
Tapi hal tersebut, tidak aku ceritakan kepada Rian sendiri. Karena aku takut nanti Rian akan memergoki kakaknya. Aku diam-diam merahasiakan hal tersebut dari Rian. Dua Minggu pasca itu, entah memang kakaknya yang terlepas bicara ketika bersama Rian, entah memang diceritakan oleh kakaknya, Rian pun bertanya kepadaku. Kenapa memberi pinjaman kepada kakaknya, What!
Haha rahasiaku terbongkar. Dan dengan jujur kukatakan, bahwa saat itu kakakmu memang membutuhkan akhirnya kuberi. Kugunakanlah uang kebutuhan sehari-hari untuk meminjamkan kepada kakakmu. Dari penjelasanku itu, Rian memberi saran untuk selanjutnya jika ia meminta atau meminjam jangan diberi. Dengan alasan katanya susah balikin uang, haha ya Allah adek kakak satu ini sepertinya memang tidak akur kalau masalah uang. Aku pun mengiyakan mendengar nasehat dari Rian. Tuh kan lagi dan lagi aku disini benar-benar buta akan cinta, aku percaya begitu saja dengan orang yang aku sayang. Bagaimana tidak? Dia yang aku sayang, pasti tidak akan melakukan hal-hal diluar kendalinya tanpa sepengetahuanku.
__ADS_1
Hal tersebut aku jadikan pelajaran untuk selanjutnya tidak diulangi lagi. Tapi omongan Rian ternyata tidak betul, akhirnya kakak Rian pun mengembalikan uangku sebelum aku menanyakannya. Dikarenakan memang saat itu aku sedang benar-benar butuh uang. Dan respon kakak Rian pun baik, dia memahami betul keadaan seorang anak yang jauh dari orangtuanya. Selalu bersyukur tak pernah lupa juga untuk hal apapun itu yang sudah terjadi hingga di titik ini. Hari demi hari kulalui dengan baik, karir yang baik dan kisah hidup yang menarik bagi diriku sendiri.
Suatu hari aku mendapatkan kabar dari Rumahku asli, ternyata salahsatu kakak sepupuku ingin menikah. Sontak kabar tersebut membuatku terharu dan bahagia. Bagaimana tidak, dia yang usianya lebih muda dariku ternyata sudah menemukan tambatan hatinya. Aku bersyukur sebab ia dipertemukan dengan laki-laki baik dan bertanggungjawab. Dan dengan segala kerendahan dalam diri, aku pun jujur tidak bisa pulang dan menghadiri acara tersebut. Dan mereka pun memaklumi dikarenakan memang jarak yang sangat-sangat jauh serta tidak bisanya mengambil cuti saat itu. Doa jauh pun kuucapkan untuk dia, dia satu-satunya kakak sepupuku yang baik hati, akhirnya menikah. Semoga langgeng dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Aamiin
__ADS_1
Sudah beberapa hari ini aku tak berkomunikasi dengan Rian. Entah hal apa yang menyebabkan itu bisa terjadi. Sepahamku hingga hari ini menyadari bahwa aku dan Rian memang sedang sibuk-sibuknya dalam bekerja. Sehingga untuk komunikasi bertanya kabar saja tidak bisa. Hmm sungguh diluar Nurul. Tapi tidak apa-apa yang terpenting tidak lupa akan tujuan awal menjalin hubungan ini untuk apa. Serta bisa menahan diri dari hal-hal dan godaan. Apalagi hubunganku dengan Rian bisa dikatakan hubungan jarak jauh. Hubungan jarak jauh itu yang terpenting memang komunikasi dan komitmen. Perbanyak sabar, rasanya sudah tak umum jikalau sebuah hubungan memang harus jelas arah dan tujuannya kemana. Semoga aku dan Rian bisa melalui ini semua. Sebab bicara sabar pun semua bisa melakukannya namun tidak semua bisa menjadi sabar seutuhnya.
tungguin part 10 ygy🥰
__ADS_1