Perjalanan Waktu Sofia

Perjalanan Waktu Sofia
Perdebatan Lagi


__ADS_3

Setelah semua yang di alami disini, akhirnya aku pun di antar pulang oleh Nathan


" emm Sofia " panggil Nathan


" ya ada apa Nat " kata ku sambil menengok kebelakang karena saat itu aku jalan lebih dulu dari Nathan


" aku bingung deh "


" bingung kenapa ? " tanya ku


" itu... apa benar kamu yang telah mendiagnosa nenek, bukan orang lain? " tanya Nathan


Aku yang dari tadi tenang aja karena aku pikir kebohongan ku ini berhasil, tapi malah di bahas lagi dengan Nathan yang membuatku keringat dingin tapi di situ aku berusaha untuk tenang.


" iya kok Nat itu aku yang mendiagnosa " kata ku dengan nada yang sedikit terbata


" apa kamu yakin Sof ? " tanya Nathan lagi


" iya loh aku yakin, lagi pula aku gak ada niatan untuk sakiti nenek kamu kok " kata ku


" aku paham, tapi siapa makhluk kecil yang bersama mu itu? " tanya Nathan


Seketika mataku melotot mendengar hal itu


" apa sih Nat jangan suka nakutin deh, gak lucu tau " ujar ku


" aku lagi gak bercanda Sof, wong kamu juga ngajak dia ngobrol, dan saat kamu lagi periksa nenek kamu kaya ngeliatin dia terus, tapi dia yang sibuk kesana kemari " jelas Nathan


" apa... ahh gak mungkin kamu masih ngantuk ya Nat? " kata ku


" aku tidak lagi ngantuk Sofia aku serius! " kata Nathan dengan wajah serius dan melakukan penekanan di dalam kata serius itu


" a...anu i... itu, aku tidak tau " sangkal ku terus menerus, hingga Nathan menyerah dan tidak menanyakan hal itu


" bagaimana mungkin Nathan bisa melihat Liu Ming dan tetua sedangkan aku bisa melihat mereka itu juga karena di bantu sama kalung ini " kata ku sambil memegang kalung itu.

__ADS_1


Saat kami hendak sampai di parkiran mobil tiba-tiba pak Kenji berlari menghampiri kami


" Nathan, Sofia tunggu " kata pak Kenji sambil berlari ke arah kami


Sontak saja kami pun menghentikan langkah kami


" ada apa ka? " tanya Nathan


" Nathan sudah biar kakak saja yang mengantar Sofia pulang kakak lupa kalau ada beberapa hal yang harus kakak urus dan itu juga melibatkan Sofia, jadi biar kakak saja ya yang mengantar sofia pulang " ujar pak Kenji


" oh baiklah ka " jawab Nathan, kemudian Nathan pun pamit kepadaku untuk kembali masuk kedalam rumah


( mungkin ada yang menanyakan kenapa Sofia gak pergi ke gym padahal hari libur?, jadi guys ini tuh libur nya bukan karna hari minggu tapi tanggal merah ya )


" Sofia gak apa kan kalau saya antar kamu pulang " tanya pak Kenji


" tidak apa kok pak, justru saya mau tanya memang nya ada urusan apa ya pak hingga bapak harus mengantar saya pulang? " tanya ku


" aih kamu nih masih muda kok udah pikun, kan saya janji sama kamu untuk menyelesaikan masalah yang kamu hadapi kemarin di sekolah" jelas pak Kenji


" memang kita gak akan ketemu sama orang yang ngambil hp kamu tapi kita kan bisa ketemu sama orang yang merusak sepeda kamu itu " kata pak Kenji


" maksud bapak itu, kakak saya? " tanya ku


" ya iyalah siapa lagi " jawab pak Kenji


" ya sudahlah ayo kita langsung pergi saja " kata pak Kenji mengajak aku untuk menaiki mobilnya


...----------------...


Sesampainya di rumah, ayah sudah terlihat di depan pintu rumah menunggu ku datang dengan cemas


" ayah " panggil ku


" Sofia kemana aja kamu, kenapa kamu baru pulang sih " tanya ayah cemas tapi ada sedikit rasa marah nya juga

__ADS_1


" heh tau jalan pulang juga kamu ya ternyata, aku pikir kamu gak akan pulang-pulang" kata ka Bella yang langsung menghampiriku saat dia tau aku sudah pulang


" tentu saja aku ingat jalan pulang toh ini kan juga rumah aku " sahut ku


" heh rumah kamu, mimpi aja kamu, kamu tuh hanya numpang di rumah ini doang tau gak, jadi sewaktu-waktu kamu harus pergi dari sini " kata ka Bella


" apa apaan kamu tuh Bel jaga sikap kamu itu ya, kamu dan Sofia itu keluarga ini juga termasuk rumah Sofia " bela ayah


" ahh kesel aku sama ayah selalu saja membela anak kesayangan nya itu, padahal dia itukan hanya anak pungut saja, sudah seharusnya dia itu kembali ketempat asalnya yaitu Tempat Sampah " kata ka Bella


" Bella " teriak ayah yang sudah sangat marah dengan omongan dari ka bella


Aku yang melihat ayah sangat marah seperti itu dan mendengar omongan ka Bella yang tidak seperti manusia itu di tambah dengan kejadian yang terjadi di sekolah, membuat ku sangat marah dan tidak bisa menahan diri lagi


" plak ( menampar wajah ka Bella ) udah cukup ya ka selama ini aku diam aja loh dengan sikap kakak, tapi semakin aku diam kenapa kakak semakin ngelunjak sih " kata ku dengan penuh emosi


" beraninya lo nampar wajah gue, siapa lo yang berhak nampar wajah gue lo pikir lo hebat apa karna ayah selalu ada di pihak lo hah " kata ka Bella marah


Dengan kebencian nya yang lagi tak terbendung ka Bella pun melayang kan tangannya ke arah ku, saat ka Bella melayangkan tangan nya tiba-tiba ada suara tepuk tangan dari arah belakang ku, aku pikir itu adalah pak Kenji tapi ternyata aku salah.


Saat itu yang berdiri di sana adalah seseorang pria tampan yang gagah dan terlihat sangat berkelas, pria yang memiliki rambut hitam yang sangat indah dan terurus dan mata yang memancarkan cahaya berwarna hijau, dia adalah pria yang bisa membuat setiap wanita jatuh cinta saat pertama kali melihatnya.


" bagus sekali jadi anda mengundang saya untuk melihat drama dari keluarga mu ini " ucap pria itu kepada ayah


" tuan max anda sudah datang, maaf kan saya atas kekacauan yang terjadi ya" kata ayah terhadap pria itu


......................


Aih siapa pria itu ya kira-kira?


kenapa ayah sangat hormat dan takut dengan pria itu?


Akankah dia menjadi saingan Nathan atau justru dia akan menjadi musuh dari Sofia dan membantu Bella dalam melakukan hal jahat nya?


Siapa pun itu yang pasti bila kalian penasaran kuy lah pantengin terus kisah dari Sofia

__ADS_1


di jamin kalian gak menyesal deh😘😘


__ADS_2