PERMATA JELITA

PERMATA JELITA
Part. 26


__ADS_3

Nak...... "panggil Mama Zahra


Iya ma.... "jawab Zahra dengan mata yang sudah berkaca kaca


Sayang.... Sebentar lagi statusmu sudah berubah, walau bagaimanapun kamu tetap menjadi putri kecil mama yang manis. Pesan mama, jadilah istri yang selalu taat pada suami. Jadilah istri yang selalu membuat duami merasa kita adalah tempat berpulang melepas kepenatannya setelah bekerja. Jagalah perasaannya, jagalah perutnya, jagalah waktu tidurnya. Jangan membuat dia marah hanya karena kita tidak taat atau tidak bisa menjaga hatinya, jangan membuat dia marah karena dia lapar, jangan membuat dia marah ketika ngantuknya mendera walau ketika itu kita sedang ingin di manja dan di perhatikan tetap utamakan dia. Dan satu lagi yang seorang suami paling tidak suka, menolaknya ketika suami mengajak kita berhubungan suami istri. Bukan hanya suamimu saja yang marah bahkan kita para istri juga di laknat oleh malaikat. Ingat pesan mama ya sayang, jadikan dia RAJA di istanamu. "nasehat Mama Zahra


in sya Allaah ma, Rara akan selalu ingat nasehat mama. "jawab Zahra


Nanti nak Kailash akan langsung membawamu ke apartemenmu sayang, karena di apartemennya ada kakaknya dan adiknya. "ucap Mama Zahra


Kenapa ga disini dulu saja ma....


Mungkin Nak Kai segan sayang.....


Hemm.... Baiklah.... Ma.... Apakah ketika di malam pertama ada yang perlu kita lakukan atau kita persiapkan? Jujur Rara takut ma.....


Ga usah takut sayang, mama sudah siapkan hadiah buat kamu dan harus di pakai dan berdandanlah yang cantik ketika itu.


Ma...Maksud mama....


Sudah ga usah dipikir, siapkan diri jangan sampai kelelahan ya...


Mama..... "ambek Zahra


Acara yang dinanti oleh kedua calon pengantin akhirnya datang juga. Walau Zahra sebelum di rias sudah melakukan sholat sunnah terlebih dulu agar lebih tenang. Tapi itu tidak membuat debaran jantungnya menghilang yang ada malah menjadi seiring acara ijab qobul.

__ADS_1


Walau make up yang di minta hanya sebatas tipis dan terlihat natural, tak mengurangi kecantikannya sama sekali malah Zahra terlihat semakin cantik dan anggun.


Pak penghulu, Papa zahra, Kailash dan para saksi sudah siap di ruangan yang di peruntukkan untuk acara ijab qobul.


Sudah siap? "tanya pak Penghulu


Siap Pak in sya Allaah....


Baik, silahkan saling berjabat tangan Pak Agung dan Nak Kailash.


Agung menjabat tangan Kailash dengan mantap, kalimat ijab telah terlontar dan menghunus ke langit. Kata "SAH" dari seluruh orang di ruangan berhasil membuat susanan semakin gegap gempita penuh kebahagian.


Zahra yang mendengar tidak kuasa menitikkan airmatanya, Zahra di gandeng Mamany untuk turun untuk menemui suaminya.


Semua tatapan mata menuju ke mempelai wanita, tak terkecuali Kailash.


Zahra duduk di sebelah Kailash. Mencium punggung tangan Kailash dengan takzim, begitu juga Kailash memegang ubun ubun Zahra mendoakan kebaikan untuk pernikahannya dan mencium kening Zahra dengan penuh ketulusan.


Setelahnya adalah acara sungkeman, Mama, Papa dan Kawindra dari pihak Kailash yang mewakili.


Nak Kai, Papa serahkan putri kesayangan papa padamu. Jagalah dia, cintai dan sayangi dia. Jangan pernah menyakiti dia baik dengan lisan atau tangan. Jika kami sidah tidak mencintainya lagi kembalikan dia secara baik baik kepada papa sebagaimana kamu memintanya kepada Papa. Pernikahan adalah ikatan yang sangat kuat maka jagalah itu dan bersabarlah dengan segala ujian di dalamnya. "nasehat Papa untuk menantunya, Kailash.


In sya Allaah Pa, Kai akan selalu berusaha untuk membahagiakan Zahra. "jawab Kailash


Sayang.... Selamat ya, sudah menjadi seorang istri. Ingat pesan Mama ya nak.... "mama Zahra

__ADS_1


Iya ma... Terima kasih, Maafkan Rara jika selama ini Rara selalu membuat kesalahan pada Mama. Maafkan Rara yang belum bisa membahagiakan Mama..... "jawab Zahra dengan berurai air mata.


Nak Kai, Mama titip Zahra ya. Dia anak yang cukup mandiri walau sebenernya sangatlah manja. Terima kasih sudah membantu Mama memyembuhkan luka hati dan traumanya.... "ucap Mama Zahra


Sama sama Ma, Begitu juga Zahra adalah penguat hati Kai. Mama jangan khawatir Kai akan selalu membahagiakan Zahra. "jawab Kailash


Selamat ya dek, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah. Bahagiakan istrimu dan cintai istrimu... "ucap Kawindra


Terima kasih Bang.... "jawab Kailash


Selamat ya Ra, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah. "ucap Kawindra kepada Zahra.


Terima kasih Bang.....


Acara di lanjutkan dengan makan malam bersama, walau cukup sederhana tapi cukup banyak orang selain keluarga inti jiga mengundang warga sekitar rumah Pak Agung.


Selamat ya Kak, Selamat ya Ra. Akhirnya Jell punya kakak ipar dari Kak Kai.


Terima kasih Jell, semoga segera menyusul. "ucap Zahra


Setelah acara selesai Kailash mengajak Zahra pulang ke Apartemen milik Zahra. Dan begitupun yang lain berpamitan pulang.


#


#

__ADS_1


#


@


__ADS_2