
"hay bro,bangun la dik,kamu ga kasihan sama Rina dia kerjaan nya nangis terus,dia tidak berselera makan,karna kamu ga sadarkan diri,ayolah bangun demi Rina dik,kamu bilang kamu cinta kan sama dia"ucap Aldo mencoba berbicara dengan Dika,
dia yakin Dika mendengarnya walaupun Dika tidak bisa menjawab
"kamu kapan bangun dik,kamu ga kasihan sama aku gantiin semua kerjaan kamu,dari mulai kerjaan kantor,kerjaan rumah,kamu mau juga aku gantikan kamu di sisi Rina"ucap Aldo
Tania mencubit perut Aldo
"aww sakit,aku kan hanya bercanda,aku juga mau di sisi kamu bukan di sisi Rina"ucap Aldo menggoda Tania
Tania hanya diam malu malu
"eh ada Rina"ucap Aldo segera berdiri
Rina hanya menatapi Suaminya
-----
sudah 2 minggu Dika belum sadarkan diri,Rina masih setia,menemani Dika mengajak ngobrol Dika
"mas,bangun aku kangen,mas juga kangen kan sama aku,bangun mas"ucap Rina masih dalam isak tangisnya
Dia memeluk erat tubuh suaminya itu
Mata Rina berbinar saat melihat tangan Dika bergerak,Rina langsung memanggil dokter
"dok gimana keadaan Dika"Tanya Rina
"tanggannya bergerak tanda dia merespon perkataanmu terus ajak dia mengobrol dia mendengar apa yang kau katakan,mungkin sebentar lagi dia akan sadar,saya permisi"ucap Dokter
Rina tersenyum melihat suaminya itu
"mas lihat,mas sebentar lagi akan sadar,aku rindu kamu mas,rindu saat Kita jalan bersama,saat kita bercanda bersama,mas tau ga kemarin sebenarnya aku sengaja cuekin kamu,karna aku ingin buat rencana untuk ulang tahunmu"ucap Rina
__ADS_1
keesokkan paginya Rina terbangun dia melihat Dika yang pelan pelan membuka matanya
"mas kamu,kamu sudah sadar"ucap Rina
Rina langsung memanggil Dokter,dan menghubungi semua keluarga nya,Dia merasa sangat senang melihat suaminya sudah sadar
"syukurlah,suami ibuk sudah sadar"ucap Dokter
"mas,mas"ucap Rina memeluk Erat tubuh Dika
Dika tidak merespon pelukan Rina
"ka-kamu sia-si-apa?"tanya Dika
"aku,aku Rina istri kamu mas"ucap Rina
"Na-din,aku rin-du kamu"ucap Dika masih terbata bata
"maaf buk,pak Dika kehilangan ingatan nya selama 2 tahun ini,dia hanya akan ingin kejadian 2 tahun sebelumnya"ucap Dokter itu
Rina menutup mulutnya dengan tangannya ,dia tidak percaya dengan semua ini,Rina telah lama menunggu Dika sadar,tapi dika tidak mengingatnya,Yang lebih menyakitkan bagi Rina adalah,Dika mengingat Mantan nya
Hati Rina seakan patah,Dia senang karna suami nya sudah sadar,tapi dia juga sangat sakit melihat nasib nya sekarang ini
"mama papa"panggil Rina
orang tua Dika menghampiri Dika,memeluk erat tubuh anaknya itu,dia sangat bersyukur melihat anaknya sudah sadar dari tidur panjangnya
"mama,papa"panggil Dika
"iya Dika"ucap kedua orang tuanya
"mana Nadin ma,Nadin selama Dika koma,dia selalu mengajak dika mengobrol ma,tapi kenapa saat Dika sadar dia tidak ada di sini"tanya Dika
__ADS_1
Mata buk Diana menghadap ke arah Rina,Rina hanya menundukkan kepalanya
"ma,mana Nadin aku ingin bertemu dengannya"ucap Dika
"sayang,kamu sama Nadin sudah lama berpisah,sekarang kamu sudah menikah sama dia,dia Rina istri kamu"ucap Buk Diana
"hah ga ga mungkin ma Nadin selalu mengajak Dika mengobrol setiap hari"ucap Dika
"aaaah"kepala Dika merasa sakit
Rina segera bangkit dan memanggil Dokter
---
Rina mengajak semua anggota keluarga nya berkumpul di luar ruangan inap Dika
"aku minta sama semuanya,anggap saja semuanya yang ada di 2 tahun lalu,dan jangan paksa Dika mengingat semuanya itu,karna itu akan menganggu kesehatannya,aku ingin Dika sepenuhnya sembuh,aku mohon tolong rahasia kan semua ini,Dan Aldo tolong carikan Dimana pun Nadin berada"ucap Rina
Semuanya hanya diam menggelengkan kepala,mereka semua tau apa yang Rina rasakan saat ini
"tapi rin,kamu"ucap Aldo
"tidak usah hiraukan al,aku mohon"ucap Rina memohon
"baiklah"ucap Aldo
Rina memeluk tubuh buk saras dengan erat
"anak mama harus kuat ya,kamu harus bersabar ya sayang ya"ucap Buk saras menenangkan Rina
"maafkan papa ya rin,seperti nya saat ini kamu tidak akan tinggal bersama Dika dulu,kamu biarlah tinggal di rumah kamu berdua dengan Dika,dan Dika akan tinggal sementara waktu di rumah papa"ucap Pak rama
"iya pa tidak masalah,aku rela menahan semuanya suapaya Dika sembuh total"ucap Rina
__ADS_1