Perjalanan Itu Seasik Roller Coaster

Perjalanan Itu Seasik Roller Coaster
Part 8


__ADS_3

Pagi ini kotaku hujan. Hujannya gerimis betah hingga membuat rindu sendiri terselip didalam hatiku. Kali ini rinduku berbeda, bukan terhadap Rian, bukan terhadap keluarga Rian, Rindu ini tertuju pada kedua orangtuaku. Satu tahun hidup di perantauan membuatku sakit menahan akan hal itu. Tapi tidak apa-apa, sebab aku disini juga paham betul apa yang harus aku lakukan dan musti akan ada resiko dibelakangnya. Rindu ini masih bisa ku antisipasi dengan cara telfon, atau bahkan sesekali juga aku melakukan video call terhadap kedua orangtuaku. Biar bagaimanapun merekalah yang memberiku izin hingga aku bisa sampai di titik saat sekarang.


Pukul 7 berlalu hujan pun tak kunjung berhenti. Erviana pun menjemputku untuk sama-sama berangkat bekerja. Meski masih gerimis kecil, aku dan erviana menerobos hujan tersebut. Takutnya nanti malah terlambat dan mager mau bekerja. Alhasil tidak terlambat. Hehe entahlah ya, aku dan Erviana ini seperti memiliki kesamaan sifat. Usiaku dan usianya memang tidak jauh berjarak hanya dia satu tahun di atasku. Tapi untuk porsi badan itu berbeda seperti dia adekku dan aku kakaknya. Haha lucu, padahal dia seharusnya menjadi kakakku. Aku dan Erviana baru juga sama-sama kenal ketika aku berkunjung ke kotaku ini. Entah mengapa perkenalan ini menjadi dekat bak saudara perempuan beda ibu. Dia baik anaknya, sedikit cuek tentang percintaan. Berbeda denganku, aku memang dingin namun kalau untuk percintaan ketika memang aku yang feel duluan maka terjadilah hubungan tersebut.

__ADS_1


Gerimis masih terus berlanjut tapi tidak apa-apa lah ya, karena aku dan Erviana pun sudah sampai dikantor. Kita pun bergegas mengerjakan jobdesc masing-masing, dan belum sempat sarapan. Akhirnya pukul 09.00 kita mencari sarapan dulu, di warung depan itu biasanya sarapan gorengan saja. tapi karena ini cuacanya sedang sendu, maka aku dan Erviana memaksakan untuk memesan mie kuah. Hah mantap gaa tuch, hihi


Pesanan sudah datang, dan kita pun segera menyantap makanan tersebut. Sambil sedikit bercengkrama bertukar pikiran tentang pekerjaan hari ini. Bisa dikatakan baru saja kenal, tapi rasa persahabatan ini sudah seperti bertahun-tahun kenal. Masya Allah, patut di syukuri yaa. Lagi dan lagi, sebab rezeki itu bukan melulu tentang uang. Namun rezeki itu bisa berupa di pertemukan dengan orang-orang baik, orang-orang yang memberi support. Jadi selagi masih dikasih kesempatan, dinikmati ygy apapun itu.

__ADS_1


Usai sarapan, aku dan Erviana bergegas kembali kantor. Melanjutkan pekerjaan yang tertunda. Aku pun tak lupa untuk memberi kabar kepada Rian tentang bagaimana hari ini. Tepat bulan ini adalah bulan Juli, dimana bulan ini adalah bulan kelahiran Rian. Aku sebenarnya ingat untuk tanggalnya, dan aku pun sudah mempersiapkan semuanya. Karena jarak yang jauh, lagi dan lagi aku tidak bisa merayakan itu bersama dia. Kukirimkan lah kue dari jauh dan kutitipkan kado untuk Rian. Haha dia pun terkejut menerima itu semua. Karena ulangtahunnya saja sudah terlewat tanggal, haha aku kaget. Kok bisa hal tersebut yang sudah aku persiapkan nyatanya malah salah tanggal. Astaghfirullah aku, wkwk


Selang beberapa Minggu kemudian pasca ulangtahun itu, aku mendapatkan pesan by WhatsApp dari kakak Rian. Kakaknya perempuan namun jauh usianya berbeda dariku, dia sudah menikah dan memiliki seorang anak laki-laki. Aku juga kaget, beliau mendapatkan nomorku tanpa izin dariku, tiba-tiba japri dan menanyakan terkait uang. Aku pun juga bingung, kok menanyakan uang kepadaku. Dan secara perlahan aku mencoba memahami maksudnya itu bagaimana. Ternyata ia punya niatan untuk meminjam sedikit uangku dikarenakan ada suatu hal yang tidak bisa dijelaskan. Aku pun merasa iba, dikarenakan aku juga paham betul ketika seseorang sedang butuh-butuhnya perihal uang. Kuberi pinjamlah uang tersebut, nominalnya memang tidak besar namun cukup untuk jajan keliling pasar malam bersama ayang misalnya. Hehe

__ADS_1


Dan dengan ucapan terimakasih, kakak Rian pun memberi salam terimakasih kepadaku karena aku sudah memberikan bantuan tersebut. Sampai sejauh ini memang semuanya terlihat baik-baik saja, tidak ada kecurigaan suatu apapun itu, bahkan yaa semua setuju-setuju saja.


Lanjut part 9 yes🙌

__ADS_1


__ADS_2