
Pagi ini Permata berangkat lebih awal sesuai perintah Bosnya, Permata membawakan sarapan yang sama dengan dirinya yang sudah disiapkan oleh Bu Jum.
Semoga sarapan ini cocok, dan ga bermasalah di seleranya.... "Dalam bathin Permata. Permata segera kembali ke mejanya walau masih di dalam ruangan yang sama. Dia memulai makan sarapannya tanpa Dia sadari jika Bosnya sedang mengamatinya dari balik pintu.
Jika di lihat dari cara makannya, Dia bukan dari kalangan menengah ke bawah. Dia cukup memiliki manners bagus. "Dalam bathin Kenny
Ehmmm..... "Kenny berdehem sambil jalan masuk dan menuju meja kerjanya...
Dengan waktu bersamaan, karena sedang makan Permata tersedak....
Uhuuk.... Uhuukk.... "Permata sambil menepuk nepuk dadanya. Dia berusaha mencari air yang ada di dalam tasnya. Setelah meminumnya Permata menatap tajam ke arah Bosnya.
Apakah Anda bisa mengucapkan salam terlebih dahulu sehingga tidak mengagetkan orang lain?
Maksud kamu, ini ruangan Saya terserah Saya.... "jawab Kenny. Apa menu sarapan Saya?
Silakan di lihat sendiri, tinggal makan doang....
Kamu marah sama Saya.... Apakah seperti itu perlakuanmu dengan atasanmu?
Sebelumnya tidak, hanya pada Anda!
Setelah itu ruangan itu menjadi sunyi, mereka berdua sama sama melanjutkan sarapannya sampai selesai.
Bereskan ini, saya sudah selesai...
Baik Tuan.....
Ini.... "Kennya menyodorkan sebuah card....
__ADS_1
Untuk apa Tuan?
Uang makan saya, mulai hari ini kamu yang menyediakan makan saya 1 hari 3 kali....
What....!!!!!!!! Tapi saya hanya sekretaris Anda saja Tuan bukan Istri Anda.... Jikaenyediakan sarapan dan makan siang saya masih bisa karena masih di jam kantor. Kalau makan malam maaf saya tidak bisa. Dan saya masih mampu berbagi makanan dengan Anda jadi tidak perlu di bayar.
Kamu membantah saya!!!
Saya tidak membantah Anda, saya hanya menyampaikan keluhan saya Tuan....
Oke saya terima, makan pagi dan siang saya kamu yang menyediakan.
Iya Tuan....
Ini..... "Kenny menyodorkan sebuah paper bag
Apalagi Tuan?
Hahh..... Ini untuk saya? Apa boleh saya buka terlebih dahulu?
Bukalah.....
Setelah paper bag itu di buka oleh Permata. Permata cukup terkesima karena itu adalah gaun pesta. Sepertinya pesta itu bertema india....
Maaf Tuan, sepertinya gaunnya terlalu terbuka. Apakah masih bisa di tukar dengan yang tertutup....
Tidak bisa! Kamu harus pakai itu, nanti jam 4 sore ikut saya. Motormu tinggal saja di kantor...
Tapi Tuan....
__ADS_1
Tidak ada tapi tapian, sudah saya bilang saya tidak suka di bantah!
Ba... Baik Tuan...."huffttt maksudnya apa coba, hadeuh gimana ini....
Hari kedua bekerja bersama bos barunya sangat menguras emosi. Tak henti hentinya Bosnya menyuruh ini dan itu, ini itu salah dan lain sebagainya. Makan siang pun mereka makan di ruangannya, tidak se nyantai ketika bersama Pak Harry. Walau kerjaan menumpuk Pak Harry masih menunaikan hak karyawannya untuk istirahat.
Jam hampir menunjukkan jam 4 sore. Kenny mulai membuka suaranya...
Sudah hampir jam 4, siap siaplah. saya tidak mau telat...
Baik Tuan.... "Permata segera merapikan meja kerjanya dan menyusun rapi dokumen dokumen yang sudah selesai. Mematikan laptopnya, dan seperti biasa dia merenggangkan otot ototnya terlebih dahulu...
Upss..... "Maaf Tuan saya lupa
Kenny melihat Permata yang merenggangkan ototnya seperti menggeliat, Kenny hanya bisa menahan tawanya saja. Gadis ini sangat cantik, Sherly pun masih kalah dengannya. Walau tanpa polesan make up, masih terlihat aura kecantikannya.
Sudah selesai? Jika sudah selesai Ayo jalan!
Baik Tuan....
Kenny melajukan mobilnya, tak berapa lama sudah sampai di tempat untuk merias wajah Permata dan berganti baju. Begitu juga Kenny, Dia mengganti bajunya di tempat yang sama.
Tuan sudah selesai.... "Pelayan itu sambil menggandeng tangan Permata.... Kenny memutar badannya dan melihat ke arah Permata....
Deg.... Deg.... Deg....
#
#
__ADS_1
#