
tak lama kemudian Aldo dan Tania masuk ke ruangan tempat Rina di rawat
Tania dan Rina berpelukan lama sekali
"sayang, kalian jangan peluk lama lama ya kasihan baby terjepit" ucap Dika
Rina dan Tania melepaskan pelukannya
"mas rese" ucap Rina cemberut
"sayang mama sama papa mau pamit pulang dulu ya, kamu jaga kesehatan jangan lupa makan ya,Dika jaga menantu mama dan calon cucu mama ya" ucap Buk Diana
"siap ma" ucap Dika
"mama papa hati hati ya" ucap Rina
"papa sama mama juga pamit ya, di sini kan sudah ada teman teman kamu ga enak kalo rame" ucap Buk saras
"baiklah mama papa hati hati" ucap Rina
Sekarang hanya tinggal Tania, Dika dan Rina sedangkan Aldo sudah pergi ke kantor polisi
"mas kimchi ku mana" ucap Rina mulai menangis
Dika membulatkan matanya melihat istrinya menangis merengek seperti anak kecil
"sayang jangan menangis ya, Rian sebentar lagi sampai" ucap Dika
Ternyata benar dugaan Dika, jika Rian sebentar lagi sampai
"Hay Rin ini kimchi pesanan kamu" ucap Rian
Rina mengambil kimchi itu dan memberikannya dengan Tania
__ADS_1
"rin, kenapa kamu berikan pada ku? " tanya Tania
"iya sayang bukannya dari tadi kamu mau kimchi kenapa sekarang. kau berikan pada Tania" ucap dika
"aku mau liat Tania makan kimchi" ucap Rina enteng
Tania menganga
huh kenapa aku harus jadi korban, aku tidak terbiasa makan makanan dari negara asing, mana kimchi nya banyak banget lagi, yaampun. batin Tania
"tapi rin, aku ga suka kimchi" ucap Tania sambil menggigit kukunya
mata Rina berkaca kaca dia melirik ke arah Dika
"mas Tania ga mau makan kimchi hiks.... hiks
.... hikss" ucap Rina menangis
"e-egh em ya aku mau" ucap Tania terpaksa
sedangkan Rian hanya menahan tawanya
Tania mulai memakan kimchi itu hingga habis
"rin sudah habis" ucap Tania kekenyangan
"kenapa kamu habisin tan, kan aku juga mau" ucap Rina cemberut
Semua yang di situ mengutuk diri mereka sendiri, tidak tau apa yang bisa mereka perbuat
"em sayang bukannya tadi kamu yang suruh Tania memakannya" ucap Dika
"aku hanya bilang untuk memakannya bukan menghabiskannya" ucap Rina
__ADS_1
"ehh rin maaf aku ga tau" ucap Tania
"ga pa pa buat Tania, Tania suka ya sama kimchi, besok kita suruh Rian beli lagi banyak banyak untuk Tania" ucap Rina tersenyum
mereka bertiga saling pandang satu sama lain, Tania menghela nafas kasar
astoge gimana nih masa aku harus makan kimchi lagi mana banyak lagi. batin Tania
tuh kan gue jadi terlibat nih bumil ga tau sih capek banget gue bulak balik. batin Rian**
"sayang, gimana kalo kita bawak koki yang di Korea itu kesini untuk membuatkan kimchi tiap hari" ucap Dika mengusulkan ide
"ga mau, aku maunya kimchi dari negara asal nya" ucap Rina
"sayang kan Tania yang memakannya bukan kamu" ucap Dika
"mas Dika jahat hiks... hiks... hiks.... mas Dika pelit pakek banget hiks... hiks... aku mau cari suami baru aja kalo gitu" ucap Rina
"sayang jangan dong, iya iya mas pasti beliin jangan cari suami baru ya, mas ga bisa hidup tanpa mu" ucap Dika
"beneran" ucap Rina tersenyum senang
"iya sayang" ucap Dika
Rina memeluk erat tubuh Dika
"hem hem di sini ada jomblo" ucap Rian
"hahahah kasihan jomblo pacaran tuh sama Nana cocok kalian berdua sama sama jomblo abadi" ucap Tania tertawa
"ga mau gue sama Nana galak anjirr" ucap Rian
"eh ngomong nya ga usah lo gue gue lo gitu, aku kamu aja kalo lagi ngomong sama Nana" ucap Tania
__ADS_1