
Rina masih dalam ikatan di kursi dia tidak tau apa yang harus ia lakukan sekarang
gimana ya cara keluar dari sini,batin Rina
Rina terus berfikir sampai dia mendapatkan ide
"tolong" teriak Rina
salah satu penjaga masuk
"tidak usah berisik! " bentak penjaga itu
"tidak aku hanya ingin buang air kecil" ucap Rina
"tidak bisa" ucap penjaga itu
"ya udah aku buang air kecil di sini saja" ucap Rina
"eh jangan ya udah, jangan coba coba kabur! " ucap penjaga itu
penjaga itu menunggu di luar, sedangkan Rina masuk ke wc itu mencari celah keluar
Rina menatap senyum melihat ada jendela kaca di atas nya untuk udara masuk selebar tubuhnya
Rina bersusah susah naik ke atas, karna tempat nya agak tinggi
Dan akhirnya Rina berhasil pelan pelan dia menginjakkan kaki dan keluar dari situ
"fyuh syukurlah" ucap Rina segera berlari
penjaga itu menunggu Rina sudah 20menit tapi Rina belum juga keluar
"hey,lama sekali kau kabur ya! " ucap penjaga itu
Tapi tidak ada jawaban sama sekali
penjaga itu menobrak pintu wc itu dan melihat Rina sudah tidak ada di dalam
__ADS_1
_______
Aldo sudah menceritakan semuanya dengan Dika,Dika memang sudah curiga karna semua sikap Rina benar benar aneh
Kring .... kring
handphone Aldo berbunyi panggilan dari istri bos playboy
Aldo segera mengangkat telpon itu dia menghidupkan loudspeaker nya
"Halo al, aku berhasil kabur, tolong jemput aku cepat aku sedang di kejar" ucap Rina sambil ngos ngosan berlari
"kamu sharelock sekarang" ucap Aldo
Rina segera mengirim lokasi nya kepada Aldo
"Al, Rina kenapa Al? tanya Dika panik
"tenang dik, sekarang Rina sudah berhasil kabur, dia mengirim lokasinya kepadaku, kita harus cepat sekarang" ucap Aldo
"dimana istriku dari tadi kita mutar mutar dia juga tidak ada aku takut terjadi hal buruk kepadanya" gumam Dika lesuh
"aku coba telpon dia dulu" ucap Aldo
Aldo menelpon Rina
panggilan terhubung
"sayang kamu dimana? " tanya Dika
"a-aku di gubuk tengah hutan mas, aku takut mereka mengejar ku" ucap Rina
Aldo dan Dika masuki hutan itu, dan mencari gubuk itu
"Dik itu bukan gubuknya" ucap Aldo
"ya sebaiknya kita kesana" ucap Dika
__ADS_1
Dika membuka pintu itu, dan melihat Rina yang sudah terbaring lemah
"sayang,ayo cepat kita pergi dari sini" ajak Dika
"mas ak-ak" sebelum Rina menyelesaikan perkataannya Rina pingsan
Dika mengendong tubuh mungil istrinya itu, saat mereka ingin memasuki mobil, para penjaga bayaran itu menyerang mereka
Dengan cepat dan sigap Aldo dan Dika melawan para penjaga penjaga itu, Hingga para penjaga itu kalah
Dika dan Aldo segera memasuki mobil, menancap gas dengan kecepatan tinggi supaya para penjaga itu tidak dapat mengejar mereka
"Al segera kerumah sakit terdekat" ucap Dika panik
"iya dik kamu telpon Tania dulu,bilang ke Tania ajak Rina palsu kembali kerumahmu, supaya kita mudah menangkap nya" ucap Aldo
"baiklah" ucap Dika
Dika menghubungi Nomor Tania
***tut.. tut....
akhirnya panggilan terhubung
📲*"Ajak dia kembali kerumahku"ucap Dika
📲"baiklah"ucap Tania singkat**
________
mereka berdua sudah selesai berbelanja, Tania sengaja bersikap seolah olah dia sedang bersama Rina karna dia ingin rencana ini berhasil, sedangkan Rina palsu terlihat seperti orang bodoh,karna dia tidak banyak tau tentang pertemanan Rina
"Rin, pulang yok kita udah lama banget nih belanja" ucap Tania
"yuk" ucap Rina palsu
huh akhirnya dia ngajak pulang juga,mana uang aku banyak habis lagi, kan aku belum minta uang sama Dika,tidak apa lah pulang nanti aku akan meminta Dika memberikan perusahaan nya padaku. batin nana tersenyum penuh kemenangan
__ADS_1