Perjalanan Waktu Sofia

Perjalanan Waktu Sofia
Drama yang gak ada habisnya


__ADS_3

" maaf tuan saya benar-benar tidak menyadari keberadaan tuan di sini, mari tuan silahkan masuk " kata ayah


" seharusnya sebelum anda menyuruh saya masuk anda selesaikan dulu urusan keluarga anda " kata tuan itu


" ahh baik tuan.Sofia, Bella cepat kalian masuk ke dalam kamar kalian masing-masing setelah ini selesai nanti kita akan lanjut lagi " kata ayah kepada kami


" baik ayah " kata ka Bella dengan nada lembut, mungkin itu karena dia terpesona dengan ketampanan pria itu.


" maaf ayah aku juga sedang ada tamu jadi aku gak bisa masuk ke dalam kamar " ujar ku


" siapa itu? " tanya ayah


Pak Kenji yang dari tadi melihat pertengkaran kami dari dalam mobil akhirnya keluar


" pak maaf kan atas hal tadi, saya benar-benar minta maaf " kata ku Sambil membungkuk kan badan ke arah pak Kenji


" iya tidak apa-apa " jawab pak Kenji


" ayah perkenalkan ini adalah pak kenji salah satu guru di sekolah ku " kata ku


" wah Senang bisa bertemu dengan anda pak, terimakasih sudah membimbing Sofia, ahh iya silahkan duduk dulu pak. maaf saya ada tamu dulu " ujar ayah


" Kenji, kamu Kenji kan? " kata tamu ayah itu


Awalnya pak Kenji hanya diam sambil menatap ke arah tamu itu selama beberapa menit


" ya ampun Max Marco ini kamu? " ujar pak Kenji


" iya lah masa kamu sudah lupa sih sama temen sendiri " kata pak Max


" emm tuan kalian saling kenal? " tanya ayah


" iya Max ini teman masa kecil saya " kata pak Kenji


" wah syukur deh kalau kalian bisa bertemu di sini, apa kalian ingin mengobrol lebih dulu di sini " kata ayah


" ahh tidak usah kalian ada urusan bisnis kan, kalian bisa dahulu kan itu, lagi pula saya ingin berbicara dengan Sofia " kata pak Kenji


" ok baiklah " jawab ayah


Gak lama kami pun masuk kedalam ruangan kami masing-masing


" Sofia kamu bantu ibu dong nih siapin makanan untuk tamu " panggil ibu dari dapur


" ahh seperti nya saya di panggil, saya permisi dulu ya pak " kata ku


" oh iya Sofia santai saja " kata pak Kenji


" Sofia buruan ih lelet banget sih kaya siput" teriak ibu lagi


" iya bu ini Sofia sedang jalan " sahut ku


" ya ampun jalan nya gak bisa lebih lambat apa hah, udah sono kamu bawa ini ke ruang kerja ayah" kata ibu


" ibu kenapa gak aku aja sih bu, aku kan pengen liat tamu ayah juga " kata ka Bella


" ih diam kamu, udah biar Sofia aja. udah sono cepat nunggu apa lagi " kata ibu

__ADS_1


Akhirnya aku pun jalan ke ruang nya ayah dan gak lupa juga menyajikan makanan dan minuman untuk pak Kenji


" ih ibu apa sih, bukan kasih ke aku aja tadi mah biar aku bisa menggoda cowok tampan itu kan" kata ka Bella


" udah kamu diam aja, apa kamu gak tau kalau ayah sedang ada tamu di ruang kerja nya gak boleh ada yang masuk kecuali emang udah di suruh sama ayah mu itu, kalau tadi ibu kirim kamu ke sana bisa-bisa kamu di omelin sama ayah kamu " ujar ibu licik


" oh begitu ya bu, hihihi kita akan melihat tontonan menarik nih " tawa kakak


Sedang kan itu pak Kenji yang dari tadi ada di ruangan sebelah pun mendengar pembicaraan mereka, dan berusaha membantu Sofia dengan mengechat temannya itu untuk minta minum. Alhasil saat Sofia masuk pun dia tidak di omelin oleh ayahnya melainkan di puji karena telah membawakan minuman di saat yang tepat.


Hal itu pun justru membuat kakak dan ibu merasa kesal dengan nya. Setelah beberapa jam akhirnya ayah dan tuan Max pun selesai dalam berbicara kini tuan Max datang menghampiri aku dan pak Kenji untuk mengobrol dengan pak Kenji.


" jadi gimana nih Max kamu masih akan pulang ke Jerman atau kamu akan menetap di Indonesia " kata pak Kenji


" sepertinya aku akan menetap di Indonesia deh, aku ingin menemukan belahan jiwa ku yang hilang " kata tuan Max


" ahh aku pikir kamu sudah menyerah untuk mencarinya, ternyata sampai sekarang kamu masih mencarinya ya " kata pak Kenji


" iya karna dia itu sangat penting bagi ku, walaupun saat ini aku memiliki yang lain tapi tetap aja akan berbeda, aku tidak tau apakah di luar sana dia baik-baik saja atau tidak? " kata tuan Max


Aku yang dari tadi ada di sana mendengar kan percakapan mereka, aku pikir tuan Max sedang mencari kekasih nya yang hilang


" oh iya Max aku permisi dulu ya aku mau berbicara dengan ayah dari murid ku dulu " ujar pak Kenji


" wah kamu jadi guru ken sekarang? " tanya pak Max


" iya ceritanya panjang nanti aku ceritakan ke kamu deh " kata pak Kenji sambil melaju pergi


" pak tunggu " teriak ku menghentikan langkah pak Kenji


" ya Sof " jawab pak Kenji


" hahaha udah kamu diam di sini dulu aja temenin pak Max dulu ya " kata pak Kenji


" baiklah " jawab ku


Gak lama pak Kenji sudah keluar dari ruangan kami, dan karna pak Kenji sudah keluar aku merasa sangat canggung dengan tuan Max


" jadi kamu muridnya Kenji ya? " tanya pak Max


Aku yang dari tadi nunduk saja kaget mendengar pertanyaan dari tuan Max, karna aku gak biasa menghadapi tamu ayah apalagi aura orang ini benar-benar aura seperti orang yang susah di dekati


" emm iya pak " jawab ku singkat


" kenapa kamu nunduk terus sih, apa saya begitu menakutkan " tanya nya


" tidak pak " kata ku refleks langsung menatap nya


Aku hanya sanggup menatapnya beberapa detik saja setelah itu aku kembali nunduk lagi


" Haha ( tawa pak Max tipis ) kamu ini sangat unik ya " ujar nya


aku hanya bisa semakin menunduk malu


" ngomong- ngomong mata mu itu istimewa ya" kata pak Max


" emm terimakasih pak " jawab ku

__ADS_1


" tapi dari mana kamu mendapatkan mata itu, sedangkan tuan Hendri dan keluarga nya memiliki mata yang hitam " tanya pak Max


Saat itu kebetulan sekali, entah kebetulan atau emang ka Bella menguping dari tadi. Dia langsung masuk dan berkata


" aiya tentu saja beda kan dia bukanlah keluarga kami " kata ka Bella sambil menghampiri pak Max dan duduk di sebelah nya


" Sangat tidak sopan sekali ya kamu menguping pembicaraan orang " marah pak Max


" ahh saya bukannya mau menguping tapi kebetulan sekali saya ingin masuk jadi saya mendengar nya deh, maaf kan saya ya " kata ka Bella


" ahh sudahlah lupakan saja, tadi kamu bilang apa dia bukan keluarga kamu apa maksudnya itu " kata pak Max


" iya dia itu hanya anak pungut yang di pungut ayah di tempat sampah " kata ka Bella


" kakak jaga ucapan mu, aku memang anak pungut tapi ayah gak mungut aku dari tempat sampah " bentak ku


" aiya anak pungut ini marah, maaf ya tuan dia itu emang suka gak mau mengaku kalau dia anak pungut biasalah anak pungut bau sampah yang ingin jadi Putri ya gitu " kata ka Bella


Saat ka Bella mengatakan itu pak Max melirik ke arah ku dan melihat aku sangat jengkel akan hal itu


" sudah cukup saya tidak suka mendengar ocehan mu itu, mungkin justru ayah kamu itu yang mungut mulut kamu di tempat sampah, hingga tidak ada sopan santun nya sama sekali. saya sudah tidak mau melihat kamu tolong kamu keluar dari ruangan ini atau saya yang pergi " ancam pak Max


Dengan muka kesal ka Bella bangun dari tempat duduknya. Tapi saat dia bangun entah di sengaja atau tidak dia menjatuhkan gelas yang berisi air ke baju pak Max alhasil baju pak Max pun jadi basah dan kotor.


" astaga apa yang kamu lakukan sih apa kamu gak punya mata atau kamu emang sengaja menumpahkan air ini ke baju saya " bentak pak Max kepada ka Bella


Dengan keributan yang terjadi di ruang tamu membuat ayah, ibu, dan pak Kenji datang ke sini


" ya ampun tuan saya minta maaf saya benar-benar tidak sengaja " kata ka Bella sambil mengelap baju pak Max dan pura pura menangis


" sudah hentikan gak usah pegang-pegang saya " bentak pak Max dan langsung menyingkirkan tangan ka Bella dari badan nya


" tuan maaf kan atas kecerobohan anak saya ya, apa tuan ingin ganti baju dulu saya bisa meminjam baju saya kepada tuan " kata ayah


" tidak usah lebih baik saya pulang saja " kata pak Max


" Max kamu ke rumah ku dulu saja ya, nanti aku akan menyiapkan baju untuk kamu " kata pak Kenji


" baiklah " sahut pak Max


" ya sudah pak Hendri saya dengan Max pamit undur diri dulu ya " kata pak Kenji


" i..iya pak Kenji terimakasih banyak, tuan sekali lagi saya minta maaf ya " kata ayah sambil membungkuk kan badan nya ke arah pak Max


" pak Hendri tadi yang saya sampaikan tolong anda urus dengan adil ya " kata pak Kenji


" baik pak " jawab ayah


akhirnya pak Kenji dan pak Max pun pergi dari rumah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**pengenalan tokoh


- Max Marco adalah seorang pengusaha sukses yang memiliki perusahaan di segala penjuru dunia, banyak orang yang menginginkan untuk kerja sama terhadap perusahaan nya termasuk ayah nya sofia. Max** adalah orang yang tegas dalam berbisnis dan dalam mengurus keluarga nya, dia juga orang yang sangat peka dalam hal apapun. bisa di bilang Max ini sangat di Gandrungi para gadis tapi sampai detik ini belum juga ada yang bisa memikat hati Max


__ADS_1



hayo kalau kalian ingat ada loh tokoh yang marga nya juga Marco, kira kira siapa ya apa kalian ingat? 😁🤫


__ADS_2