
Dika menatap Nana dengan tatapan tajam
" hentikan omong kosong mu nona ingat baik-baik yang aku katakan,ini semua ulah adik mu sendiri karna dia ingin menghancurkan rumah tangga aku dan istri ku,berhentilah menyalahkan istri ku atau aku akan membuat mu lebih menderita! "ucap Dika penuh penekanan
Nyali Nana menciut, dia tidak menyangka rencana yang telah dia susun dengan matang bisa kacau dengan cepat
ah sialan kenapa jadi begini, perusahaan nya saja belum aku ambil ahli, ah brengsekk. batin Nana kesal
"silahkan masuk pak, itu dia pelaku nya, bukti buktinya ada dalam hp ini" ucap Aldo menyerahkan hp Nana ke polisi
Nana membulatkan matanya
kenapa handphone ku ada dengan nya, ini pasti ulah wanita tadi. batin Nana
"baiklah, bukti kami Terima, kami akan menyelidiki bukti bukti ini terlebih dahulu baru kami akan memutuskan berapa lama Nona ini di dalam penjara,sekarang Nona ikut saya berserta saksi" ucap Polisi
"tapi pak saya harus kembali kerumah sakit dalam waktu 30menit nanti istri saya bisa marah besar pak biasalah hormon kehamilan sensitif" ucap Dika
"begini aja bagaimana jika saya yang gantikan Dika pak, kasihan istri nya di rumah sakit sendirian" ucap Aldo
"baiklah mari ikut kami" ucap polisi
"sebentar saya pamit sama istri saya dulu, saya akan menyusul" ucap Aldo pura pura, karna dia tidak mau jika polisi itu tau dia mengurung pacar nya di kamar
__________
Aldo menuruni anak tangga dan menunju ke kamar tamu
__ADS_1
Aldo menatap wajah cantik kekasih nya yang sedang tertidur pulas
cantik. batin Aldo
Aldo mencium bibir Tania sekilas,Tapi Tania tidak terbangun,Aldo ******* bibir Tania dengan ganas, Tapi Tania masih setia dengan tidur nya,Aldo mulai menyelusubkan tangannya ke dalam dress yang Tania pakai,Aldo meremas dada Tania
akhh uhh ah shut ah
suara desahan keluar dari mulut Tania, Tania pelan pelan membuka matanya dia kaget melihat Aldo yang sudah menindih tubuhnya,sontak Tania mendorong tubuh Aldo
"kenapa tan? " tanya Aldo
"maaf aku kaget" ucap Tania
"baiklah, apa boleh aku lanjutkan yang tadi? " tanya Aldo
"udah, tapi polisi masih mau menyelidiki bukti bukti, dan nanti aku akan menjelaskannya ke kantor polisi" ucap Aldo
"oh ya udah sekarang kamu ke kantor polisi aja dulu" ucap Tania
"baiklah, tapi lanjutkan yang tadi dulu ya yang" ucap Aldo dengan wajah memelas
wajah Tania menjadi merah merona, ada rasa senang dan ada rasa malu di dalam dirinya
Aldo ******* kembali bibir mungil Tania, kini Tania mulai membalas ciuman yang Aldo berikan
"Al sekarang kamu pergi ke kantor polisi dulu" ucap Tania
__ADS_1
"baiklah, kau mau ikut? " tanya Aldo
"antar aku kerumah sakit aja" ucap Tania
"ayo sayang" Aldo mengulurkan tanggan nya
Dengan senang hati Tania menggenggam tangan Aldo
_________
Dika sudah kembali ke rumah sakit
Saat Dika memasuki ruangan dimana tempat istrinya di rawat, Rina menatap tajam ke arah Dika
"sayang kamu kenapa? " tanya Dika
"mana kimchi ku" ucap Rina
"sebentar ya sayang aku telpon Rian lagi, ma pa Dika menelpon Rian sebentar ya" ucap Dika ingin keluar ruangan tapi di tahan oleh Rina
"mas mau nelpon Rian apa selingkuhan sih?! " ucap Rina kesal
"ya Rian la sayang" ucap Dika
"kenapa harus keluar?! di sini kan bisa" ucap Rina
"iya sayang maaf ya" ucap Dika
__ADS_1
semua orang yang di ruangan itu hanya tertawa melihat Dika yang takut istri