PERJODOHAN BERAKHIR BAHAGIA

PERJODOHAN BERAKHIR BAHAGIA
Episode 33


__ADS_3

Hari ini Dika sudah mulai berkerja kembali


"hey bro udah sehat? " tanya Aldo


"udah" jawab Dika singkat


Dika termenung entah kenapa pikiran nya kacau dia merasa cemas kepada istrinya


kenapa dari tadi firasat ku tidak enak ya. batin Dika


"kenapa dik? " tanya Aldo


"aku khawatir dengan istriku" ucap Dika


Aldo terkejut mendengar Dika mengucapkan kata istri


hah Dika sudah mengingat semuanya tapi tidak mungkin apa dia menikah dengan Nadin oh tidak. batin Aldo


"istri? " tanya Aldo


"ya Rina istriku,firasat ku tidak enak" ucap Dika


"coba kamu telpon dik" ucap Aldo


Dika menelpon Rina berkali kali tapi tetap saja tidak ada jawaban sama sekali, Dika merasa khawatir tidak biasanya Rina tidak menjawab telponnya


Dika mengacak ngacak rambutnya sendiri


Rina kamu dimana sayang batin Dika


"kau kenapa kusut sekali" ucap Aldo


"ntahlah aku sangat mencemaskan istriku, dari tadi dia tidak mengangkat telpon ku" ucap Dika


"kau pulang saja sekarangkan sudah waktunya dia pulang kuliah,danaku akan mengerjakan pekerjaan mu" ucap Aldo


"kau benar benar teman yang baik,aku akan melipat gandakan gajimu" ucap Dika senang


Aldo hanya menggelengkan kepala melihat tingkah laku Dika seperti anak remaja yang sedang jatuh cinta


sebelumnyaaa


Rina dkk sedang berlanja bersama di Mall bersama, mereka bersenang senang tertawa gembira

__ADS_1


"Senangnya bisa menghabiskan waktu bersama lagi"ucap Rina


"bilang saja kau rindu sama kita kan" ucap Melodi


"Geer banget, gue rindu belanja bukan rindu kalian" ucap Rina bercanda


"Tania temen lo jahat banget" ucap Nana


"eh bukan temenku teman melodi aja ya ga Mel" ucap Tania


"ga ga temen kalian berdua tuh" ucap Melodi


"punya temen ga ada akhlak banget sih" ucap Rina


"eh belakangan ini resek nya Rina kembali lagi ya" ucap Nana


"enak aja Rina ga resek tauk" ucap Rina cemberut


"sensi amat sih lo rin gaya lo balik muda tau ga, jangan jangan bawak an hamil nih" ucap Nana


"hah hamil? aku ga hamil kalik" ucap Rina


"udah udah, gue mau pulang nih" ucap Melodi


"ya udah kita pisah di sini ya bye" ucap Tania


"keluar sekarang! " ucap orang itu


Rina keluar dari mobil dan menghadapi seluruh preman itu


"mau apa kalian" ucap Rina


"mau kamu" ucap salah satu preman


para preman bayaran itu memang tangan Rina, tapi Rina dengan sigap menendang perut preman itu, Rina menghadapi semua preman itu, preman itu jatuh berserakan di jalan


Rina tersenyum sinis melihat mereka


Tapi salah satu preman yang perhasil bangkit, memukul keras kepala Rina sehingga Rina pingsan tak sadarkan diri


mereka membawa Rina ketempat Nana(kakak Nadin ya bukan teman Rina,hanya nama yang sama tapi orangnya beda) bos mereka


Rina di ikat di kursi dengan keadaan pingsan

__ADS_1


Nana tersenyum senang melihat wajah Rina tak berdaya


saat Rina sadar dia mencoba menggerakkan tubuhnya


kenapa tubuhku susah sekali di gerakkan. batin Rina masih setengah sadar


Rina membuka matanya dan dia terkejut melihat dirinya yang sedang di ikat


"akhirnya kamu sadar juga" ucap Nana


"siapa kamu! dan kenapa wajah mu mirip denganku" ucap Rina


"perkenalkan aku Nana anasua vendarto kakak dari Nadin Vanessa vendarto" ucap Nana


"mau apa lagi kalian ha! " ucap Rina


"menghancurkanmu dan orang orang yang kamu sayangi" ucap Nana


"kau boleh menghancurkan ku tapi jangn mereka" ucap Rina memohon


"hahaha maaf aku tidak bisa, kau telah membuat adikku cacat seumur hidup, adikku terlalu baik dengan mu sehingga dia tidak mengizinkan aku untuk membalas mu, tapi sifat dendamku lebih besar dari pada Adikku, dan aku sudah merencanakan semuanya dengan matang,dengan mengubah wajahku mirip denganku semuanya akan mudah" ucap Nana tersenyum sinis


"aku mohon jangan sakiti keluarga ku" ucap Rina


"permohonan mu itu tidak berarti Nona Rina Wijaya" ucap Nana


kembali ke topik


Dika sudah sampai rumah nya tapi dia tetap tidak menemukan Rina


dimana kamu rin,oh iya jangan jangan dia masih di kampus sebaiknya aku mencarinya kesana. ucap Dika


saat Dika hendak masuk ke dalam mobil, Nana(menyamar jadi Rina)datang tersenyum manis kepada Dika


"dari mana saja kamu, kau tau mas sangat mencemaskan mu" ucap Dika


"maafkan aku dik, tadi aku pergi berbelanja sebentar" ucap Nana(menyamar)


"kenapa tadi kamu tidak menjawab telpon dari mas? " tanya Dika


"maaf dik, tadi HP ku rusak tidak sengaja terjatuh" ucap Nana (menyamar)


"ya sudah nanti kita beli HP baru" ucap Dika

__ADS_1


Nana tersenyum senang rencana nya berhasil


cih suamimu bodoh sekali Rina dia bahkan tidak curiga sama sekali kepadaku, hahah baguslah seperti ini aku akan lebih mudah menghancurkan mereka. batin Nana


__ADS_2