
Penderitaan mu akan segera di mulai Luisa,kini kau bukan lagi istri ku, namun saat ini kau tak lebih dari sekedar pelayan di dalam rumah ku ini, aku tidak akan pernah membiarkan mu bebas dari sini, ya kau akan seperti tawanan menyedihkan yang setiap saat bisa aku siksa dan aku manfaatkan dengan sesuka hati ku sendiri."
Sambil menghisap rokoknya dalam - dalam, malam hari ini Ronald mengatakan hal itu, dan kini penderitaan serta peperangan dengan istrinya sendiri baru akan di mulai
Malam hari ini Ronald pada akhirnya memutuskan untuk tidur lebih cepat setelah dirinya menyelesaikan pertempuran di atas tempat tidur dengan istrinya sendiri.
Malam hari yang menyakitkan kini telah berganti menjadi pagi dan di dalam kamar yang sempit dan panas Luisa masih tertidur dalam keadaan telanjang.
"Dimana aku?"
Perlahan ke dua matanya mulai membuka dan Luisa begitu kaget ketika melihat langit - langit kamar berbeda dengan langit - langit kamar yang biasanya.
"Badan ku sakit, kepala ku sakit sekali."
Luisa mengatakan hal tersebut sambil mencoba untuk bangun dari tempat tidurnya, betapa dirinya terkejut ketika melihat tubuhnya telanjang tanpa sehelai kain pun.
__ADS_1
"Mas, mas Ronald jadi selama ini kau, kau adalah."
Sesak dada Luisa ketika dirinya mengatakan hal tersebut sambil mencoba mencari pakaian demi pakaian bekas yang tersimpan di dalam kamar tersebut.
"Jovan, bagaimana keadaan Jovan? aku tidak boleh berada di dalam kamar ini, aku harus membawa Jovan kabur dari rumah ini!"
Setelah Luisa menemukan pakaian dan memakainya, seketika itu juga Luisa langsung teringat akan masih Jovan yang kini ada di dalam bahaya baginya.
"Buka pintunya, aku mohon buka pintunya! hei, aku bukan tahanan disini, buka!"
"Mas Ronald, kau boleh memiliki masalah dengan ku, namun jangan perlakukan aku seperti ini, mas Ronald jangan kau pisahkan aku dengan Jovan, mas aku yakin kau ada di luar sekarang!"
Luisa mengatakan hal tersebut dengan terus berteriak - teriak dari dalam kamarnya.
Sementara itu di luar kamar, berdiri satu laki - laki tampan di kelilingi oleh para pengawalnya.
__ADS_1
"Ingat pesan ku, kalian harus menjaga wanita itu dengan tangan kalian sendiri, dia sampai sekali tidak oleh keluar dari dalam kamar itu, setiap kebutuhannya kalian masukkan saja ke dalam, apakah kalian mengerti!"
Beberapa perintah yang ditujukan Ronald kepada beberapa pengawalnya.
"Baik pak Ronald kamu mengerti!"
Dan setelah mengatakan hal tersebut Ronald pun pergi meninggalkan rumah dengan mobil kesayangannya, Ronald yang dulunya begitu baik dengan Luisa kini berubah menjadi Ronald yang sangat kejam.
Sementara itu di sudut jalan, nampak satu laki - laki berada di dalam mobil dan sedang mengamati kediaman Ronald.
"Aku yakin laki - laki itu pasti sudah mengurung Luisa, Luisa itu pintar, dia akan dengan berani membuktikan semua hal yang telah aku katakan kepadanya, meskipun itu sangat berisiko."
Laki - laki tampan tersebut mengatakan hal itu kepada dirinya sendiri.
"Namun kau tidak perlu takut Luisa, kau tidak perlu khawatir, aku akan membantu mu untuk bebas, karena kakak tiri ku itu sudah gila dia bisa melakukan segalanya untuk ambisinya yang gila!"
__ADS_1
Juan mengatakan hal tersebut sambil mempersiapkan sebuah rencana untuk membebaskan Luisa dari cengkeraman Ronald.