
Kantor Wijaya Grup.
*****
Hari-hari dijalani oleh Demian seorang diri. Dia sudah berangkat kerja seperti biasanya. Dia memilih menyibukan dirinya dikantor, karena kalau dirumah dia selalu terus menerus memikirkan istrinya.
Hari ini dia ada pertemuan pukul 09:30 di perusahaan Albert Camp untuk membahas proyek kerja sama antara Perusahaan Wijaya Grup dan Perusahaan Albert Camp.Jadi mau tidak mau dia sendiri harus menghadiri pertemuan tersebut karena tidak mau memberikan kesan yang kurang baik terhadap perusahaannya dimata Albert Camp.
Demian pun segera bersiap, saat ini waktu sudah menunjukan pukul 08:45. Dia mengajak Kelvin untuk menemuinya.
Demian :
"Vin sekarang aku ada rapat di perusahaan Albert Camp, kamu ikut denganku"(kata Demian).
Kelvin :
"Baik tuan. . .(jawab Kelvin).
Mereka pun langsung bergegas ke perusahaan Albert Camp.
*****
Didepan perusahaan Wijaya Grup, para anak buah Tn.Wisnu sedang memantau anak Bosnya. Sedari rumah, Demian memang telah diikuti oleh para anak buah Daddy nya.
Beberapa anak buah Daddy nya ada yang menunggu didepan rumah milik Violet. Dan ada juga yang menunggu dirumah putranya, tapi sama saja tidak ada tanda-tanda keberadaan menantu Wijaya dirumah putranya.
Semua anak buah Tn.Wisnu pun melaporkan hasil pantauannya yang tidak membuahkan hasil.
****
Kantor Albert Camp.
Kelvin membukakan pintu mobil untuk Demian. Mereka tiba tepat waktu di gedung Kantor Albert Camp. Mereka berdua masuk dan langsung mendatangi meja Receptionis untuk bertanya.
Receptionis :
"Ada yang bisa kami bantu pak ?"(tanyanya).
Kelvin :
"Maaf mba, kami sudah memiliki janji dengan Tn.Geri"(kata Kelvin menjelaskan).
Receptionis :
"Maaf dengan bapak siapa, dan dari perusahaan mana ?"(tanyanya lagi).
Kelvin :
"Bilang saja Tn. Demian Wijaya, dan kita dari Perusahaan Wijaya Grup.
Receptionis :
"Ouh..Baik pak, mari saya antar keruangan Tn.Geri"(Ucapnya ramah).
Demian dan Kelvin pun mengikuti Receptionis tersebut untuk menuju ruang kerja Tn.Geri yang berada dilantai atas. Setelah tiba kita pun dipersilahkan masuk dan Receptionist itu pun kembali ke tempatnya bekerja.
Didalam ruangan Geri ternyata sudah menunggunya. Geri pun mempersilahkan Demian dan Kelvin duduk.
Geri :
"Mari semuanya silahkan duduk"(kata geri mempersilahkan).
Demian :
"Terimakasih Tn.Geri"(Jawab Demian sambil duduk di ikuti Kelvin).
__ADS_1
Geri :
"Mau minum apa Tn.Dem ? Kopi atau Teh ?"(tanyanya lagi).
Demian :
"Kopi saja"(jawabnya).
Geri pun langsung menyuruh sekertarisnya untuk membuatkan 2 cangkir kopi untuk Demian dan Kelvin. Tidak lama Kopi pun disuguhkan kepada Mereka berdua.
Demian pun langsung membahas proyek kerja sama yang akan segera dikerjakan bersama perusahaan Albert Camp.
Kedua perusahaan tersebut ingin bekerja sama dalam membangun bisnis yang nantinya akan saling menguntungkan. Geri berniat untuk membangun Hotel Albert Camp di Singapur. Dan akan bekerja sama dengan Demian Wijaya yang akan melengkapi Hotel Albert dengan membangun Mall disekitaran Hotel tersebut untuk melengkapi fasilitasnya.
Setelah semuanya telah disetujui, dan sudah ditepatkan waktu yang pas untuk memulai pembangunannya.Demian dan Kelvin pun undur diri.
*****
Kediaman Tn.Wisnu
Tn.Wisnu sedang membaca buku diruang kerjanya. Tiba-tiba ponselnya berdering.
Tn.Wisnu :
"Hallo, Apa hasilnya ?"(tanyanya langsung).
Anak Buah :
"Maaf Bos. Kami tidak melihat Nyonya Violet keluar rumah sama sekali. Sepertinya Nyonya Violet tidak ada dirumah Tuan Muda maupun dirumah Nyonya Muda sendiri, Bos"(lapornya).
Tn.Wisnu :
"Yasudah kalau begitu, kalian hentikan memata-matinya, saya akan tanyakan langsung padanya"(kata Tn.Wisnu).
Tn.Wisnu :
"Son segera temui Daddy di cafe depan kantormu 1 jam lagi"
Demian :
"Ok Dad"(balasnya)
Setelah mengirim pesan Tn.Wisnu pun bersiap dan bergegas untuk pergi menemui putranya. Tn.Wisnu berpamitan pada istrinya akan pergi kekantor anaknya karena ada urusan sebentar.
Untunglah Ny.Sarah tidak curiga sedikitpun pada suaminya. Tn.Wisnu sengaja tidak memberitaukan kepada istrinya tentang menantunya yang pergi karena takut akan membuat Istrinya kepikiran nantinya.
Tn.Wisnu pun langsung berangkat diantarkan oleh supirnya. dibelakang Mobil Tn.Wisnu selalu dikawal sama 1 mobil lagi dan didalam nya ada pengawal yang siap melindunginya jika bahaya mengancam.
*****
Saat Aku dan Kelvin sedang dalam perjalanan kembali kekantor, Daddy mengirimku Massage yang isinya mengajak bertemu di Cafe depan kantor.
Aku dan Kelvin tiba di Cafe depan kantor lebih dulu, kita berdua langsung memesan makan siang karena memang sudah waktunya untuk makan siang. Cafe terlihat sepi, karena jam makan siang dikantor Wijaya Grup telah selesai.
Makanan sudah tiba dan langsung menyantap makan siang yang mereka pesan. Setelah selesai baru tibalah sang Daddy seorang diri memasuki Cafe. Para pengawal berjaga didepan Cafe.
Demian :
"Hai Dad,,,"(sapa Demian dan memeluk sang Daddy).
Wajah Tn.Wisnu sangat sulit diartikan, dia menahan gejolak emosinya, agar tidak membuat kekacauan di Cafe.
Tn.Wisnu :
"Hemm. . .(jawah acuh Daddy nya).
__ADS_1
Kelvin :
"Maaf Tuan mau minum apa ??"(tanya Kelvin bertanya)"
Tn.Wisnu :
"Tidak usah Vin"(jawabnya singkat).
Tn.Wisnu :
"Langsung saja Daddy tidak mau basa basi padamu. Sebenernya kemana Violet Dem ? Apa yang terjadi dengan kalian berdua ?"(Tanyanya To The point).
Seketika raut muka Demian berubah menjadi pucat, keringat dingin membasahi telapak tangannya. Kelvin pun Shock mendengar pertanyaan Tuan Besarnya.
Tn.Wisnu :
"CEPAT JAWAB PERTANYAAN DADDY"(Bentaknya).
Demian :
"M..mmm Vio pergi Dad, aku tidak tau dia pergi kemana"(jawab Demian terbata dan langsung menunduk tak berani melihat kearah wajah Daddy nya).
Tn.Wisnu :
"APPAAAA....?"(Teriak sang Daddy Shock).
Demian :
"iiyaaa Dad, Vio pergi sudah seminggu ini, Demian sudah mencari kemana pun tapi tidak menemukannya, Ponselnya pun tidak aktip"(Jawab Demian).
Tn.Wisnu :
"Memangnya apa yang kau lakukan sampai membuat istrimu meninggalkanmu Hah ?"(Tanya nya dengan emosi yang ditahan)
Demian :
"Vio melihat aku minum bersama wanita lain di the Club Resot The Albert Bali Dad, dan dia minta Cerai dariku"(jawab Demian).
"PLAKK. . . . .
Demian memegangi pipinya yang terasa panas akibat Daddy nya. Tn.Wisnu menampar putranya dengan sangat keras. Dia benar-benar sangat marah. Dia tidak habis fikir putranya akan berbuat serendah itu.
Tn.Wisnu :
"Dasar anak bodoh, bisa-bisanya kau berkelakuan seperti itu dibelakang istrimu, apa kau tidak cukup hanya denga istrimu saja, sampai kau mencari ****** diluaran sana"(Kata sang Daddy memaki anaknya).
Demian :
"Tapi itu semua salah paham Dad, aku hanya sedang minum saja, dan disana juga ada Kelvin, Fandi dan Fadli"(Belaku pada Daddy).
Tn.Wisnu :
"Lalu kenapa kamu tidak cerita pada Daddy dan Mommy mu dari awal, HAH ?"(Tanya Tn.Wisnu marah).
Demian :
"Maaf Dad, aku fikir Vio tidak serius meninggalkanku, aku juga takut Mommy marah jika mengetahui Vio pergi Dad"(sesalnya).
Tn.Wisnu :
"Pokoknya Daddy gk mau Vio digantikan oleh wanita manapun untuk menjadi menantu Daddy. Jika Vio tidak ditemukan dan kamu ingin menikah lagi dengan wanita lain, jangan harap kamu mendapatkan warisan dariku"(ancamnya).
Setelah mengancam Putranya, Tn.Wisnu langsung pergi meninggalkan Cafe tersebut. Untung saja Cafe sedang sepi, jadi mereka tidak jadi bahan gunjingan pungunjung Cafe.
Demian sangat frustasi karena kebohongannya telah ketauan oleh Daddy nya, cepat atau lambat semua orang juga akan mengetauinya.
__ADS_1