
Dika telah selesai memasak Nasi goreng, Rina meloncat loncat kegirangan karna Dika berhasil membuatkan nya Nasi goreng
"sayang jangan loncat loncat nanti baby kenapa kenapa" ucap Dika
"hihi maafin ya mas, sini mas nasi goreng nya aku udah laper" ucap Rina cengengesan
Rina mulai menyuapkan nasi goreng itu ke dalam mulut nya sedangkan Dika hanya menutup mata sudah bersiap siap mendengarkan omelan istri nya karna nasi goreng yang dia buat tidak enak
"Enak banget,mas pintar masak deh"puji Rina
Dika melongo melihat Rina yang sangat lahap memakan nasi goreng buatan nya
" mas cobain nih"ucap Rina menyuap kan Nasi goreng itu ke dalam mulut suaminya
"enakkan mas" ucap Rina
Dika berusaha menelan makanan
yaampun ini ga enak banget sumpah. batin Dika
"sayang kalo ga enak ga usah di makan" ucap Dika
"apa apaan sih mas ini enak taukk, Lidah mas aja ketukar sama singa" ucap Rina
"terserah kepadamu saja" ucap Dika
Rina cemberut matanya berkaca kaca
"sayang kamu kenapa? " tanya Dika
__ADS_1
"hiks... mas jahat hiks... hikss" ucap Rina menangis
"sayang mas kenapa mas ga jahat kok" ucap Dika
"mas sekarang bilang nya terserah terserah hikss.... hikssss.... " ucap Rina
Dika memeluk erat tubuh Rina yang masih menangis
"jangan peluk peluk" ucap Rina mendorong tubuh Dika
"sayang maafin mas, mas janji ga bakal ngomong gitu lagi" ucap Dika memohon
"baiklah tapi mas harus jalanin hukuman" ucap Rina
"Hukuman? " tanya Dika
"iya, mas harus berjalan merangkak di atas meja makan" ucap Rina
"Intan" panggil Rina pada koki dirumahnya
Dengan cepat dan sigap Intan menghampiri Rina
"intan aku boleh minta tolong ga? " tanya Rina
"boleh nona mau minta tolong apa? " tanya Intan
"kamu dan yang lainnya pindah kan semua yang ada di atas meja ini, ke meja belakang aja ya" ucap Rina
"baiklah nona" ucap Intan
__ADS_1
Selesai yang di atas meja di pindahkan, Rina menyuruh Dika merangkak di atas meja, Rina tertawa senang melihat Dika seperti anak kecil yang baru belajar merangkak
"mas lucu sekali mau aku foto ah" ucap Rina mengeluarkan handphone nya
Rina masih saja tertawa melihat Dika
"sayang mas lelah" ucap Dika
"ya sudah mas istirahat dulu" ucap Rina
"makasih ya sayang" ucap Dika
"mas maafin aku ya" ucap Rina
"minta maaf untuk apa sayang? " tanya Dika
"aku sudah keterlaluan sama mas" ucap Rina
"sudah sayang ga usah di pikirkan, mas ga masalah kok,, bagi mas kebahagiaan kamu yang terpenting" ucap Dika seraya tersenyum
"alah gombal mas basi" ucap Rina
"mas ga gombal sayang, tapi itu kenyataan" ucap Dika menciumi pipi kiri dan kanan istri nya
Kemudian Dika beralih mencium bibir Rina sekilas, Rina hanya diam terpaku, Dika kembali menempelkan bibirnya pada bibir Rina, dan mulai ******* bibir Rina semakin dalam, Lidah nya menelusuri rongga mulut istri nya
Dika meninggalkan banyak tanda kepemilikan di leher istri nya
Kini tangan Dika mulai menelusuri setiap inci tubuh Rina
__ADS_1
"mas, nanti aja jadwal chek up 20 menit lagi" ucap Rina
"huh baiklah,ayo sayang kita berangkat sekarang" ajak Dika pada Rina