
📲" Halo Rin" ucap Tania
📲" Ada apa Tan? "tanya Rina
📲" yaelah cuma nelpon aja ga boleh"ucap Tania
📲"hahaha boleh kok, apa sih yang ga buat kamu"ucap Rina
📲" Halah pret bullshit"ucap Tania
📲" hahaha, BTW kamu ngapain nelpon aku? "tanya Rina
📲" Gimana kabar kamu Rin tadi Aldo bilang kalau kamu di rumah sakit" ujar Tania
📲" kabar Aku benar-benar baik tahu enggak aku hamil" ucap Rina
📲" seriusan kamu enggak bohong kan rin, wah ga nyangka aku bakal jadi tante"ucap Tania
📲" Ya enggaklah , aku tuh Seneng banget Setelah sekian lama aku ingin mempunyai anak dan akhirnya sekarang terkabul juga"ucap Rina
📲" Selamat ya Rin jaga kandungan kamu baik-baik"ujar Tania
📲" ya udah ya aku tutup dulu telponnya soal nya di sini ada orang tua dan mertuaku"ucap Rina
📲" oke bye bye bu hamil"ucap Tania
panggilan terputus
Aldo menatap bingung kepada Tania wajah Tania sangat cerah sekali
__ADS_1
"kenapa yang? siapa yang hamil? kandungan mksdnya? " tanya Aldo heran
"Rina hamil Al" ucap Tania
"kamu seriusan? " tanya Aldo
" emang aku pernah bohong? "tanya Tania
" pernah, waktu lagi ngambek di tanya jawab nya gapapa"ucap Aldo
"udah ah kamu nyebelin, mending kamu telpon polisi sekarang supaya polisi nangkep tuh Rina palsu" ucap Tania
"baik lah, tapi" ucap Aldo
"tapi apa? " tanya Tania
Aldo menunjuk bibir nya sendiri,Tania paham apa yang Aldo maksud tapi dia pura pura tidak tau, karna sebelum nya dia tidak pernah berciuman bibir
"kamu ga tau yang? " tanya Aldo
"ga" ucap Tania singkat
tanpa aba aba Aldo mendekatkan wajahnya ke wajah Tania,
Aldo mau ngapain ya? duh kenapa jadi degdeg kan gini ya. batin Tania
cup
Aldo mencium bibir Tania, Tania membulatkan matanya tidak percaya, perlahan lahan Aldo memasukkan lidahnya kedalam mulut Tania, Tania hanya diam mematung tidak membalas dan tidak menolak, karna tidak ada penolakan dari Tania, Aldo semakin bersemangat
__ADS_1
Aldo mulai meraba dada Tania,Tania hanya diam mematung, Aldo merem*s dada Tania
aaghhh uhh akh
Mulut Tania mulai mengeluarkan desahan
"Aldooo! " teriak Dika dari lantai atas
Aldo menghentikan aksi nya, Dia sangat kesal karna Dika menganggu momen indahnya
"maafkan aku, aku tidak bisa menahan diri, aku ke kamar Dika dulu, kamu tunggu di sini" ucap Aldo
Tania hanya mengangguk pelan
oh tidak apa yang tadi telah kami lakukan astaga kenapa aku tidak marah? kenapa aku malah menikmati nya padahal itukan ciuman pertama ku, kenapa aku jadi begini sih, tapi rasanya enak ups ngomong apaan sih kamu Tania. batin Tania
_______________
Dika mengikat Nana dan mengurung nya di dalam kamar, karna Dika takut jika Nana melarikan diri
"kenapa dik"tanya Aldo
" cepat Panggil polisi sekarang aku tidak mau dia berlama-lama di sini Aku ingin dia merasakan hal yang lebih menyakitkan dari yang telah dia perbuat kepada istriku"ucap Dika
"baiklah" ucap Aldo
Aldo segera menghubungi polisi
"Dika aku mohon lepaskan aku" ucap Nana
__ADS_1
"hahahah mudah sekali kau berbicara nona, kau sudah membuat istri ku menderita, untung saja istri dan calon anak ku selamat, jika tidak aku akan membunuhmu, tapi karna istri dan anak ku selamat, aku sedikit berbaik hati kepadamu hanya menjebloskan mu ke penjara saja" ucap Dika
" aku mohon tolong lepaskan aku aku berjanji tidak akan melakukan kesalahan ini lagi Aku melakukan ini karena dirinya sendiri dia telah melukai adik ku hingga adik ku cacat seumur hidup! "ucap Nana mulai terbawa emosi