
"Joon apakah kamu pernah berpikir kalau wanita itu gila?"
Tiba-tiba Hyeon teringat kejadian di kedai.lebih tepatnya ketika Araa terkejut melihat tahun yang tertera di surat kontrak.
"wanita mana?"
"pelayan kedai itu,wanita yang ada di balkonmu.hari ini raut wajahnya berubah ketika melihat tahun yang ada di surat kontrak"
"sudahlah,aku gak ada waktu memikirkannya"
Dengan dingin Joon masuk kedalam kamar.
"anak ini dari dulu selalu bersikap seperti itu,dia belum tau bagaimana rasanya jatuh cinta"
Gerutu Hyeon,dia benar-benar gak tahan dengan sikap Joon yang seperti gunung es itu
Kalau di pikir-pikir Joon sudah termasuk makanan yang kadaluarsa,sudah gak layak untuk di konsumsi wanita.usianya sudah gak mungkin merasakan jatuh cinta.sudah terlalu lama dia hidup didunia kesendiriannya.
Padahal apa kurangnya dengan para artis wanita yang selalu mencoba mendekatinya.selain cantik mereka juga cukup kaya terlebih lagi karir Joon juga sedang bagus-bagusnya dia bis mendapatkan wanita yang dia inginkan.
"kenapa dia gak melepaskan mantel es di tubuhnya?"
Hyeon tau bahwa sesungguhnya Joon kesepian,setiap malam dia hanya ditemani suara air terjun dibalkon kamarnya.
"bukannya kamu sudah biasa melihat sikapnya?"
Tuan Ha tiba-tiba muncul.
"gosip terakhir yang beredar kali ini membuat aku sedikit takut sama kalian"
"gosip apalagi?"
Karena terlalu sibuk beberapa hari ini tuan Ha belum sempat melihat kabar terbaru yang beredar mengenai dirinya dan Joon.
Di seluruh media sosial mengabarkan bahwa tuan Ha dan Joon adalah dua pria yang memiliki kelainan.
Setelah kepergian mendiang istri tuan Ha yaitu ibunya Joon lima tahun yang lalu tuan Ha memutuskan untuk fokus mengurus Joon dan bisnisnya,gak ada waktu untuk mencari pengganti istrinya.
Sedangkan Joon sejak lama dia menutup hatinya untuk wanita lain.
Entah apakah dia pernah jatuh cinta tapi menyembunyikannya atau memang dia gak pernah merasakan sedikitpun getaran di hatinya.
Yang lebih mencengangkan lagi,gosip itu mengatakan bahwa Hyeon adalah pria bergilir yang selalu melayani kedua pria itu.
Mengingatnya saja membuat seluruh tubuhnya Hyeon gemetar.
Mulut para netizen itu memang lebih tajam daripada pisau.
"apa mulut mereka gak pernah makan bangku sekolah?kenapa tajam sekali?"
__ADS_1
Setelah melihat berita di handphonenya wajah tuan Ha berubah merah padam.
"kenapa paman gak mencoba menikah lagi?agar mereka tau kalau paman dan Joon pria normal"
"aku sangat mencintai ibunya Joon,masih sulit untuk mencari penggantinya.ya...minimal aku pernah menikah dan punya anak"
"kalian sama-sama keras kepala,terserah kalian saja.aku pergi dulu paman"
"tunggu dulu,apakah kamu tau kemana dokter Chen?sudah beberapa hari ini dia gak datang berkunjung,di rumah sakit juga gak terlalu sibuk"
"entahlah, terakhir kali aku lihat dia bersama wanita balkon itu"
"wanita balkon?"
"ya, wanita yang paman temukan di balkon kamar joon.dia bekerja di kedai yang gak jauh dari lokasi syuting.hari itu dokter Chen mengantarnya ke kedai tapi....."
Ucapan Hyeon terhenti, tiba-tiba dia teringat satu hal yaitu raut wajah Joon yang seperti gak suka ketika wanita itu turun dari mobil dokter Chen.Joon terlihat sangat kesal.
"tapi apa?apa mereka memiliki hubungan?kenapa dokter Chen bisa dekat dengan wanita itu?"
"aku juga gak tau,tapi aku merasa Joon gak suka melihat kedekatan dokter Chen dengannya.apa jangan-jangan Joon.....aahh tapi gak mungkin"
"apa yang sebenarnya kamu katakan?"
"sudahlah paman,aku pulang"
"kenapa gak menginap?"
"hiiisss....dasar anak gak tau diri"
Apa yang Hyeon katakan barusan membuat tuan Ha merasa gak yakin.sangat mustahil jika hati Joon yang dingin tersentuh oleh wanita itu terlebih Joon baru bertemu satu kali dengannya.
"apa aku telah salah mendidik anakku?"
Kenangan tentang ibunya terlintas dibenaknya.
Hari itu tuan Ha bekerja sebagai kontraktor disebuah perusahaan mendapat proyek yang cukup besar,dia pergi ke lokasi kontruksi untuk mengukur dan meneliti kontur tanah dimana gedung perkantoran akan dibangun.
Sore hari ketika semua orang sudah pulang gak sengaja tuan Ha melihat seorang wanita bersembunyi dari balik pohon,menatapnya dengan pandangan sedih.ketika dihampiri wanita itu berlari kedalam bukit.
Dan dihari berikutnya tuan Ha melihat wanita itu lagi,setiap hari berturut-turut wanita itu datang ke lokasi membuatnya penasaran.
Hingga suatu hari tuan Ha memutuskan untuk bersembunyi dan menangkap basah wanita itu.
Gak mudah mengajak wanita itu bicara, berkali-kali dia meronta berusaha melepaskan cengkraman tangan tuan Ha, terlihat jelas bahwa dia sangat ketakutan.
"tenanglah,aku bukan orang jahat aku hanya ingin bertanya sesuatu.aku gak akan menyakiti kamu"
Tuan Ha berusaha meyakinkan wanita itu dan setelah cukup lama akhirnya wanita itupun menurut.dia diam sembari menundukkan wajahnya sangat dalam.
__ADS_1
Ada perasaan sedih bercampur takut yang terpancar dari wajahnya.
Tuan Ha menyodorkan segelas air dan mencoba bicara dengannya.
"apa yang kamu lakukan disini?kamu tau cukup berbahaya jika kamu berada disekitar sini?"
Wanita itu masih terdiam dan menunduk,air matanya mengalir deras.membuat hatinya lemah gak berdaya.
"apa yang kalian lakukan dengan tempat ini?"
Setelah cukup lama diam akhirnya wanita itu mengeluarkan suara.
Suaranya terdengar gemetar, tangannya diremas.
"kami akan membangun gedung perkantoran dan kami sudah memiliki ijin, aku lihat disekitar tempat ini juga gak ada penduduk"
"disini memang gak ada penduduk tapi tetap saja ini adalah tempatku.kalian telah menghancurkan tempatku"
Kening tuan Ha mengerut,dia gak mengerti apa yang wanita ini katakan.
Jelas-jelas tempat ini hanyalah bukit yang jauh dari rumah penduduk,mereka gak merasa telah mengusir warga satupun.
"jika keberadaan kami memang sudah mengganggu kamu kami minta maaf"
Sejak saat itu tuan mulai terbiasa dengan kehadiran wanita itu,hari demi hari mereka lewati.mereka mulai dekat satu sama lain dan kedekatan mereka tentu saja menarik perhatian karyawan lain.
"Chang mi"
Ucapnya tiba-tiba.
"apa?"
"namaku Chang mi"
Setelah cukup lama akhirnya tuan Ha mengetahui nama wanita itu.
"sudah sore,ayo aku antar kamu pulang"
Wanita itu menahan tangan tuan Ha.
"aku sudah gak punya rumah,kalian sudah menghancurkannya"
Mendengar hal itu tentu saja tuan Ha terkejut, selama ini dia merasa gak pernah menghancurkan satu rumahpun.
"apa mungkin sebelum proyek ini berjalan rumahnya dihancurkan?"
Itu yang ada dipikiran tuan Ha.
Setelah proyek itu selesai tuan Ha membawa Chang mi ke rumahnya.
__ADS_1
Benih-benih cinta antara mereka berduapun tumbuh hingga akhirnya tuan Ha memutuskan untuk menikahinya dan hidup bahagia,gak perduli identitas dan seluk-beluk wanita itu seperti apa.dia hanya ingin membahagiakan dan berada disampingnya seumur hidupnya.
Tapi sayangnya Chang mi menghembuskan nafas terakhir ketika melahirkan Joon.