PERMATA JELITA

PERMATA JELITA
09.


__ADS_3

Maafkan Aku....


Maafkan Aku.... Aku tidak bisa membantumu menghapusku dari hatimu. Aku hanya bisa membantumu semakin mencintaiku... "jawab Kenny


Permata sudah menitikkan air mata yang tidak terbendung lagi. Mereka saling bersitatap, Permata hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Aku janji akan membahagiakanmu Permata, Akupun sangat mencintamu, jangan menjauh dariku. "Kenny semakin mengeratkan pelukannya, Dia mencium bibir Permata. Permata hanya bisa memejamkan mata karena bagaimanapun laki laki ini yang dia cintai. Karena tidak ada penolakan, Kenny menciumnya lagi dengan lembut, melu**t bibirnya Permata, mulai membalas ciuman itu hingga ciuman itu semakin menuntut. Kenny menciumi leher Permata dan sambil membuka kancing baju Permata satu per satu. Namun di hentikan oleh Permata, Permata menggelengkan kepalanya agar Kenny tidak semakin jauh.


Aku belum siap.... "ucap Permata, Kenny mengecup sekilas bibir Permata dan kembali memeluknya Erat.


Mereka tertidur kembali sambil berpelukan, hingga tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Permata terbangun, dan membangunkan Kenny... Sudah di coba berulang ulang tidak juga bangun.


Huffttt..... Gimana aku bisa bangun jika Dia memelukku seerat ini? "batin Permata


Tuan.... Tuan.... Bangunlah sudah siang.... Saya mau ke kamar mandi...."ucap Permata


Hemmmm.... "hanya di balas deheman oleh Kenny


Tuan.... Ku mohon.... Lepaskan pelukanmu saya tidak nyaman....


Saya tidak akan melepaskan jika kamu masih memanggilku Tuan!


Aish.... Terus aku memanggilmu apa Tuan! "Geram Permata


Selain Tuan!

__ADS_1


Ck.... Oke... Ken.... Aku mau ke kamar mandi kumohon lepaskan pelukanmu. Sungguh aku tersiksa dan tidak nyaman....


Kenny memicingkan matanya dan melihat wajah Permata.


Cup..... Morning Kiss.... "Dan Kenny melepaskan pelukannya


Ishhh.... Tidak bisakah kau mencium dengan persetujuan ku terlebih dahulu, kau selalu mencuri ciuman kepadaku.... "Permata sambil beranjak ke kamar mandi


Kenny hanya tertawa melihat Permata, Dia baru tau sisi lain dari Permata sebenernya gadis ini cerewet juga, tapi kenapa jika di kantor selalu diam....


Ceklek.....


Permata keluar dari kamar mandi, Dia sudah selesai mandi.


Antar aku pulang...."Ucap Permata


Apa maksudmu?Tentu pulang kerumahku....


Kenny bangun dari tempat tidur dan berjalan mendekati Permata...


Eh... Eh... Mau apa Kamu?"Kenny terus melangkah dan Permata hanya bisa melangkah mundur hingga terjatuh di sofa yang ada di ruangan itu... Wajah Kenny semakin mengikis jarak, hingga hembusan nafas Permata bisa di rasakan oleh Kenny....


Apa kau tidak ingin berlama lama denganku disini....


Ish ish... tentu tidak! Cepat Aku harus ke Cafe sore nanti... "Haduh hari ini seharusnya aku pulang ke rumah Daddy dan pastinya Mommy sudah khawatir padaku, kalau aku telp aku takut ketahuan. batin Permata

__ADS_1


Oke oke kita pulang, tapi setelah sarapan dan tentunya tidak gratis.... "ucap Kenny


Selalu beraninya mengancam aku ga ta---


Kenny seketika mencium bibir Permata dan mel***t dengan lembut menghisapnya dan mengeksplor bibir milik Permata. Di awal Perkata tidak ada respon, lama lama Permata terbuai dan membalas ciuman itu mereka berciuman hampir 15 menit dengan penuh gairah walau Permata mencoba terus sadar tidak boleh terlalu jauh.


Permata mendorong dada Kenny.....


Cepatlah mandi... sampai kapan kau akan menciumku, bibirku serasa sudah kebas tak berasa....


Kenny mengelap bibir Permata dengan jempolnya, sambil berkata....


Bibirmu sangat manis aku tidak ingin terlewatkan sedetikpun setiap harinya, setiap melihatmu aku ingin segera melahap habis bibir ini.... "Kenny sambil mengelus lembut bibir Permata dan tatapannya terus melihat wajah Permata.


Jangan diamkan Aku lagi.... "bisik Kenny, Jika kau mendiamkanku lagi di kantorpun akan aku lahap habis bibirmu ini...


Permata hanya mendengarkan apa yang di katakan Kenny dan berkata...


Kita harus profesional, masalah pribadi jangan di campur dengan pekerjaan....


Terserahlah.... "jawab Kenny, tapi aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Gantilah bajumu, paper bag itu adalah bajumu.


Apa maunya Dia... Aku berusaha menjauh kenapa Dia semakin mendekat.... "Batin Permata


#

__ADS_1


#


#


__ADS_2