terutama lsyabel, aku tidak perna berfikir akan jadi seperti ini,
hidup ku hancur karena diri ku sendiri, aku tidak bisa mengendalikan diri ku saat berpacaran, ternyata hanya nikmat sesaat dan akhirnya jadi seperti ini aku tidak perna berfikir bahwa aku akan hamil, ini adalah kebodohan aku sendiri," seruh Dina dalam hati degan penuh penyesalan di hatinya.
__ADS_1