
keluarga Nadin sedang menjenguknya di rumah sakit,keluarga nadin sangat kesal melihat anaknya di buat patah tangan seperti ini
"Nadin kakak akan balas kan dendam kamu"ucap Nana kesal
"iya,kita sekeluarga akan balas kan dendam kamu,lihat saja nanti semua tulang di badannya mama buat jadi patah semua"ucap Kanya mamanya Nadin
"kakak,mama,sudahlah ini semua salah nadin syukur Rina mau maafin nadin"ucap Nadin
"benar yang di katakan Nadin ma"ucap tito vendarto
kanya dan nana menatap kesal kepada tito vendarto,mereka berdua pergi meninggalkan ruangan Nadin,di luar mereka merencanakan sesuatu
"mama,aku akan tetap balas kan dendam Nadin"ucap Nana
"mama juga berfikir begitu sayang"ucap Kanya
"baiklah ma nanti nana akan merias wajah nana hingga mirip dengan Rina,dan nanti aku akan menyuruh robet dan anak buahnya menculik Rina,dan saat itu aku akan masuk ke rumah itu"ucap Nana tersenyum sinis
"ide kamu bagus,anak mama cermerlang"ucap Kanya
--------
Di kamar nya Dika dan Rina sedang bersantai
"sayang,apakah kita punya anak?"tanya Dika tiba tiba
wajah Rina berubah pias mendengar Dika menanyakan anak,rasanya sakit saat dika menanyakan itu,karna sampai sekarang Rina belum mengandung anak Dika
"sayang kenapa kamu diam?"tanya Dika
Rina hanya menggelengkan kepala dan tertunduk
"sudah jangan sedih,gimana kalo kita bikin?"ajak Dika
Rina tersenyum dan memukul Dika dengan bantal
__ADS_1
"dasar mesum"ucap Rina
"ayolah syg,aku belum pernah merasakan nya"ucap Dika
"mas kita sudah sering seperti itu,biasanya seminggu 3 kali kamu meminta jatah"ucap Rina terang terangaan
"oh jadi begitu,gimana kalo kita lakuin setiap hari supaya cepat dapat anak"ucap Dika
Rina baru ingin menjawab perkataan Dika,tapi Dika lebih dulu ******* bibir istrinya itu,sampai terjadilah sebuah adengan (sensor)
-----
Aldo dan Tania sedang berjalan jalan ke pantai,karna hari ini Aldo berniat mengajak Tania berpacaran
"Al,aku mau ice cream"ucap Tania menunjuk penjual ice cream
"baik la tunggu di sini"ucap Aldo
Aldo membeli Dua ice cream,satu dia simpan di dalam saku bajunya,dan satu lagi dia memakan nya di depan Tania
"tapi aku ga mau kasih"ucap Aldo
Tania cemberut melihat Aldo yang tidak kau memberikannya ice cream
"ayolah Aldo aku mau"ucap Tania
"baiklah satu kecupan di pipi"ucap Aldo
"apaan sih kamu,siapa kamu berani minta cium seenaknya"ucap Tania
"pacar baru kamu"ucap Aldo
Tania terdiam wajah nya merah merona karna malu
sedangkan Aldo menatap wajah Tania dengan gemas
__ADS_1
"maksud nya gimana aku ga ngerti"ucap Tania
"baiklah aku kasih kamu 3 pilihan ya,yang pertama;
•Kamu jadi pacar aku
yang kedua
•aku mau jadi pacar kamu
dan yang ketiga
•kita pacaran
gimana?ucap Aldo
"ga adil"ucap Tania
"cepat jawab pilihannya"ucap Aldo
"Aku pilih tiga tiga nya"ucap Tania
"aku cuma kasih pilihan 1-3,tidak ada 33"ucap Aldo
"ih Aldo,aku pilih semuanya"ucap tania tersenyum
Aldo merasa senang karna Tania menerimanya,Aldo memeluk tubuh Tania dengan erat
"Aldo di sini kan rame"ucap Tania
"biarin"ucap Aldo
"mana ice cream ku"tanya Tania
"cium"ucap Aldo
__ADS_1
Tania mencium pipi kiri Aldo,Aldo tersenyum senang dan memberikan ice cream itu