
Hati Kenny tak bisa lagi di gambarkan betapa malam ini sungguh indah. Perjuangannya berbuah manis setelah sekian lama ujian demi ujian dia lalui. Tak ayal Dia kini bak seorang anak kecil yang dengan senangnya melompat - lompat di atas tempat tidur sesekali berguling - guling ria sambil meneriakkan nama jelita dan ungkapan cintanya. Ah.... Si Kenny andai asistennya tau apa yang di lakukannya kini sudah jatuh wibawanya sebagi CEO dingin yang kejam.
Tentu perubahan CEO kejam terpatri semenjak Jelita meninggalkannya kala itu. Hanya Jelita yang bisa meluluhkan hatinya, hanya Jelita yang bisa mengembalikan senyum Kenny seperti semula.
Setelah tadi Dia memerintahkan kepada sang asisten apa yang di mintanya untuk menyiapkan hari esok, kini Dia sedang berfikir bagaimana ria menyampaikan kabar ini kepada kedua orang tuanya.
Kedua orang tua Kenny bukan tidak merestui, namun mereka cukup malu juka mengingat kejadian kala itu. Bagai tidak punya muka lagi jika harus berhadapan langsung dengan keluarga Atmaja.
Tutttt
Tuttt
Tuttt
"Halo Pa...."
"Iya Ken, tumben kamu masih ingat sam Papa?"
"Ish Papa, papa tau sendiri apa yang Kenny sedang usahakan, gimana kabar mama pa?"
__ADS_1
"Mamamu baik dan sehat tentunya jangan khawatir karena ada papa yang selalu menjaganya, gimana sudah berhasil menaklukkan hati Permata?"
"Alhamdulillaah pa, semoga papa dan mama besok bisa ke Bandung untuk melamar Permata sekaligus hari itu Kennya kan mengikat Permata menjadi istri Kenny Pa."
"Sebentarr - sebentar, apa yang kamu ucapkan tadi. Baru kali ini papa mendengarnya, selama ini hanya kata kotor yang keluar dari mulut kamu."
"Pa......?"
"Papa senang mendengarnya, ternyata jelitamemang jodoh terbaik untukmu yang juga berhasil merubahmu secepat kilat. Papa sangat bahagia, papa sama mama pastikan malam ini samapi di Bandung."
"Terima kasih pa, doakan semua yang sudah Kenny usahakan berhasil hingga bisa menghalalkan Jelita."
"Terima kasih pa, terima kasih banyak. Tanpa papa juga tidak akan berhasil secepat ini."
"Ada yang perlu kami siapkan tidak Ken buat besok?"
"Tidak perle pa semua sudah di siapkan semua sudah diselesaikan oleh Fred."
"Oke kalau begitu papa mau memberitahu mamamu dan seger berangkat ke Bandung."
__ADS_1
"Oke pa, hati hai kabari Ken jika papa sudah akan jalan ."
"Oke Ken...'
"Thangks pa, Assalamualaykum."
"Wa...waalaykumussalam" anak ini sudah benar - benar berubah, terima kasih ya Allaah telah Engkau hadirkan wanita yang tepat untuk putraku, sejenak papa Kenny berucap dalam hati dan terus bersyukur akan semua perubahan yang terjadi pada sang putra.
Kabar bahagia sang putra segera di sampaikan kepada sang istri, tentu kabar itu sangat membuat mama dari Kenny sangat bahagia sang istri sangat antusias dan segera menyiapkan perlengkapannya yang akan dibawa ke Bandung.
Di lain tempat Kenny baru saja mengirim pesan buat Jelita, pesan yang mengabarkan jika besok Dia akan hadir bersama keluarga besar Kenny. Dan siang ini akan ada pihak dari butik yang akan mengirim baju buat Jelita. Walau dalam waktu singkat Kenny membuktikan jika Dia bisa menyiapkan semua nya.
Kenny tidak akan berlama - lama lagi, Dia harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin yang pasti/Kenny tidak ingi yang pernah terjadi terulang lagi. Dia harus secepatnya mengikat sang pujaan hati.
Harapannya kini hanya satu semoga acara besok berjalan dengan sangat lancar. Kenny pun tidak lupa memberikan kabar kepada kedua kakak Jelita dan tentu sekalian meminta restu sang calon kakak ipar untuk besok menikahi Jelita. Dan gayung bersambut, sungguh kemudahan demi kemudahan mengiringinya.
Dan ke esokan harinya.......
SAH!!!!!!!!!!!!
__ADS_1