PERMATA JELITA

PERMATA JELITA
06.


__ADS_3

Plok.... Plok.... Plok....


Semua yang hadir bertepuk tangan, memuji pasangan yang terlihat romantis. Mereka berdua menundukkan badannya dan mengucapkan terima kasih.


Permata izin ke kamar mandi dan Kenny duduk kembali kemejanya. Tidak berapa lama Kenny duduk, Sherly menghampiri Kenny.


Hai Kenny.... Gimana kabarmu? "Tanya basa basi Sherly


I'm Good....


Ken.... Apakah masih ada kesempatan untukku?


Tidak menyangkal jika di dalam hati Kenny masih mencintai Sherly. Dengan rayuan Sherly, Kenny pun luluh. Mereka berdua seperti sepasang kekasih yang sedang melepas kerinduan. mereka saling berpagut, berciuman, saling ******* dengan mesra. Dan itupun tak lepas dari penglihatan Permata. Jika tidak di beri tahu temannya, mungkin mereka akan terus berpagut seperti itu.


Ken.... Cewek lo...."tegur Alex


Ohh.... Thanks....


Permata....


Sher kenalkan ini Permata.... dan Permata ini Sherly...


Hai Aku Permata.... "sapa Permata


Hai Permata, Aku Sherly.... semang berkenalan dengan mu.... "balas Sherly


Mereka berdua melanjutkan obrolan, Permata hanya bisa diam saja dan fokus melihat kedepan karena acara masih belum selesai. Permata sudah tidak bisa membendung dirinya, hingga dia memberanikan diri berbicara dengan Kenny....


Ken.... Acara ini sampai jam berapa?

__ADS_1


Kau baik baik saja?


Ah... Aku baik baik saja.... "Permata mencoba menutupi gemuruh yang ada dalam dirinya. Entah tidak bisa di gambarkan, dan tidak bisa di bayangkan apa yang akan terjadi nanti. walau Dia hidup di luar bukan berarti lepas dari pantauan orang tuanya. Bisa jadi orang suruhan Dadynya melaporkan ini dan darimana Kenny tau nama belakangku di CV pun aku tidak menuliskannya...


Are u okay? "tanya Kenny


Ya aku baik baik saja....


Apa perlu aku antar pulang?


Apa tidak masalah untukmu?


Jika kau menginginkannya aku akan mengantarmu pulang...


Mungkin itu lebih baik bagiku....


Oke ayo aku antar kamu pulang.....


Tuan apakah bisa mengantarku ke kantor aku ingin mengambil motorku.


Tidak usah, aku antar kamu langsung ke


rumah. Besok pagi aku jemput...


Ah.... Tidak perlu Tuan saya bisa berangkat sendiri....


Tidak ada penolakan!


Jangan mengancam saya, jika di akhirnya hanya merugikan saya.

__ADS_1


Apakah kamu marah padaku?


Kenapa aku harus marah, marahpun tidak akan mengembalikan semuanya....


Aku akan menikahimu....


Tidak semudah itu.....


Apa yang tidak bisa bagiku....


Aku tidak mau kamu jadikan pelarian. Aku tau diri, aku tidak bisa meraihmu. Jangan berikan aku harapan.


Tidak terasa mereka sudah sampai di rumah Permata... Kenny masih diam mencerna perkataan Permata....


Saya permisi, Terima kasih untuk malam ini, mungkin tidak akan terlupakan olehku. Mungkin akan mudah terlupakan olehmu. tapi.... Aku ucapkan terima kasih karena kamu telah mencuri ciuman pertamaku.... Permisi selamat malam.....


Permata segera keluar dari mobil dan masuk kedalam rumahnya. Hingga beberapa menit Kenny masih ada di depan rumah Permata, Dia mencoba mencerna semua kata kata Permata....


Dalam hati Kenny, entah apa yang di rasakannya. Sejak pertama kali bertemu dengan Permata, hatinya sudah bergejolak dan terpesona dengan kesederhanaannya. Tapi ini rasa kagum atau cinta Dia belum tau.


Maafkan Aku Permata, Aku tau siapa dirimu. Kamu Putri dari keluarga Atmaja. Tapi kenapa kamu menyembunyikan identitasmu?


Permata ada apa denganmu?????


#


#


#

__ADS_1


#


__ADS_2