Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku

Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku
Mulai Care Eps 11


__ADS_3

HOTEL ALBERT CAMP


*******


Kamar pribadi Vio dihotel miliknya, dia terbangun dari tidurnya karena pesan masuk di ponselnya.Vio membuka pesan yang dikirim oleh Demian. Dia pun mebalas dengan singkat.


Violet pergi untuk mandi, karena dia harus menemui Papi dan Maminya yang hari ini akan segera kembali. 20 menit kemudian Vio pun sudah siap, dia memakai make up tipis diwajahnya. Dia pun menemui maminya di kamar.


"Pagi Mam,,,Pagi Pap..." Sapa Vio dengan senyuman yang sangat manis yang tersunging di wajahnya.


"Pagi Baby..." Jawab serentak orang tuanya, sambil mencium putrinya tersebut.


"Mami sama Papi jadi pulang pagi ini ?" tanya Vio memastikan.


"iya sayang..."


"apa gak bisa pulang lusa mam ?" Tanya Vio berharap.


"Next time,,, kita akan mengunjungi kamu dan juga Keyla. Sering-seringlah kamu pulang bersama Keyla Baby. Rumah sepi tanpa kalian" Mami Mulai berkaca-kaca.


"Hubungi sodara perempuanmu baby, kita bertemu di Airport" Kata Papi Vio.


"Baik pap" jawab Vio.


Vio langsung menghubungi Keyla.


"Tuuuttttt....Tuuuttttt....."Panggilan tersambung.


"Hallo Key, Papi sama Mami mau balik pagi ini, kita ketemu di Airport 1 jam lagi." Kata Vio.


"Oke, Gw siap-siap dulu say" jawab Keyla langsung mengakhiri panggilannya.


Sesudah menghubungi Key, Vio pun membantu Papi dan Mami nya berkemas, dan makan sarapan yang sudah disiapkan oleh manajer hotelnya sebelum pergi ke airport.


Mereka sudah janzi bertemu sama Mertuanya Vio di lobby Hotel jam 09:00 pagi.


Mereka mau ikut mengantar orang tuanya Vio ke Airport.


******


Dikamar yang di tempati suami istri keluarga Wijaya tersebut, mereka memilih sarapan dikamar masing-masing karena memang masih merasa lelah.


Tn.Wisnu dan istrinya telah selesai sarapan dan sudah siap-siap untuk turun kebawah. Untuk menunggu orang tua menantunya yang akan ikut mengantar ke Airport.


Tidak lama menunggu Mereka semua sudah berkumpul, tapi Tn. Wisnu dan istrinya tidak melihat Putranya.Mereka pun bertanya pada menantunya.


"Vio, Demian kemana, ko tidak turun bersama kamu ?"


"Maaf Mom, Demian sudah duluan berangkat ke kantor tadi pagi, ada urusan penting" Dusta Violet.


"Urusan sepenting apa sampe dia tidak bisa ikut mengantar mertuanya" jawab Ny.Sarah Emosi.


"Cepat hubungi anak mu itu Dad" Titah istrinya Tn.Wisnu.


Tn. Wisnu pun menghubungi Putranya.


"Tuttt.....Tuuutttt......."panggilan tersambung.


Dilain tempat, Ponsel Demian Bergetar, ada panggilan masuk.


"Drrrttttt.....Drrtttt.......Drrttttt.........."


Dilihat sekilas siapa yang menghubunginya, dan ternyata sang Daddy yang menghubunginya.Panggilan tersebut langsung diangkat oleh Demian.


" Hallo Dad "


Ny.Sarah langsung mengambil alih ponsel suaminya, saat sudah diangkat oleh putranya.


" Hallo Demian, ada urusan sepenting apa dikantor, sampe kau tidak bisa mengantarkan mertuamu ke bandara" Tanya Ny. Sarah penuh penekanan nada bicaranya.


Demian menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, Dia yang ditanya seperti itu pun bingung untuk menjawabnya, karena dia memang tidak mengetahui mertuanya akan pulang secepat itu. Akhirnya dia hanya bisa beralasan lupa.


"Sory Mom, Demian lupa"


"Barusan kau bilang LUPAAA ?? Dasar menantu tidak tau diri, CEPAT datang kita bertemu dibandara satu jam lagi. Kau harus berpamitan pada mertuamu Demian, jangan bikin malu Mommy dan Daddy" Ujar Ny.Sarah yang sangat emosi kepada putranya.


Merekapun langsung pergi menggunakan 1 mobil saja, kali ini Tn.Wisnu yang membawa mobilnya tanpa menggunakan supir.


******


Dikantor Demian sedang memijit plipisnya yang sakit, karena mendengarkan ocehan Mommy nya di telpon yang marah-marah.

__ADS_1


Demian pun bersiap untuk myusul kebandara.


Fandi, Fadli, Kelvin malah meminta ikut, dan akhirnya Demian pun mengizinkan mereka untuk ikut.


*****


Semalam setelah Vio menghubunginya lewat Vidio, Keyla dan Geri pun memutuskan untuk pulang ketempat masing-masing.


Besok Geri harus keperusahan Albert Camp untuk memeriksa terlebih dahulu hasil laporan pekerjaan anak buahnya sebelum di laporkan kepada Bosnya tersebut.


Ditempat Keyla, key yang sudah siap pun sama saja langsung bergegas ke Bandara guna ketemu orang tua angkatnya.


Setelah orang tua Key meninggal, Orang tua Vio pun meminta Keyla untuk menganggap Mereka seperti Orang tuanya sendiri.


Dan Key pun sangat bahagia, karena Papi dan Mami Vio menyamakan kasih sayang buat Vio dan Dirinya.


Bahkan Key pun menganggap Vio sebagai Kakak nya, karena memang usia Vio lebih tua 5 bulan dari Key.


******


Dikalimantan, Markas Antonio telah menerima 2 mayat yang dilempar dari atas helikopter di depan pintu masuk markas milik Antonio, dan ternyata anak buahnya sendiri yang mati tertembak di kepalanya.


Antonio mengepalkan tangannya penuh dengan emosi.


"KURANG AJAR KAU DEMIAN, AKU AKAN MENGHABISIMU" Umpatnya Kesal.


Antonio pun menyusul rencana dan memilih waktu yang tepat, untuk menyerang Demian secara langsung oleh tangannya sendiri.


******


Airport Soekarno-hatta


Tn.Wisnupun sampai di bandara dengan jarak tempuh memakan waktu selama 55 menit dijalan. mereka langsung masuk keruang tunggu penumpang.


Beberapa saat disusul oleh Keyla yang baru datang beriringan dengan Demian Cs yaitu terdiri dari Fadli, Fandi dan Kelvin.


"Mami... Papi..." Keyla langsung menghambur kepelukan orang tuanya Vio dan meteka pun Orang tua angkatnya Keyla juga.


"Sayang kemana saja kau ini, dasar anak nakal, kenapa kau menghilang diacara pemberkatan kakakmu hah ?" Omel Ny.Renata pada Keyla yang pada saat itu menyadari Keyla pergi menghilang saat Violet melakukan Pemberkatan.


"Sory Mami" Ucap Key memohon dengan mimik muka sedih.


"Sudah-sudah, jangan dibahas yang sudah lewat. Key Vio inget Pesan Papi kalian jangan sampe berpisah, kalian harus saling menjaga satu sama lain. Key jaga kakak mu dengan baik, jika ada masalah segera hubungi Papi atau Mamimu. Dan kau Vio, kau harus menjaga adikmu jangan sampe dia luput dari pantauan kamu" Perintah Papinya Vio dan Key. Mereka berdua mengangguk mengerti.


Demian Cs yang melihat pemandangan di depan nya, sangat bangga akan hal yang di lakukan Papinya Vio, terhadap Violet dan Keyla.


Diam-diam Demian mulai memperhatikan gerak gerik istrinya itu yang bersikaf sangat manja terhadap Mami dan Papinya.Dia juga gak nyangka, Violet memiliki sifat penyayang.


Demian menyimpulkan seperti itu, karena dia bisa melihat sosok istrinya yang berbeda saat bersama orang tuanya begitu lembut, penurut, penyanyang dan penuh cinta.


Sangat berbeda sikafnya saat sedang bersamanya. istrinya itu akan menganggap dirinya tidak ada, Vio akan mengacuhkan dirinya dan bicarapun seperlunya.


tidak menghiraukan saya sebagai suaminya meskipun kita berada sangat dekat.


Demian pun tersadar dari lamunannya, saat mertuanya memanggil nama Demian.


"Demian" Panggil Papinya Vio


"Ahhh iya pih" jawab Demian menghampiri sang mertua, sepintas Demian melirik sekilas kepada istrinya dan kembali fokus pada mertuanya.


Vio yang di tatap oleh Demian, pura-pura gak melihat.


"Sini nak, Papi mau menitipkan anak Papi sama kamu. Jagalah dia dengan nyawamu. Karena dulu Papi pun menjaga Maminya Vio dengan Nyawa Papi sebagai jaminan nya.


Dan saat Papi dan Mami memiliki Vio, berpindahlah Papi menjaga Vio dengan segenap hati.Dan dengan nyawa Papi dan Mami lah jaminan hidup Vio selama ini nak.


Sekarang Vio sudah jadi tanggung jawab kamu. Didiklah Dia dengan baik, jiga ada masalah tentang nya bilang saja pada papi ya. Pesan Tn.Rangga kepada menantunya.


Demian mengangguk tanda mengerti, dan dia langsung menghampiri istrinya dan merangkul pinggang Vio dengan posesif.


Dia sengaja untuk menunjukan kesan yang baik untuk pernikahan mereka.


Orang tua Demian dan Orang tua Vio sangat bahagia melihat putra dan putrinya yang kelihatan akur.


Berbeda dengan Keyla,Kelvin, Fandi dan Fadli.


Mereka menatap pengantin baru itu dengan tatapan tidak percaya. Pasalnya mereka berempat tau bahwa Pernikahan yang terjadi hanys karena kesalah pahaman saja.


Vio yang diperlakukan dengan sangat intim menurutnya,sudah tidak bisa berkata apa-apa.


Vio yakin mukanya sudah merona seperti Tomat saking malu dan gugupnya.

__ADS_1


Demian yang melihat rona diwajah nya Vio hanya tersenyum sedikit, dia merasa Gemes melihat mukanya Vio, yang menurutnya saat ini sangat lucu.


*****


Semuanya berpamitan kepada orang tua Vio, dan mereka pun pergi meninggalkan bandara karena orang tua Vio tidak memperbolehkan mereka untuk menungguinya.


Vio dan Key yang tau jika Papi dan Maminya pulang menaiki jet pribadinya.


Membantu mengalihkan semuanya agar langsung bergegas pulang.


Yang lain pun setuju, awalnya Demian memaksa akan tetap mendampingi Papi mertuanya, tapi diurungkan nya. Saat melihat Vio dan Keyla tambah menjauh dari hadapannya.


Vio izin sama Mommy dan Daddy nya untuk pulang bersama dengan Keyla, karena Vio ingin jalan-jalan sebentar.


"Mom, Dad Vio pulang bersama Keyla boleh ?"


tanya Vio dengan penuh harap.


"Boleh sayang, memang kalian mau kemana ?" tanya Ny.Sandra pada menantunya.


"Kami ingin jalan-jalan sebentar Mom"jawab Vio


"Baiklah kalo begitu kalian boleh pergi, tapi inget pulang lah sebelum jam makan malam selesai"


*****


Demian berlari bersama Ketiga sahabatnya, Dia mengejar Vio dan Key yang sudah jauh meninggalkan nya.


Vio yang mengetaui Demian mengikutinya, mempercepat jalan mereka menuju ke parkiran mobil.


Dari arah belakang, Demian setengah berlari mengejar istrinya yang tidak bisa terkejar karena sudah lebih dulu masuk kedala mobil.


"Breng**k" Umpat Demian kesal karena tidak bisa mengejar Vio.


Dia menghubungi salah satu anak buah bayangan nya, dan menyuruh untuk mengikuti istrinya pergi.


"Tutttt......Tuuttt.......


"ikutin istri saya pergi kemana, laporkan secepatnya" Kata Demian memerintah.


"Baik Bos" jawab anak buah Demian di sebrang panggilan.


"Woy lo jalan bisa pelan gk sih, nafas gw sesak nih ngejar lo" Protes Fandi.


"Suruh siapa lo semua ngejar gw" Umpat Demian kesal, Sambil memutuskan panggilan di ponselnya.


"Yaelah,, Cuma ditinggal pulang duluan sama istri lo, kenapa sampe emosi amat sih Dem ? Bukan nya lo gk peduli sama si Vio, baru ditinggal gitu aja udah Marah"


Ucap Fadli yang ikut bicara setelah nafasnya sudah teratur.


"Benar bos, anda bisa menyusul istri anda pulang" Usul Kelvin pada Demian.


"Aarrghhhh...." teriak frustasi Demian sambil mengusap mukanya dengan kasar.


Demian sendiri pun tidak mengerti kenapa dirinya bisa semarah ini ditinggal pergi oleh Vio. Dia merasa Vio berbeda dengan wanita lain yang banyak memujanya.Tapi Vio malah pergi duluan meninggalkan Demian di Airport.Bahkan menurutnya, Vio tidak pernah menganggap dirinya ada.


Iya sudah kita pergi dulu dari sini.


ajak Fadli kepada sahabatnya, dan di setujui oleh semuanya.


"Baiklah ayo" Jawab ketiganya serempak.


*****


Jam 13:40 Siang, Vio mampir untuk mengecek Butiknya bersama Keyla.


Setelah dari butik Mereka pergi ke Supermarket berbelanja Cemilan kesukaan nya, dan bergegas pulang ketempat Keyla untuk menghabiskan waktu sambil menunggu jam makan malam tiba.


Selama aktifitas mereka ternyata mereka diawasi oleh orang suruhan Demian.


Salah satu orang suruhan Demian pun langsung melaporkan istrinya pergi kemana saja.


Demian pun mengajak sahabatnya pulang ke Apartemennya. Dia malas untuk balik ke kantor. Dia sudah menyuruh sekertarisnya menghubung dirinya kalau ada masalah.


Mereka berempat pun menghabiskan waktu sampai waktunya tiba untuk makan malam.


******


Mansion Wijaya


Ny.Sarah menghubungi putra dan menantunya untuk segera pulang dan makan malam dirumah.Ny.Sarah pun menyuruh keduanya untuk tinggal bersama mereka di Mansion.

__ADS_1


Next......


__ADS_2