Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku

Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku
Wedding Day Eps 9


__ADS_3

BERJALAN DIATAS ALTAR DAN PEMBERKATAN...


Tiba saatnya pernikahan antara Pewaris Tunggal Wijaya Grup. Tn. Wisnu Wijaya dan istrinya telah siap, menunghu putranya yang masih bersiap-siap di ruang ganti.


Para sahabat Demian ikut menghadiri acara pemberkatan Demian dan Violet.


Siapa lagi kalau bukan Fadli, Fandi dan Kelvin.


Mereka bertiga pun ikut berjaga-jaga diacaranya Demian, karena mereka tau banyak musuh yang siap kapan saja untuk menyerang disaat kita lengah.


Keamanan sangat ketat saat ini, anak buah Demian sebanyak 100 orang bersiap dengan senjata api yang di sembunyikan di balik badan nya. Mereka dikerahkan untuk berjaga guna menghindari serangan dari musuhnya.


Penjagaan pun diperketat di dalam dan diluar ruangan.Tapi mereka pun tidak mencolok, karena mereka berpenampilan sepeti tamu undangan.


Ditempat yang sama Orang-orang Violet pun siaga menjaga Bosnya dari jarak aman.


Mereka sengaja di datangkan dari singapur guna menjaga atasannya. Mereka semua di kordinir oleh Keyla dan Geri.


Tapi tetap saja Violet bisa mengenalinya, meskipun mereka menyamar. Anak buah yang diutus oleh Geri dan Keyla jumlahnya melebihi penjagaan anak buah Demian. Kurang lebih 150 penjaga dengan senjata lengkap yang di datangkan Keyla, mereka terbang dengan Jet Pribadinya Vio yang ada di markasnya.


Tn.Rangga dan Ny.Renata orang tua Vio, terpaksa menyembunyikan identitasnya.


Sangat Mudah untuk mereka menutupi identitasnya, karena merekapun tidak pernah terekpose oleh media.


Banyak pembisnis yang ingin bekerja sama dengan Tn. Albert tapi mereka semua sangat sulit untuk ditemui. Kedua orang tua Violet pun telah siap menunggu putri kesayangan nya.


Demian pun telah siap, dan menunggu diatas Altar,,,tidak lama Tn. Rangga pun telah menggandeng Putrinya berjalan diatas Altar untuk menghampiri Calon Suami putrinya tersebut.


Semua tamu undangan melihat kagum pada Mempelai wanitanya. Kedua mempelai pun mengucap janzi suci di hadapan semua orang.


Tepuk tangan para undangan pun sangat riuh bersorak gembira melihat sepasang Suami Istri tersebut. Pengantin Pria pun di suruh WO untuk Mencium Pengantin Wanitanya yang telah selesai menjalani Pemberkatan.


Vio pun yang mendengarnya menjadi gugup sama hal nya dengan Demian. Dia nampak ragu, tapi untuk meyakin kan para undangan ia terpaksa melakukan apa yang di suruh WO. Demian pun mendekat ke arah Vio, dan perlahan Demian pun mendekatkat wajahnya ke wajah Violet.


"Cup" Ciuman singkat Demian, Muka Violet memerah karena malu dan gugup.


Paraundangan bertepuk tangan Meriah.


Diluar gereja ada mobil yang mencurigakan, yang sedang mengawasi gedung gereja yang di dalamnya sedang berlangsung pemberkatan seorang Bos Mafia yang sangat Kejam di kalangan musuhnya.


Demian Wijaya tidak akan segan menghancurkan musuhnya dalam waktu kurang dari satu malam untuk mengahncurkan bisnisnya.


Di dalam mobil ada dua orang yang mengawasi sekitarnya, salah satunya membuka jendela dan melemparkan geranat di parkiran gereja tersebut. Dan mobil pun melaju dengan kencang.


Anak buah Demian dan Vio yang berjaga diluarpun ada yang terkena ledakan Geranat tersebut, ada berapa unit mobil yang ikut meledak di parkiran. Anak buah Demian dan Vio mencoba mengejarnya tapi gagal karena mobil melaju sangat kencang.


Tapi untungnya Geri menghadirkan Sniper terbaik Violet, Geri menempatkan Sniper tersebut di Gedung paling tinggi di samping gedung gereja. Sniper Violet pun langsung membidik ke empat ban mobil tersebut.


Seketika mobil pun oleng dan berputar ditengah jalan dan akhirnya berhenti mendadak. Kedua pelaku yang melempar Geranat berusaha keluar dari mobil dan hendak melarikan diri, tapi Sniper tersebut langsung sigap membidik keduanya dibagian kakinya agar tidak bisa lolos.


Di dalam gedung gereja, Fadli, Fandi, Kelvin, Geri dan Keyla mendapat kabar dari anak buahnya masing-masing.

__ADS_1


Geri menerima panggilan dari Sniper tersebut. Dan mendapatkan laporan bahwa Sniper tersebut telah melumpuhkan musuhnya. Geri dan Keyla bergegas pergi ketujuan yang telah diberitaukan oleh anak buahnya.


Kelvin yang melihat gerak gerik Geri dan Keyla, mengajak Fandi mengikuti dibelakang mobil mereka. Fadli pun mengurus kekacauan di parkiran, tapi sebelumnya Fadli masuk dan membisikan kejadian di parkiran luar terhadap Demian.


Demian pun beralasan untuk pergi ke toilet kepada semua orang yang berada di dekatnya, dan bergegas keparkiran tujuan awalnya pergi dan di ikuti oleh Fadli.


Ditempat yang lain, Kelvin dan Fandi tiba di tempat yang sama dengan tujuan Geri.


Geri dan Keyla bergegas turun dan melihat pelaku yang telah dilumpuhkan.


Fandi dan Kelvin mendekat kearah Geri dan Keyla, mereka berdua pun ikut melihat orang tersebut. Geri dan Keyla terkejut saat tersadar Kelvin dan Fandi berada disampingnya, tapi mereka langsung merubah ekspresi mukanya dengan bersikap biasa saja.


Kelvin bertanya kepada Geri, siapa orang tersebut. Geri menjelaskan kepada semuanya. Bahwa keduanya adalah pelaku yang melempar geranat di parkiran.


Dan sontak semuanya, kageeett....


Tapi seketika mereka langsung tersadar dan langsung mengamankan pelaku keduanya.


Kelvin dan fandi yang mengurus pelakunya dan membawa pelakunya ke markas Demian.


Karena Geri dan Key tidak mau membuat mereka Curiga, akhirnya Key dan Geri membiarkan Kelvin dan Fandi membawanya.


*******


Parkiran di Gedung Gereja.


Demian bejalan keluar, menuju parkiran gedung tersebut. Dia melihat keadaan parkiran. Anak buah Demian dan Vio yang terkena ledakan dilarikan kerumah sakit.


Demian pun bertanya kepada Fadli keberadaan Kelvin dan Fandi.


Fadli menjawab bahwa Mereka mengikuti Pak Geri dan Keyla.


Demian mengerutkan keningnya berfikir.


Bukannya Geri itu Orangnya Albert Camp...?? tanya Demian memastikan pada Fadli.


"Benar Bro,,, Dia Orang Albert Camp, dia hadir di undang oleh Perusahaan Wijaya, sepertinya Geri salah satu perwakilan dari Perusahaan Albert Camp deh" Jelas Fadli...


Demian pun menyuruh Fadli untuk menghubungi Mereka, karena Dia tidak memegang ponselnya.


Fadli pun langsung menghubungi Kelvin.


Tidak lama panggilan pun di jawab oleh kelvin di sebrang, dan Demian mengambil alih ponsel Fadli dan berbicara langsung dengan anak buahnya.


"Hallo...."


"Kalian berdua dimana,,,?" tanya Demian.


"Kami sedang diperjalanan arah kemarkas Bos, kami telah mendapatkan pelakunya" jawabnya


"Bagus...Kalau begitu cari informasi dari mereka siapa dalang dari semuanya, Saya akan segera menyusul" Demian langsung memutuskan panggilan sepihak.

__ADS_1


Dia bergegas kembali kedalam karena sudah sangat lama dia pamit ketoilet. Fadli mengikuti Demian masuk, mobil yang terbakar semuanya digantii oleh pihak Demian dengan Mobil baru yang sama dengan mobil yang terbakar.


*****


Diruangan yang berbeda Vio mendapat kabar dari Geri dan Key perihal kejadian diparkiran luar gedung. Mereka menghubungi Vio melalui Ponsel anak buahnya Violet.


Vio menerima panggilan dipojokan agar tidak dicurigai, anak buah Vio selalu waspada menjaga Bosnya.


Vio pun sama geramnya dengan Demian, jiwa membunuhnya pun tiba-tiba muncul dalam dirinya. Anak buah Vio yang melihat dirinya, ada rasa was-was. Karena mereka tau karakter yang di sembunyikan oleh Bosnya.


Violet berfikir sejenak, kira-kira siapa yang mengirim mereka berdua. Fikirnya dalam hati... Vio pun merubah raut mukanya kembali normal saat melihat Demian masuk ke gedung tersebut.


Vio kembali menghampiri Papi dan Maminya yang sedang mengorol dengan Mertuanya.


Demian pun ikut nimbrung bersama.


Orang tua Demian bertanya pada saya dan juga anaknya, ingin Honeymoon dimana.


Demian menjawab pertanyaan orang tuanya.


Vio hanya diam tidak menjawab.


"Demian, Vio kalian ingin Honeymoon kemana sayang ?" tanya mommy sarah.


"Hemm... Kita akan menundanya Mom, kita akan proses pendekatan dulu agar terbiasa" jawab Demian sambil melirik kearah wanita yang telah menjadi istrinya beberapa jam yang lalu.


"Baiklah kalau begitu, Mommy menghargai keputusan kamu" ucap sang mommy.


Vio yang memergoki Demian melihat kearahnya, hanya diam tidak peduli.


Orang tua Violet memperhatikan putrinya yang bersikaf sangat acuh kepada suaminya, hanya bisa saling lirik antara Tn.Rangga dan Ny.Renata.


Geri dan Keyla tidak kembali, karena mereka ada urusan di perusahaan Albert Camp.


Tidak lama setelah itu, para tamu undangan sudah banyak yang berpamitan pulang.


Daddy Demian mengajak istri, beserta Besan dan Anak Menantunya untuk beristirahat di Hotel Albert Camp, yang talain adalah hotel miliknya sendiri. Vio mengabari Geri lewat SMS agar manager hotel menyiapkan kamar miliknya sendiri dan milik orang tuanya yang berada di Hotel tersebut serta tambahan kamar yang sesuai untuk Mertuanya.


"Geri tolong atur kamar milik orang tua saya dan kamar milik saya sendiri yang ada di Hotel kita, dan siapkan juga buat mertua saya tanpa mereka curigai, ingat itu" isi pesan Vio


"Baik Bos" jawab Geri mengerti, dan dia pun langsung menghubungi Manajer Hotelnya dan mengaturnya.


********


Foto untuk disurat Nikah nih....


Setatus baru untuk mereka berdua nih.



Next.....

__ADS_1


__ADS_2