
Seorang wanita terkapar dipinggir kolam, sekujur tubuhnya seakan lemas dan remuk,angin dingin yang menusuk sampai menembus tulang ditubuhnya.
Gemuruh air terjun yang jatuh terdengar samar di telinga,gemerisik ranting pohon saling bergesekan tertiup angin.
"apakah aku sudah mati?apakah aku sekarang berada di surga?"gumamnya.
Suara alam yang dia dengar seakan menyejukkan hatinya.perasaan nyaman membuatnya sangat sulit untuk membuka mata.
Angin dingin bertiup sepoi-sepoi menerpa wajahnya yang membuatnya semakin berat untuk membuka mata.
"biarkan aku tidur sebentar lagi"gumamnya kembali,menutup rapat kedua matanya.
Sayup-sayup terdengar suara seorang wanita.
"TOLONG....TUAN ADA MAYAT"
Suara alam yang dia dengar lama kelamaan menghilang yang ada hanya kesunyian, suasana sepi seketika.
**
"APA KAMU BILANG?KALIAN.....KALIAN SUDAH BERSAMA SEJAK LAMA?KENAPA....KENAPA KAMU MENGHIANATIKU? KESALAHAN APA YANG SUDAH AKU LAKUKAN?KATAKAN......?"
Suasana rumah yang biasanya nyaman dan tenang malam itu berubah menjadi suara ribut dari pertengkaran kedua suami istri.
Memang bukan hal aneh jika sebuah rumah tangga mengalami sedikit pertengkaran,entah itu karena perselisihan cara berpikir yang berbeda atau tentang materi.
Dalam rumah tangga perbedaan itu adalah bumbu agar mereka bisa saling berkomunikasi dengan baik hingga ditemui titik temu yang akan membuat mereka berdamai kembali.
Tapi pertengkaran rumah tangga Araa dan suaminya Park Jay bukanlah tentang keduanya melainkan tentang penghianatan dalam rumah tangga.
Selama delapan tahun mereka menikah dan selama tujuh tahun itu pula Araa dibohongi.entah bagaimana mereka bisa pandai merahasiakan perselingkuhan itu hingga saat ini.
__ADS_1
Kalau saja hari itu Jay gak melupakan ponselnya mungkin selamanya Araa akan di bohongi.
"apakah aku ini bodoh sampai bisa kamu bohongi? sebagai istri apa yang kurang dariku?KATAKAN??"
Perselingkuhan adalah kesalahan yang sangat fatal bagi istri manapun, mempertahankannya dan menerima setiap kesakitan yang diberikan suaminya pasti bukanlah hal mudah.
"SELAMA INI KAMU BUKANLAH ISTRI YANG BAIK,LIHAT DIRIMU... APAKAH KAMU PIKIR AKU BISA BERTAHAN HIDUP DENGANMU?KAMU HANYA BERLEHA-LEHA DI RUMAH SEMENTARA AKU HARUS BEKERJA KERAS MEMBIAYAI HIDUPMU?DELAPAN TAHUN INI AKU CUKUP BERSABAR"
Haah...,selama ini yang Araa tau adalah tugas suami memang harus bekerja keras demi istri.bukannya Araa gak bisa membantu untuk meringankan beban keluarga tapi janji yang Jay berikan pada kedua orang tua Araa masih sangat jelas ditelinga Araa.
"aku berjanji akan membahagiakan Araa dan akan memanjakan Araa.om dan Tante gak perlu khawatir selama aku bekerja akan aku pastikan Araa adalah istri pertama yang diperlakukan sangat baik,aku akan pastikan dia menghabiskan gajihku setiap bulan,aku sangat mencintainya"
Araa adalah anak semata wayang,tapi Araa juga bukan tipe anak yang manja.semenjak kuliah Araa selalu bekerja sampingan untuk mengisi waktu luangnya dan dia bisa menjadi sarjana dengan lulusan terbaik karena kerja kerasnya.
Selama kuliah Araa selalu menolak uang jajan dan membiayai biaya kuliahnya sendiri.
Setelah lulus Araa mendapat kesempatan bekerja magang di salah satu perusahaan terkenal di Inggris tapi sayangnya saat itu Jay mencegahnya dan melamar Araa di bandara.
Mungkin ini saatnya Araa menyesali keputusannya,seharusnya waktu itu Araa pergi ke Inggris dan memulai hidup baru dengan penghasilan yang tinggi,bodohnya Araa merasa tersentuh ketika Jay bersumpah dan berkata bahwa dia bersungguh-sungguh mencintai Araa dan akan selalu setia padanya.
**
Baru tiga bulan menikah mertua Araa langsung mendesak Araa untuk segera hamil dan selama ini Araa juga sudah berusaha mencoba segala cara agar bisa hamil bahkan Araa juga memeriksa ke dokter kandungan untuk tes infertilitas,dokter mengatakan bahwa Araa memiliki peluang kehamilan yang bagus dan akan lebih baik jika Araa dan Jay bisa meningkatkan hubungan suami istri yang rutin.
Sayangnya selama tujuh tahun itu Araa sangat jarang sekali disentuh Jay, hubungan rumah tangga mereka sangat dingin,bagaimana mungkin mereka bisa sering berhubungan badan jika situasinya seperti itu.
Hasil lab yang Araa berikan bukannya membuat Jay sadar malah makin menyalahkan Araa.
"jadi kamu pikir aku yang mandul haah?aku yang gak bisa punya keturunan?dengar ya Araa aku terlahir dari keluarga yang subur jadi kamu jangan sembarangan menuduh"
"bukan begitu,maksudku aku mau kamu juga diperiksa dan....."
__ADS_1
"cukup Araa,kamu jangan keterlaluan"
Dan akhirnya keadaan rumah berangsur berubah,Jay sudah jarang di rumah bahkan lebih sering tidur di kantor dengan alasan ada rapat penting.
Baru saja setahun rumah tangga yang Araa jalani tapi Araa merasa hubungan mereka semakin dingin layaknya orang asing dalam satu atap.
Hingga suatu malam Jay nekat membawa Haeun pulang dan dengan bangga memperkenalkannya kehadapan Araa,lebih parahnya lagi ketika Araa mencoba mengadukan hal ini ke mertuanya bukan teguran yang Jay dapatkan tapi dukungan penuh dari orang tua jay.
Mereka menyalahkan Araa karena gak becus punya anak dan gak becus mengurus suami.
Selama ini selain dihianati oleh suaminya ternyata mertua Araa juga sudah lama mengetahui hubungan Jay dan Haeun.
Ketika Jay bilang akan menginap di kantor atau di luar kota beberapa hari karena urusan kantor maka itu semua adalah bohong.
Kenyataannya adalah Jay dan Haeun ternyata menginap di rumah mertuanya,mereka berdua malah mendapat fasilitas yang baik,bukan hanya satu kamar untuk mereka berdua tapi juga memperkenalkan Haeun ke publik,dengan bangga mertua Araa diperkenalkan Haeun didepan koleganya disetiap perayaan kantor atau pesta di rumah mertua.mereka bilang kalau Haeun adalah calon menantu mereka dan menantu yang baik serta menantu idaman.
Sementara Araa yang berstatus istri sah hanya bersembunyi dibelakang seperti bayangan.
**
"cuiihh....kamu tau kalau aku jauh lebih baik dari kamu Araa, sebelum kami mengusirmu dari sini jadi ada baiknya kamu pergi dengan suka rela.kamu gak mau kan kalau para tetangga melihat aksi pengusiran yang akan membuatmu malu?"
Araa menunduk,hatinya benar-benar sakit.
Sangat mudah baginya untuk pergi dari rumah ini dan kembali kerumah kedua orangtuanya yang nyaman tapi apakah dia harus menerima semua perlakuan yang dia terima begitu saja?
Semua orang sudah memperlakukan Araa dengan sangat buruk.gak ada satupun yang mencoba mempertahankan posisi Araa sebagai istri disini.
"haah....bagiku kalian adalah pasangan yang serasi, seorang pecundang dan pelacur bersatu bukankah itu hal luar biasa?rumah kedua orang tuaku jauh lebih baik daripada neraka ini,dan kalian adalah para iblis yang layak menempati neraka ini"
"apa kamu bilang?dasar wanita gak tau diri"
__ADS_1
Plaaakkk
Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Araa.