
Setelah melihat adik cantik mereka semakin bermuram durja akhirnya Michael dan Daniel memberitahu berita baik yang mereka bawah.
"Apakah sekarang kakak tidak sedang bercanda ?" Tanya Valencia dengan wajah berbinar cerah, ia tampak tercengan dan tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.
Mich dan Daniel saling beradu pandang, tersenyum kecil melihat reaksi Vallencia sebelum akhirNya menganggukan kepala sebagai pertanda jika benar apa yang mereka katakan.
"Tentu saja, lagi pula untuk apa juga kita bercanda." Jawab Michael dengan lengan kekar yang terus mengusap kepala adik - nya Vallencia dengan begitu lembut, merasa gemas sekaligus senang dengan reaksi sih bungsu.
"Yeay, terima kasih." Ucap Valencia kemudian mendaratkan sebuah kecupan di pipi kanan pipi kiri kedua kakak Nya secara bergantian.
Putri bungsu keluarga Lie terus menerus tersenyum cerah, merasa begitu bersyukur mendapatkan dua kakak laki - laki yang seperti superhero. Dan merasa begitu bahagia dengan kabar baik yang diterima.
Melihat senyuman manis yang terus dipancarkan poleh Vallencia, baik Michael maupun Daniel keduanya pun ikut senang dan merasa jika apa yang sudah mereka lakukan adalah sesuatu yang benar.
"Tapi." Ucap Daniel memotong kebahagian Valencia.
"Tapi apa ?" Tanya Valencia dengan penasaran sekaligus dagdigdug.
"Kamu harus ikuti semua peraturan yang akan kakak buat, karena sebenarnya kamu hanya diberikan waktu selama satu bulan untuk bersekolah di sekolah yang sama dengan kakak mu Daniel, setelah itu kamu harus mengikuti homeschooling lagi." Ucap Daniel dengan terpaksa, ia ingin Valencia mengetahui semua dari awal.
__ADS_1
Valencia yang sejak tadi menerbitkan senyum cerah tiba-tiba terlihat sendu, tapi tidak lama kemudian ia langsung saja merubah ekspresinya, mau bagaimanapun iya harus tetap bersyukur dan berterima kasih kepada kedua Kakaknya yang sudah mau membantu ia melihat dunia luar, yah meski hanya sebentar saja.
"Tidak apa ka, satu bulan sudah lebih dari cukup. terima kasih yah." Jawab Vallencia yang kembali ceria dan memeluk kedua kaka - nya secara bergantian.
Apapun yang membuat Vallencia tersenyum cara akan selalu diusahakan oleh kedua Kakaknya, kedua Kakaknya memang sangat memanjakan dirinya dan juga sama sekali tidak pernah membuat Valencia merasa kecewa.
"Apakah kamu mau jalan-jalan ?" Tanya Michael yang merasa suntuk di kamar saja, tidak apa - apa bukan untuk bertamasya sebentar.
"Ehm, tentu saja aku mau." Jawab Valencia bersemangat.
"Daniel, persiapan karena sebentar lagi kita akan jalan-jalan." Ucap Michael kepada adik laki-lakinya.
"Baiklah, kalau begitu tunggu sebentar." Jawab Daniel dan langsung saja berlalu pergi.
Daniel akan mempersiapkan semuanya mulai dari kebutuhan mereka sampai alat transportasi serta tempat mereka akan kunjungin, ia juga meminta beberapa pelayan dan bodyguard untuk ikut bersama.
"Hallo." Ucap Daniel setelah panggilan telepon terhubung.
"Hallo selamat siang tuan muda." Jawab seseorang dari seberang telepon, orang tersebut adalah Mark asisten pribadi dari Daniel.
__ADS_1
"Daniel, hari ini aku akan pergi bersama dengan kakak Michael dan juga adik kesayangan Valencia, tolong bantu aku untuk menyiapkan beberapa hal yang dibutuhkan.
"Baik tuan muda, saya akan mengatur yang lain." Jawab Mark dan setelah itu panggilan telepon langsung terputus.
30 menit kemudian Daniel tersenyum cerah setelah semua kebutuhan dan juga apa yang mereka butuhkan sudah terpenuhi, Daniel berjalan ke arah kamar Valencia untuk menemui sang adik dan sang kakak.
Tok tok tok Daniel tentu saja tidak lupa untuk mengetuk pintu terlebih dahulu. Karena bagaimanapun ia diajarkan untuk tahu sopan santun.
"Masuk." Setelah terdengar suara dari dalam, Daniel langsung saja membuka pintu secara perlahan.
"Bagaimana apakah sudah siap ?" Tanya Michael sang kakak.
"Sudah kak, semuanya sudah siap." Jawab Daniel menganggukan kepala.
"Tapi dimana adikku ?" Daniel karena ia tidak melihat keberadaan sang adik.
" Dia sedang ganti baju tunggu sebentar lagi." Terang Michael.
Karena memang Valencia sedang berganti baju di ruangan khusus dirinya, sehingga Daniel tidak melihat sang adik.
__ADS_1