
Tidak percakapan diantara mereka berdua. Keduanya saling hening. Dalam fikiran Permata tidak mudah lagi percaya pada laki laki yang ada di depannya.
" Perjuanganmu kali ini tak semudah di awal kita bertemu, buktikan jika kamu benar mencintaiku. Berjuanglah karena aku ingin bukti kuat, sehingga cintaku bisa menguatkan hatiku untuk kembali bersamamu.''
" Dan 1 lagi, ketika masa itu tiba. Aku tidak mau berurusan dengan wanita di masa lalumu. Dan Aku hanya menerima laki - laki yang serius membawaku ke ikatan yang halal. Bukan untuk main - main."
" Baik Aku terima syaratmu, tapi Aku berharap Kamu tidak ingkar janji. Dan jika Aku berhasil memenangkan hatimu, ku mohon bersedialah ikut denganku menemui kedua orangtuaku karena Aku sudah berjanji untuk membawa calon menantunya. "
Mereka kembali ke meja bersama keluarga Permata, Kenny masih semeja dengan Windra karena Windra yang memintanya.
Kak Kai, pinjam Zahra bentar ya."Permata sambil menyodorkan sebuah gitar ke Zahra.
Eh... Eh.... Perasaan dari tadi lo pinjem terus istri kakak. Ga pokoknya ga! "tolak Kailash
Plisssss....kak bolehnya "dengan tatapan memohon kepada Kailash
Haihh.... ya ya terakhir. "jawab Kailash. Yank Kamu gimana beneran bisa." bisik Kailash pada Zahra istrinya.
Don't worry.... special for u Hubby."jawab Zahra pada suaminya.
Selamat malam semuanya, Kita akan menyaksikan perform tamu kita untuk kedua kalinya. Oh iya siapa namanya mbak? "tanya MC pada Zahra.
Nama Saya Umm Nufail. "jawab Zahra dengan memakai nama kunyyah atau nama hijrahnya.
Apakah Anda sudah menikah?"tanya MC lagi pada Zahra.
Alhamdulillaah saya sudah menikah, dan Beliau,"Zahra sambil menunjuk ke arah suaminya. Beliau adalah Suami saya."Zahra sambil menatap Kailash penuh cinta.
Beruntung laki - laki yang sudah mendapatkan anda Nona, Anda mau menyanyi lagu apa?
Saya akan menyanyi sebuah lagu special untuk suami saya, This song special for u... ADA UNTUKMU
Zahra mulai memetik gitarnya, semua terkagum melihatnya. Apalagi Kailash tidak menyangka jika istrinya adalah seorang yang serba bisa, seorang dokter, bisa mengajar juga dan masih banyak kelebihan istrinya yang Kailash sangat syukuri.
Awalku mengenalmu
Tersita seluruh hatiku
Oh indahnya dirimu
Ku jatuh hati padamu
Tak terasa waktu berlalu
__ADS_1
Kini kau t'lah jadi milikku
Betapa bahagianya aku
Saat kau ada di sisiku
Kini tiba saatnya
Temani diriku di sisa waktumu
Genggamlah tanganku bersamaku
Kau kan menentukan arah
Bersama diriku yang kan slalu
Menjaga dirimu
Yakinkan hatimu temaniku
Di setiap langkah-langkah ku
Ku di sini di sampingmu
Ku kan slalu ada untukmu
Kini tiba saatnya
Temani diriku di sisa waktumu
Genggamlah tanganku bersamaku
Kau kan menentukan arah
Bersama diriku yang kan slalu
Menjaga dirimu
Yakinkan hatimu temaniku
Di setiap langkah-langkah ku
Ku di sini di sampingmu
__ADS_1
Ku kan slalu ada untukmu
Kailash berdiri dan mendekat kepada istrinya, yang segera diberi microphone dan Kailash bernyanyi bersama dengan istrinya. Bunga cinta semakin bermekaran di keduanya, tentu Kailash tak henti hentinya memuji istrinya. Seorang istri yang komplit baginya.
Alunan gitar berhenti dan merekapun selesai menyanyi. Terima kasih sayang."ucap Kailash pada istrinya. Mereka kembali ke meja dan menikmati kebersamaan bersama keluarga, jarang jarang moment ini terjadi karena kesibukan masing - masing.
Ra... Suaramu bagus dan kamu pintar memainkan alat musik. Selain piano dan gitar apalagi yang kamu bisa? tanya Salma istri Kawindra. Salma juga perempuan yang anggun dan halus tutur katanya, berhijab lebar dan syar'i yang hijabnya hampir menutupi seluruh badannya. Satu yang membedakan dengan Zahra, jika Salma sudah memaki cadar.
Rara hampir semua alat musik bisa Kak, Rara suka ikutan bang Zafran nge band dulu waktu Ra masih SMP. "jawab Zahra yang di jawab dengan ber OH ria oleh semua.
Ya Allaah, hamba bersyukur atas pilihan dariMu. "batun Kailash sambil memandang wajah istrinya dan memegang erat tangan istrinya
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀PR
PROMO NOVEL "ISTRI HEBATKU"
Dengan balutan gamis syar'i warna soft purple Raysa digandeng mama Veli menuruni anak tangga, dengan perasaan yang tidak bisa lagi di ucapkan Raysa hanya mampu berjalan meraih takdirnya.
Raysa didudukkan berseberangan dengan Albar, Raysa masih terus menundukkan kepalanya, sambil ******* ***** tangannya yang sudah dingin karena kegugupannya.
Acara di mulai dengan diawali sambutan atau perkenalan dai masing-masing keluarga. Hingga tiba Albar yang mengutarakan tujuannya.
Nama saya Albar Dallat Mujasworo, bisa di panggil Albar. Saya datang untuk mengikatmu sebagai calon istriku, sebelumnya apakah saya diperkenankan melihat wajahmu.
Raysa masih bingung dengan fikirannya, dia merasa mengenal suara ini, merasa pernah mendengar namanya, hingga kakaknya memanggil halus dirinya..
Dek, apa yang sedang kau fikirkan. In sya Allaah ini yang terbaik bagimu, dan yang sesuai keinginanmu.. " ucap Fahrezi
Ta... tapi kak.....
Sssssttttt....... Hadapilah jangan lupa baca basmalah, Fahrez sambil memegang erat tangan adeknya.
Bismillaah, nama saya Raysa Kamila Al Hanifa. Saya biasa di panggil Raysa, Sa... Saya bersedia membuka cadar saya, tapi sebelumnya apakah anda tidak jika saya adalah gadis yang buruk rupa..."tanya Raysa
Saya tidak takut, saya ikhlas menerima takdir saya. Silahkan Ustadzah Hanifah...." ucap Albar
Deggg...... Seketika Raysa mendongakkan wajahnya, matanya seketika bertemu dengan matanya. Mereka berdua saling beradu pandang, setelahnya Raysa melihat ke arah kakaknya......
Takdir Allaah dek, in sya Allaah yang terbaik.
Ayo sayang jangan dibuat lama menunggu calon suamimu.... "ucap Mama Veli
__ADS_1
Bismillaah.... "batin Raysa . Sambil membuka cadarnya, seketika orang yang melihatnya memandang takjub.
Maa sya Allaah..... "batin Albar