
setelah Nathan pergi dan ular nya juga sudah di tangani, kami kembali melakukan aktivitas kami secara normal
" Liu Ming kamu dimana " kata ku berbicara melalui telepati
sudah berkali-kali aku memanggil Liu Ming tapi juga tidak ada sahutan
" aduh kemana sih Liu Ming jangan-jangan dia di makan sama ular itu lagi " kata ku ketakutan
" ye emang aku selemah itu apa sampai aku bisa dimakan dengan ular semudah itu " kata Liu Ming yang tiba-tiba muncul dan membuat aku terkejut
" Liu Ming kamu dari mana aja kenapa kamu tiba-tiba menghilang sih dan ada apa dengan mu kenapa kamu terluka? " kata ku saat melihat beberapa luka di tubuh Liu Ming
" ini semua gara-gara manusia itu sangat kasar saat menangkap ku " kata Liu Ming
" hah menangkap mu?, bukannya manusia lain tidak bisa melihat mu? " kata ku merasa bingung
" memang dalam wujud asliku mereka tidak bisa melihat ku tapi dalam wujud penyamaran ku mereka bisa melihat ku, ini semua aku lakukan untuk mu agar kamu bisa dekat dengan Nathan " kata Liu Ming
" apa sih maksud kamu Liu Ming, kamu menyamar jadi apa sampai orang menangkap mu " kata ku
" apa lagi kalau bukan ular " kata Liu Ming
" hah berarti ular yang tadi aku lihat itu, kamu! " kata ku merasa terkejut
" iya, memang nya aku belum bilang ya kalau aku bisa berubah menjadi apapun yang aku inginkan? "
" Belum kamu belum bilang " kata ku
__ADS_1
" aih🤦♀️ aku lupa akan hal itu maaf ya " kata liu ming
" tidak apa sih tapi kenapa kamu berubah menjadi ular sih, aku tuh takut banget sama ular tau gak " kata ku
" justru itu tujuan ku membuat kamu ketakutan dan membuat Nathan berbicara sama kamu, aku berhasil kan " kata Liu Ming dengan pedenya
" memang sih berhasil tapi kamu gak usah melakukan itu, biar hubungan kami berjalan apa adanya saja lagi pula gara-gara ini kamu jadi terluka kan " kata ku merasa khawatir
" tidak apa luka ini aku bisa menyembuhkan nya dengan kekuatan ku, lihat nih " kata Liu Ming sambil menunjukkan bagaimana dia menghilangkan luka di tubuh nya itu
saat itu aku melihat ada cahaya berwarna putih yang mengelilingi Liu Ming dan cahaya itu membuat luka yang ada di tubuh Liu Ming hilang
" wah hebat sekali apa itu sudah tidak sakit? "
" tidak "
saat aku berbincang dengan Liu Ming tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 sudah waktunya untuk pulang tapi saat hendak pulang ke rumah tiba-tiba Liu Ming menghentikan aku
" memang kenapa? " kataku bingung
" bukannya kamu bilang kamu mau ke gua itu, bagaimana kalau kita ke sana sekarang juga " kata Liu Ming
" kamu yakin, ini udah mau sore dari sini ke sana jaraknya jauh kita sampai di sana bisa jadi malam, mending besok aja deh " kata ku
" gak bisa, besok kamu harus sekolah kan? " kata Liu Ming
" oh iya juga, tapi kalau sekarang mungkin kita akan sampai di sana malam, belum lagi mencari letak goa itu " kataku berusaha menyakinkan Liu Ming untuk tidak pergi hari ini juga
__ADS_1
" gak bisa aku harus ketemu tetua ku, dan aku gak bisa pergi sendiri karena aku sudah melakukan kontrak dengan mu jadi aku gak bisa berada di tempat yang jaraknya sangat jauh dari mu kecuali kalau hanya beberapa meter saja masih bisa " kata Liu Ming
" kontrak?, kapan kita melakukan kontrak? " kata ku bingung
" saat aku membawa kamu ke masa sekarang, dari sana kita sudah melakukan kontrak, jadi tolong lah aku hanya bisa mengandalkan mu " kata Liu Ming
" memang kenapa kamu pingin ketemu dengan tetua mu? " kata ku
" ada yang aneh dengan kalung itu aku harus bertanya kepada tetua ku dulu " kata Liu Ming
" baik lah ok, tapi kita naik apa kesana? "
" apa kamu bisa mengemudi mobil? " kata Liu Ming
" bisa memang kenapa? "
" bagus cepat cari tempat sepi " kata Liu Ming
setelah itu aku pun mencari tempat yang benar-benar sepi dan tidak ada orang di sekitar nya, setelah lama mencari akhirnya aku menemukan nya
" bagus, langsung saja " kata Liu Ming sembari menjauh dari ku
aku bertanya-tanya ada apa sebenarnya dengan Liu Ming kenapa dia menjauh, tapi tiba-tiba wush muncul sebuah mobil putih yang menakjubkan
" wah Liu Ming ini kamu kah? " kata ku
__ADS_1
" iya cepat naik, tapi kamu harus mengemudi sendiri " kata Liu Ming
wah aku benar-benar takjub dengan apa yang baru saja aku lihat ternyata tidak hanya hewan dia juga bisa mengubah dirinya menjadi kendaraan, tanpa berlama-lama akhirnya aku melajukan mobil itu.