
Di sebuah Ruang Tamu nampak sepasang keluarga yaitu keluarga pak Rama setiawan serta istrinya Diana kartika,dan Keluarga Pak Hartono wijaya serta istrinya Saraswati.Mereka sedang berbincang bincang.tak lama kemudian pak Rama Berencana ingin menjodohkan putranya Dika Setiawan dengan putri Pak Hartono Rina wijaya.
"Anak-anak kita sekarang sudah tumbuh dewasa bagaimana jika kita menjodohkan mereka"saran pak Rama
"Ide yang bagus,Aku setuju dengan perjodohan ini kita bisa menjadi sebuah keluarga yg bahagia"saut pak Hartono
"Tapi bagaimana jika mereka tidak setuju"ucap buk saras.
"Tidak ada jalan lain,selain memaksa mereka sampai mau"Tegas Pak Rama
"jika di paksa nanti pernikahan mereka tidak bahagia"saut buk Diana
"perlahan-lahan cinta akan muncul dengan sendirinya"jelas pak Hartono
"Baiklah kalau begitu kami pulang dulu"pamit pak Rama
***Dirumahnya Dika
Sesampainya dirumah Pak Rama dan Istrinya sedang berbincang-bincang sambil menunggu anaknya pulang kerja.
"Hay Ma Pa"ucap dika sambil menyalami orang tuanya
"Dika ada yang ingin papa bicarakan"ucap Pak Rama.
"Ada Apa Pa,kayaknya serius banget"ucap Dika penasaran.
"Papa Ingin menjodohkan kamu dengan anak teman papa,anaknya baik dan mandiri"jelas pak Rama
__ADS_1
"APA!!,Papa Sama Mama ga bisa gitu dong,Dika bisa cari jodoh sendiri"bentak Dika Marah.
"yaudah kalo kamu ga mau,mama bunuh diri aja!!" kata buk Diana sambil menangis
"ma,jangan gitu"bujuk dika.
"mama ga akan bunuh diri asalkan kamu mau menikah sama Rina!.Paksa buk Diana
"huh, baiklah" ucap dika yg terpaksa menuruti kemauan orang tuanya
**dirumahnya rina
pak Hartono dan istrinya sedang makan malam bersama sambil menunggu anaknya pulang dari rumah salsa temen Rina..tak lama kemudian Rina pun pulang.
"malam,mi pi"ucap Rina smbil menyalami kedua orang tuanya
"udah mi,Rina ke kamar dulu ya ngantuk nih"ucap rina sambil menguap
"ada apa sih pi"ucap Rina cemberut
"papi ingin menjodohkan kamu dengan anak teman papi namanya dika.
"papi ini bercandanya kelewatan deh,Rina kan masih kuliah pi"ucap rina kesal
"kamu masih bisa melanjutkan kuliah setelah menikah nanti,pokoknya kamu harus menikah dengan Dika!"ucap Pak Hartono.
"iya pi"ucap rina sambil menangis
__ADS_1
Rina hanya bisa menangis dan tidak bisa berbuat apa apa selain menyetujui perjodohannya dengan Dika karna Rina tak pernah selalu menuruti apa pun yg di perintahkan orang tuanya dia tau itu pasti yang terbaik.
kring...kring..bunyi handphone pak Hartono
"Hallo Ram"ucap Pak Hartono
"Dika sudah setuju"ucap pak Rama
"Rina juga sudah setuju pak"ucap pak Hartono
"baguslah,besok pagi Dika akan menjemput Rina ke butik untuk memilih baju pengantin"ucap pak Rama.
***
keesokan paginya Dika sudah bersiap siap ingin menjemput Rina.Di perjalanan Dika memikirkan apakah akan bahagia menikah tanpa saling mencintai.tak lama kemudian Dika sudah sampai di depan rumah Rina,
bel berbunyi......bik sum pembantu Rina segera membuka kan pintu
"silahkan masuk tuan"ucap bik sum
di ruang tamu itu nampak Pak Hartono Buk Saras dan anak bungsunya dina
"pagi om,tante"ucap Dika sambil bersalaman
"apakah dia Rina yg akan di jodohkan dengan ku,masih kecil sekali"ucap Dika dalam hati sambil melihat ke arah dina yg di sangkanya Rina
"Din,panggilin kakak kamu tuh kasian kan Rama sudah lama menunggu"ucap buk saras
__ADS_1
"baiklah mi"ucap dina sambil menuju ke kmr kakaknya
"untung saja bukan dia"ucap Dika bersyukur.