PERNIKAHAN KU ( DOKTER LUISA 2)

PERNIKAHAN KU ( DOKTER LUISA 2)
MASA LALU TERBONGKAR


__ADS_3

Lepaskan aku mas, lepaskan aku!"


Luisa yang saat ini sangat ketakutan berusaha untuk melawan Ronald yang sudah mengunci tubuhnya dengan erat.


"Aku ingin kau merasakan kembali satu malam yang telah berlalu bertahun - tahun yang lalu."


Deg


Seketika Lusia terdiam dengan hal yang saat ini telah di katakan Ronald kepadanya.


Luisa membiarkan Ronald merobek semua pakaian yang dia kenakan, Luisa membiarkan Ronald membungkam mulutnya dengan kain.


dan Luisa membiarkan ke dua tangan dan kakinya di ikata kencang oleh Ronald.


Luisa juga membiarkan ke dua matanya di tutup oleh kain hitam.

__ADS_1


"Minum, kau harus minum ini, agar kau mengingat semua hal yang sudah terjadi."


Ronald mengatakan hal tersebut sambil membuka kembali mulut Luisa yang telah di sumpal, dan Ronald memaksa Luisa untuk meminum alkohol sampai mabuk.


Di saat ini lah Luisa mulai mengerti apa yang telah di maksudkan oleh Ronald.


Air matanya mengalir dengan deras, namun Luisa tetap diam dan membiarkan Ronald menyentuh semua bagian tubuhnya dengan brutal.


Berkali - kali Ronald melakukan penyatuannya terhadap tubuh Luisa, dan Luisa yang pada akhirnya mengingat semua peristiwa malam itu hanya bisa menangis, dan terus menangis.


Luisa mengatakan hal tersebut dari dalam hatinya dan setelah mengatakan hal tersebut Luisa memejamkan ke dua matanya lalu pingsan..


Malam ini pada akhirnya Luisa menyadari siapa laki - laki misterius yang beberapa tahun silam melakukan pemerkosaan terhadap dirinya.


Ya pemerkosaan yang sama seperti apa yang telah Ronald lakukan saat ini, semua hal yang telah terjadi di masa lalu diingatkan kembali oleh Ronald.

__ADS_1


"Akhirnya kau mengetahui semuanya Luisa, ya semua hal yang menjadi dendam ku di masa lalu, semua hal yang telah aku rencanakan secara matang, dan semua hal yang telah aku susun bertahun - tahun, kau seorang putri mafia yang telah membunuh ke dua orang tua ku dalam sabotase kecelakaan di masa lalu."


"Sejak saat itu aku bersumpah akan menghancurkan masa depan mu hingga ke titik paling suram seperti saat ini."


Dengan nafas tersenggal Ronald mengatakan hal tersebut sambil memandang tubuh Luisa yang masih dalam keadaan telanjang dan terikat dengan kuat di atas tempat tidur.


"Pengawal, buka semua ikatannya dan bawa dia ke kamar pembantu saat ini juga."


Ronald yang telah menggunakan pakaian lengkap meminta beberapa para pengawal pria untuk membuka semua ikatan Luisa dan memindahkan Luisa ke kamar pembantu di dalam rumah mereka.


Sungguh saat ini Ronald sama sekali sudah kehilangan hati nurani, dirinya membiarkan banyak mata para pengawal pria melihat lekuk tubuh istrinya sendiri.


Ronald seakan - akan tidak peduli apakah para pengawal tersebut membawa tubuh Luisa masih dalam keadaan telanjang atau sungguh menggunakan pakaian.


"Penderitaan mu akan segera di mulai Luisa,kini kau bukan lagi istri ku, namun saat ini kau tak lebih dari sekedar pelayan di dalam rumah ku ini, aku tidak akan pernah membiarkan mu bebas dari sini, ya kau akan seperti tawanan menyedihkan yang setiap saat bisa aku siksa dan aku manfaatkan dengan sesuka hati ku sendiri."

__ADS_1


Sambil menghisap rokoknya dalam - dalam, malam hari ini Ronald mengatakan hal itu, dan kini penderitaan serta peperangan dengan istrinya sendiri baru akan di mulai.


__ADS_2