
"Dina pun duduk di tempat tidur sambil menagis, "lni anak kamu Andre aku yakin ini anak kamu, karna terahir aku berhubungan itu sama kamu, makanya aku yakin ini anak kamu, kamu harus tanggung jawab atas anak ini, aku bingung harus gimana menghadapi ini semua,
dan bagaimana kalau orang tua ku sampai tau aku hamil, mereka pasti sangat marah kepada ku, kulia ku pun pasti akan berhenti, aku merasa sangat malu degan sahabat ku terutama lsyabel, aku tidak perna berfikir akan jadi seperti ini,
hidup ku hancur karena diri ku sendiri, aku tidak bisa mengendalikan diri ku saat berpacaran, ternyata hanya nikmat sesaat dan akhirnya jadi seperti ini aku tidak perna berfikir bahwa aku akan hamil, ini adalah kebodohan aku sendiri," seruh Dina dalam hati degan penuh penyesalan di hatinya, Dina pun berbaring di tempat tidur dan tertidur.
Ke esok paginya lsyabel pun bagun dan langsung pergi mandi dan bersiap-siap pergi ke kampus,
"Isyabel kamu nga makan dulu ???" tanya Tante lsyabel.
"Nga nanti sarapan di kampus saja, aku suda terlambat," ucap lsyabel dan langsung pergi menuju jalan raya menunggu angkot lewat, tidak lama kemudian angkot pun datang dan lsyabel pun naik angkot pergi menuju kampus, tidak lama kemudian sekitaran 30 menit sampailah di kampus lsyabel pun langsung masuk kelas,
tiba-tiba semua teman di kelas pada heboh namun lsyabel sama sekali tidak menghiraukan ke heboah di kelasnya, lndry pun menghampiri lsyabel,
"Haiy lsyabel kamu kok diam saja ???"
"Iya memang ada apa lndry ???"
"Kamu nga tau ???"
"Nga tau apa sih ???"
"Masa kamu nga tau sih, kalau pagi ini ada cerita heboh"
"Apa sih lndry aku malas bahas masalah orang lain, biarin ajaaah"
"Kamu bener-benet nga tau ???"
"Nga tau apa sih, kamu nga bilang juga kok apa memangnya"
"Dina hamil, masa kamu nga tau ???"
"Apaaaaaaaah Dina hamil, kamu tau dari mana ???"
__ADS_1
"Masa kamu nga tau kamu kan dekat degan Dina masa Dina hamil kamu nga tau ???"
"Beneran lndry aku nga tau kalau Dina hamil, selama ini kita berteman biasa aja dan Dina juga nga perna cerita apayapa sama aku apa lagi masalah kehamilanya, kamu tau dari mana kalau Dina hamil ???"
"Aku tau dari anak kelas C, katanya cowoknya Dina itu berteman degan anak kelas C dan dia itu yang menyebar luaskan cerita kalau Dina hamil"
"Siapa sih orangnya jadi penasaran aku ???" tanya lsyabel penasaran.
"Ada itu cewe yang pendek gemuk ituloh"
"Oooh dia, aku tau dia memang sih dia berteman degan Dina juga, tapi aku bener-bener nga nyangka kalau Dina sampai hamil, karna selama ini Dina nga perna cerita apa-apa sama aku, padahal aku ini temen paling dekatnya dan tiap hari aku selalu bersama Dina"
"Mungkin saja Dina merasa malu kali mau cerita sama kamu, apa lagi ini kan masalah aipnya dia," ucap lndry santai.
"Iya juga sih, kasihan Dina"
"Iya aku juga merasa kasihan sama Dina tapi mau gimana lagi, Dina pasti malu masuk kampus apalagi seluru kampus suda tau kalau dia hamil"
"Terus lndry laki-laki yang menghamili Dina mau tangung jawab kan ???"
tidak lama kemudian Asifa pun datang dan langsung menghampiri lsyabel di dalam kelas, "lsyabel ayo kita keluar dulu ada yang mau aku bilang sama kamu," ucap Asifa menarik tangan lsyabel keluar dari kelas.
"Apa Asifa ???"
"Ini soal Dina, kamu suda tau belum ???"
"Iya suda, aku tau dari lndry, aku sama sekali nga tau kalau Dina hamil, barusan lndry bilang dan aku kalau Dina hamil katanya teman satu kelas kamu yang bilang ???"
"lya teman saku kelas aku yang bikin heboh, emangnya dia tau dari mana ???"
"Katanya sih dari pacarnya Dina yang cerita sama dia"
"Emangnya pacarnya Dina kenal sama teman satu kelas kamu ???"
__ADS_1
"Iya kenal, karna pacarnya Dina berteman sama pacarnya teman aku satu kelas"
"Pantesan, heboh"
"Oh iya lsyabel kamu suda telfon Dina tanyain kalau gosip ini memang benar"
"Belum, aku belum telfon Dina, aku juga barusan tau dari lndry dan kamu, kalau gitu aku telfon di Dina dulu," ucap lsyabel dan masuk kedalam kelas mengambil hpnya dan langsung menelfon Dina, namun Dina tidak mengangkat telfonya.
"Ada apa lsyabel ???" tanya Asifa.
"Dina nga mengangkat hpnya"
"Jangan-jangan apa yang di bilang orang-orang itu memang benar Dina hamil makanya Dina nga mau mengangkat hpnya"
"Jagan berfikir negatif gitu Asifa siapa tau saja Dina nga degar hpnya bunyi makanya nga di angkat"
"Iya juga sih, tapi aku yakin kok apa kata teman-teman kalau Dina hamil itu bener secara Dina itu sering gonta ganti pasangan pergaulannya terlalu bebas, dia sering bilang sama aku ini, itu pacarnya dan mereka sering ketemu sama Dina,
jadi pas segar Dina hamil aku sebenarnya suda nga merasa heran, tapi sebagai temanya aku nga mau asal bicara aku mau pastikan dulu kalau dia memang hamil, aku kira kamu tau karna kamu dan Dina kan dekat apa lagi kalian selalu bersama setiap hari"
"Aku juga nga mau berfikir negatif sama Dina walau aku tau sikap asli Dina tapi aku nga akan bilang sama siapa-siapa soal pergaulan Dina yang sering Gonta ganti pasangan," seruh lsyabel dalam hati.
"Eeeh Asifa, walau aku setiap hari sama-sama terus dengan Dina belum tentu aku bisa tau semua kelakuan Dina apa lagi kita hanya bertemu di kampus saja, kalau di luar mana aku tau, aku hanya kepikiran gimana degan kulianya Dina"
"Yang pastinya berhenti kulia, dan nga mungkin dia ke kampus dalam keadaan hamil di luar nikah"
"Kasihan banget Dina, kok bisa sih sampai begitu dan hamil, kenapa nga pacaran jarak jauh aja supaya nga hamil," seruh lsyabel.
"Itu terserah dia mau pacaran jarak jau atau dekat, dan kamu tau nga kalau pacaran dekat itu rasanya beda dari pacaran jarak jauh"
"Beda apanya ???" tanya lsyabel penasaran.
"Yah bedalah Isyabel, kalau pacaran jarak jauh itu hanya bisa sayang-sayangan lewat angin, tapi kalau pacaran dekat sayangnya berasa, hahahaha"
__ADS_1
"Iya berasa kaya Dina itu, hamil di luar nikah itu yang di bilang berasa, emangnya berasa apa sih ???"
"Itu-tuh hahahaha," ucap Asifa tertawa lebar-lebar.