Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku

Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku
Violet sakit ulah Demian Eps 15


__ADS_3

Demian terbangun pagi-pagi sekali.


Saat aku membuka mata, aku melihat Violet yang masih terlelap tidur, Hm. . .Pasti dia sangat kelelahan mengimbangi permainanku semalam, Aku melihat jam di ponselku 06:30


Aku menyingkap selimut yang menutupi badanku yang tidak memakai sehelai benang pun di balik selimutnya.Mata Demian melihat ke arah bercak merah diseprei diatas tempat tidurnya.


"Hmm. . .Ternyata dia masih perawan,pantas saja semalam sangat sulit memasukan juniorku kedalam miliknya"Ucap Demian


Demian bangkit dan melangkah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai mandi Demian turun ke dapur mencari makanan karena perutnya terasa lapar apa lagi semalam dia habis memuaskan istrinya diranjang.


Demian senyam senyum sendiri saat memikirkan kejadian semalam bersama istrinya. Dari arah belakang Demian dikagetkan oleh kehadiran Kelvin yang tiba-tiba, dan menepuk pundak Demian dari belakang


Kelvin :


"Woy. . pagi-pagi udah senyum senyum sendirian, kesambet baru tau rasa. . .


Demian :


"Berani sekali kau mengagetkanku, apa kau sudah bosan hidup Hah, mau aku pecat ?"


Kelvin :


"Hm. .Ck. .Ck. .Ck. . .Pecat saja kalau kau mau, dimana istrimu ko jam segini belum bangun. Biasanya istrimu menyiapkan sarapan pagi untuk kita semua" kata Kelvin menanyakan keberadaan Vio.


Aku mengusap belakang tengkuk ku, bingung harus menjawab apa sama Kelvin. Aku pun bicara asal jawab pertanyaan Kelvin.


Demian :


"Vio lagi sakit, jadi dia memilih tinggal dikamar. . .


Kelvin :


"Loh ko bisa, yasudah aku akan memanggilkan dokter untuk istri kamu. . . .


Demian :


"Tidak perlu, dia hanya kelelahan saja. (kata Demian Dingin)


Kelvin :


"Memangnya istrimu habis ngapain ko bisa kelelaha"(tanya Kelvin)


"Hey kenapa kau meberi pertanyaan yang sangat bodoh teehadapku"(jawab Demian dingin)


Kelvin menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dia sedang memikirkan ucapan Demian barusan, dia dibuat bingun oleh ucapan Demian.


Kelvin sedang memikirkan letak kesalahannya dia dimana sebenarnya, tapi tiba-tibs suara Demian menyuruh pelayan untuk membawakan sarapan untuknya dan Vio menyadarkan ku.


Demina :


"Pelayan tolong bawakan sarapanku dan milik Vio ke kamar"


Pelayan :


"Baik tuan"


Kelvin :


"Dem kenapa kamu juga sarapan diatas, masa gw sarapan sendirian sih ?" (protes Kelvin)


Demian :


"Memangnya ada yang salah sarapan dikamar sama istri Hah ? Mangkanya cepet cari istri biar makan ada yang nemenin"(Aku meledek Kelvin yang tampak sangat kesal)


Kelvin :


"Sialan. . .(umpatnya kesal)


Demian pun langsung berlalu meninggalkan Kelvin sendirian didapur. Saat aku menaiki tangga aku pun berkata pada Kelvin.


Demian :


"Vin kenapa kau tidak menikah saja dengan Keyla"(ucapku tertawa terbahak-bahak Ha. .Ha. .Ha. .aku langsung melanjutkan langkahku menuju kamar)


Kelvin yang sedang minum didapur, seketika menyemburkan minumnya yang sedang diminumnya dan dia pun tersedak saat Demian berkata diatas tangga.


"Byuuur. . .Uhuuk. . .uhuk. . .


Demian brengsek, sialan, dasar gilaaa.(marahnya dalam hati saat aku di kerjai oleh Demian dengan ucapan yang bikin aku tersedak)


*****


Dikamar Vio bingung karena saat bangun dia tidak mendapati Suaminya disampingnya.


Aku mencoba duduk dan mengambil baju kelemari dan memakainya. Aku berjalan sangat pelan ke arah kamar mandi, bagian selangkangku sangat nyeri dan perih.Saat itu Demian masuk dan bertanya pada istrinya.


Demian:


"Kau mau kemana ?"


Violet:


"Aku mau kekamar mandi"(jawab Vio bergegas kekamar mandi karena dia malu sama suaminya)


Saat sudah didalam kamar mandi, aku mengisi air hangat di dalam bathtub.


Setelah air hangatnya penuh aku pun langsung berendam selama 30 menit.


Aku langsung berdiri dan keluar dari dalam bathtub, aku membilas tubuhku dengan air bersih.


Tubuhku menjadi sangat Rilexs, meskipun selangkanganku masih sedikit sakit, tapi lebih baik dari sebelum aku berendam.Aku mengambil handuk yang ada dilaci meja wastafel dan melilitkannya dibadanku.


Saat mataku melihat pantulan tubuhku di kaca wastafel, seketika aku menjerit histeris. . .


Violet :


"aaaaaakh. . . . . .(teriak Vio mengagetkan Demian)


Demian sedang duduk disofa yang berada didalam kamar sambil memainkan ponselnya, dia menunggu istrinya yang sedang mandi, untuk sarapan bersama. Saat sedang menunggunya tiba-tiba didalam kamar mandi terdengar istrinya menjerit. . .Demian pun buru-buru menghampirinya.


"tok. . .tok. . .tok. . .

__ADS_1


Demian:


"Vio ada apa kamu berteriak, cepat buka pintunya"


Violet sedang sibuk menghapus tanda kepemilikan yang dibuat oleh Demian, dia benar-benar kesal atas ulah suaminya itu.


Semua badannya penuh tanda kismark.


Violet:


"Tidak ada apa-apa, nanti aku akan keluar"(jawab Vio akhirnya)


Demian:


"Sudah cepat keluar atau aku akan mendobrak pintu sialan ini, kamu sudah setengah jam didalam sana, apa yang sedang kau lakukan hah ?"(Ancam Demian karena Vio lama tak membuka pintunya hingga membuat emosi Demian)


Vio membuka pintunya perlahan, dia melongok kan kepalanya ke dalam kamar, dan ternyata Demian ada disamping pintu kamar mandi dan langsung mendorong pintu kamar mandinya, dan menarik keluar istrinya dari dalam kamar mandi. . .


Demian:


"kau sedang apa mengendap seperti itu hah, seperti maling saja"(kata Demian kesal)


Demian memperhatikan tubuh istrinya yang hanya ditutupi oleh handuk seatas lutut.


Demian meneguk salavinanya, mencoba menahan hasratnya.


Demian :


"Kenapa kamu berteriak tadi ?"(Demian bertanya ulang kepada istrinya karena tidak dijawab)


Violet yang ditanya seperti itu semakin malu, dia malu karena hanya memakai handuk saja ditubuhnya. Vio diam sangat lama, hingga dia berani menjawabnya.


Violet :


"Semua ini gara-gara kau"(jawab Vio kesal)


Demian:


"Hey. . .kenapa kau menyalahkanku, memangnya apa yang aku lakukan, dari tadi aku hanya bertanya saja padamu"(Jawab Demian yang sama kesalnya karena tidak terima disalahkan oleh Vio)


Violet:


"Tentu saja aku akan menyalahkanmu Bodoh, mana mungkin aku menyalahkan Kelvin atas ulahmu membuat kismark disemua tubuhku, dasar kau pria gila, aku sangat membencimu"(kata Vio sangat emosi dari nada bicaranya)


Demian baru mengerti saat Vio menjelaskannya, tentu saja itu hasilku saat bekerja keras diatas ranjang membuat istrinya puas. Aku hanya tersenyum melihat istriku emosi seperti itu.


Demian:


"Ha. . .ha. . .ha. . .


"Bukan kah itu sangat indah sayang, itu hasil kerja kerasku semalam saat membuatmu puas diatas ranjang"(ucap Demian tidak tau malu)


Muka Vio langsung bersemu merah, dia sungguh sangat malu tas ucapan Demian yang mesum itu. Vio tidak meladeni ucapan suaminya, dia bergegaa mendekat kelemari dan hendak mengambil baju dan memakainya.


Tiba-tiba Demian berjalan kearahku, Tangan kekar miliknya melingkar tepat diperutku, aku membalikan badanku, Deg. . deg. . .


Jantungku sudah tidak karuhan.


Mata Demian melihatku dengan sangat tajam, membuat aku semakin tidak karuhan.


karena tenagaku kalah kuat dengan Dia.


Demian menggit sedikit bibirku reflexs aku membuka mulutku, dan dia langsung memainkan lidahnya menyusuri bagian mulutku sampai tidak ada yang terlewatkan.


Tanganku diarahkan kelehernya oleh Demian, dia terus ******* mulutku, hingga akhirnya dia melepaskan ciumannya.


Demian menempelkan keningnya pada kening Vio, dia mengatur nafasnya.


Demian sudah sangat bernafsu, setelah nafasnya telah beraturan dia kembali mencium bibir istrinya lagi.


Dia mangangkat tubuh istrinya, Vio pun langsung melingkarkan kakinya kepinggang Demian, dia mengimbangi permaina suaminya. . .


Demian membawa Vio keatas ranjang dan melakukannya berulang kali pagi itu, samapi dia merasakan sangat puas setiap dia ingin mencapai puncaknya. . .


Permainan berakhir saat tiba waktunya makan siang, mereka berdua melewatkan sarapan dan makan siangnya karena mereka berdua terkulai lemas atas permainannya itu. . .


******


Dilantai bawah, Key dan Kelvin sedang berada diruang keluarga. Mereka berdua menunggu sepasang suami istri tersebut, tapi mereka tak kunjung keluar dari kamarnya.


bahkan sekarang waktunya makan siang pun mereka tidak turun.


Keyla sangat cemas memikirkan sahabatnya itu, dia takut terjadi apa-apa pada Violet, soalnya tadi Kelvin memberitahukan bahwa Vio sedang sakit.Keyla terus saja meremas tangannya dia duduk pun sangat gelisah.


Kelvin yang melihat Keyla yang begitu gelisah mengajaknya untuk keluar jalan-jalan.


Kelvin:


"Key lebih baik kita jalan-jalan saja gimana,,,?biarkan saja Vio bersama Demian, Dia pasti menjaga Vio dengan baik kan dia suaminya"


Keyla :


"gak bisa, , ,aku akan menunggu Vio keluar dari kamarnya baru aku bisa tenang"(tolak key)


Kelvin :


"Yasudah kalau kamu mau menunggunya, aku akan temani kamu disini"


Keyla :


"Hemm. . .(Gumam Key)


******


Vio terbangun dan mdngambil ponselnya ternyata mati kehabisan batre.


Vio membangunkan Demian karena dia merasa sangat lapar. . .


Violet :


"Demian bangun. . . ."(aku mengguncang tubuhnya perlahan)


Demian :

__ADS_1


"Hemmm. . . .(jawab Demian setengah sadar)


Violet :


"Bangun Demian, aku sangat lapar badanku lemas tidak berenaga untuk mengambil makanan dibawah" (ucapnya)


Aku langsung membuka mataku saat sudah sadar seutuhnya, aku baru ingat bahwa aku dan Vio melewatkan sarapan pagi dan makan siang denganya. aku duduk diatas kepala ranjang dan mengambil ponselku diatas nakas, aku melihat jam 17:30 ternya sudah hampir waktunya makan malam.


Aku melihat kearah Vio yang masih tiduran di atas ranjang dan berkata.


Demian :


"Tunggu sebentar, aku akan turun kebawah untuk mengambilkan makanan untukmu" (katanya)


Aku langsung turun dari atas ranjang, aku memunguti pakaianku yang berserakan diatas lantai, aku memakainya kembali dan bergegas kedapur.


"tak. . .tak. . .tak. . .(Suara kakiku menuruni tangga)


Kelvin dan Keyla yang berada di ruang keluarga langsung menghampiri Demian yang sedang menuruni anak tangga seorang diri.


Keyla yang menyadari Demian turun sendirian tanpa sahabatnya langsung bertanya saat Demian sudah sampai ditangga terakhir menuju dapur.


Keyla :


"Tuan, apa benar Vio sakit, apa dia baik-baik saja. . .?"


Demian :


"Dia baik-baik saja, dia hanya butuh istirahat saja" Jawab Demian datar.


Demian pun menyuruh pelayannya menyiapkan makan malam untuk dibawanya ke kamar.


Demian :


"Tolong siapkan makan malam untukku dan istriku, aku akan makan malam dikamar dan aku yang akan membawanya sendiri cepat kalian siapkan"


Pelayan :


"Baik tuan. . .(jawabnya)


Demian pun menunggu dimeja makan bersama Keyla dan Kelvin.


Kelvin :


"Bro. . .Seharian ini kenapa kamu dikamar terus sih, memangnya kerjaan kamu sudah selesai semua"(tanya Kelvin)


Demian melirik tajam kearah Kelvin.


Demian :


"Kau urus saja kerjaanmu, jangan mencampuri urusanku, atau aku akan menembak kepalamu"(jawab Demian dingin)


kelvin mendengus kesal mendengar jawaban sahabtnya sekaligus atasannya itu.


Kelvin :


"Cih. . .dasar kau ini Ketua Mafia psikopat tidak punya hati"(Kata kelvin kesal)


Demian :


"Hahahaa. . .mangkanya kau tidak perlu banyak bertanya kalau kau masih sayang sama kepalamu itu"(tertawa Devil)


Keyla :


"Tuan apa aku boleh melihat Vio, aku sangat hawatir padanya"(mohon Key)


Demian:


"Besok kau juga akan bertemu dengannya, sekarang dia masih tidur"(jawab demian Singkat)


Keylapun mengumpat dalam hatinya, karena tidak diperbolehkan bertemu dengan Violet . .Dasar es balok, kalau dia bukan suami sahabatnya, aku pasti sudah menghajar wajahnya.kata Key dalam hati.


Pelayan pun sudah menyiapkan makan malam untuk majikannya.


Pelayan :


"Maaf tuan, ini makan malam tuan dan nyonya semuanya sudah disiapkan"(Pelayan memberika nampan kepada tuanya)


Demian :


"Baiklah. . .


******


Demian langsung mengambil nampan yang sudah berisi makanan, dan langsung bergegas kekamar karena Vio sedang menunggunya.


Saat aku masuk kedalam kamar, aku langsung menyimpan nampan yang berisi makanan di meja sofa yang berada dipojok kamar. Aku melihat kearah Vio yang sedang duduk menyandar keatas kepala ranjang.


Aku melihat sepertinya baru selesai mandi, karena terlihat rambut Vio yang basah dan dia sudah memakai bajunya.


Demian :


"ayo kemari, katanya kau sudah lapar" (Demian memanggil Vio agar menghampirinya)


Wajah Violet bersemu merah saat Demian masuk kekamarnya dengan membawa makanan untuknya.Saat Demian memanggilnya untuk makan, akhirnya aku pum menghampirinya karena cacing diperutku memang sudah berontak minta di isi karena sangat lapar. . .


Violet :


"Baiklah. . ."(Vio menghampiri Demian. . )


Merekapun menghabiskan makanannya dengan diam. . .


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.Next. . . .


__ADS_2