Perjalanan Itu Seasik Roller Coaster

Perjalanan Itu Seasik Roller Coaster
Part 3


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu hubungan ini begitu terasa. Banyak mengajarkan hal-hal baru, hal-hal baik serta menjadikan berpikir bahwa memang sesuatunya benar-benar harus dilakukan dengan sabar. Ujarku dalam hati dengan adanya hubungan ini menjadi cerita baru dalam hidupku. Pekerjaan yang baik, lingkungan yang tidak toxic, rekan kerja yang baik serta calon pasangan hidup yang baik. Maka nikmat mana lagi yang di dustakan.


Tak hanya cukup berhenti bercerita pada kedua orangtuaku, aku pun sedikit memberi bocoran kepada keluargaku yang ada di Jawa Timur. Yang mana rumahnya saat ini yang aku tempati, banyak hal positif dan bahkan tanggapan positif dari mereka dan sepertinya juga mereka mengharapkan hal yang sama yaitu memberikan lampu hijau. Aku pun ikut senang ketika aku memiliki hubungan baru dan keluarga besarku pun ikut setuju.

__ADS_1


Karena sepahamku, mengenal orang baru tidak mudah dan bahkan tidak serta Merta harus langsung mempercayainya. Seiring berjalannya waktu, aku pun mencoba pelan-pelan dan masuk ke dalam kehidupan si Rian. Menjadi orang penting didalam hidupnya. Dan menurutku Rian ini tipe laki-laki yang baik, sopan santun, mampu bertutur kata dengan baik alias menjaga lisannya ya, patuh kepada orangtua juga. Ya bisa menjadi nilai plus, hehe


Suatu hari kejadian di kantor, salahsatu rekan kerjaku Sihombing mengajukan permohonan resign. Dikarenakan dia memilih peran lain alias upgrade karir ke tempat yang lebih baik, karena memang itu hak semua orang ingin stuck saja atau mencoba hal baru perihal karir. Dan kejadian lain juga menimpa kepada Handriyanti, dia terpaksa harus melakukan proses mutasi pekerjaan pada kantor yang baru live. Tersisalah aku dan Erviana di satu kantor yang sama, namun perpisahan tersebut tak mengerutkan hati kami untuk tetap berkomunikasi dan menjaga tali silaturahmi. Yaa meski terkadang harus mencuri waktu untuk bertemu sekedar ngopi atau bahkan makan siang bersama.

__ADS_1


Usut punya usut tak lama itu kita kedatangan orang baru di perusahaan namanya Rizky. Rizky ini adalah salahsatu rekan baru yang ditempatkan di kantor yang baru, dia perempuan baik. Usianya jauh di atasku namun dia tetap mengganggap sopan bahwa aku dan Erviana adalah kakak seniornya. Padahal dikantor pun tidak ada istilah seperti itu, hanya saja memang dari kita yang membiasakan untuk saling menghargai dan sopan dalam bertutur laku. Istilahnya mati satu tumbuh seribu, hehe. Hilang satu dan muncul lagi penggantinya. Dikantor pun semuanya berjalan lancar, secara keseluruhan pekerjaan juga terhandle dengan baik. Pembagian tugas pun dilakukan secara adil sesuai jobdescnya masing-masing. Aku sebagai rekan kerja yang mampu mengayomi rekan lainnya, diberikan tugas yang sedikit berbeda dari yang lainnya. Dan berangsur berjalannya waktu, aku mampu melewatinya.


Dan hari Minggu pun tiba. Hari libur untuk semua para budak Corporate. Hehe, Rian pun datang ke kotaku untuk mengajakku berlibur ke tempat wisata dikotaku. Kotaku memang terkenal banyak tempat wisata yang indah-indah, dan itu tidak jauh dari perkotaan. Berliburlah aku dan Rian ke salahsatu pantai disini, bertukar cerita ketika duduk bersama disambi angin sepoi-sepoi pantai, sederhana tapi membahagiakan. Sepanjang jalan ketika pulang, aku dan Rian menikmati angin sore. Masya Allah syahdunya. Selesainya liburan 1 hari di kotaku, Akhirnya Rian memutuskan untuk pulang ke kotanya. Sejauh ini aku masih berpikir positif dikarenakan kembali lagi mengenali orang baru dengan karakter yang berbeda memang cukuplah sulit.

__ADS_1


Dan juga, dengan datangnya Rian di hidupku menjadikan aku percaya kembali cinta itu seperti apa dan perwujudannya bagaimana. Aku bersyukur dan selalu berharap hubungan ini semoga tidak berhenti atau sia-sia dan bisa berlanjut hingga ke jenjang pelaminan. Siapa sih yang tidak mau hubungannya berlanjut ke jenjang pelaminan.


Next part 4 ygy:)

__ADS_1


__ADS_2