Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku

Pernikahan Tidak Terduga & Rahasia Besar Istriku
Kelicikan Sherly eps 24


__ADS_3

Ponsel Sherly berdering, dia langsung buru-buru mengangkat panggilan yang masuk ke ponselnya.


"Hallo. . . .(Jawab Sherly)


"Hallo bos, saya mau melaporkan dia sedang berada di The Club yang ada di resort ini"(lapor orang disebrang panggilannya).


Sherly :


"Bagus saya akan segera ketujuan"(Kata Sherly langsung mematikan ponselnya).


Dia langsung bersiap-siap dan tidak lupa dia mengirim pesan ke Doni untuk ikut menemaninya ke the Club.


Sherly :


"Don, cepat bersiap kita akan pergi ke the Club untuk melanjutkan rencana kita"(isi pesanya)


Doni pun langsung membalas pesan Bosnya, dan langsung bersiap.


Doni :


"Baik nona"(balasnya)


Sherly dan Doni pun sudah siap dan langsung pergi menuju ke the Club sesuai laporan anak buahnya.


*****


Aku dan Key masih berada dikamar, Jeff tadi mengirim pesan padaku bahwa dia akan menghubungiku lewat Skype, akhirnya aku pun harus membuka laptopku dulu untuk menerima panggilan Vidio dari Jeff.Tidak lama, panggilan Vidio pun tersambung.


Jeff :


"Selamat malam master, bagaimana keadaan anda disana"(tanya Jeff).


Violet :


"Malem Jeff, saya baik-baik saja, bagaimana keadaan markas kita"(jawab Vio).


Jeff :


"Markas aman Master, tapi saya hendak kembali kemarkas pusat Master, karena saya sudah terlalu lama berada di indonesia" (lapor Jeff)


Violet :


"Baiklah kalau begitu, sebelum kau kembali, kau jemput aku besok pagi di resort."(ucap Vio)


Jeff :


"Siap Master"(jawab Jeff)


Violet :


"Yasudah kalau begitu saya tunggu besok pagi kau harus sudah ada di Resort"(panggilan pun diakhiri oleh Vio).


Visual keyla yang sabar menunggu Vio yang sedang berbicara dengan Jeff.



Saat Vio sudah mengakhiri panggilannya, Keyla langsung mengajak Vio untuk pergi menuju the Club.


Keyla :


"Ayo, kita jadi pergikan Vi ?"(tanya Key).


Violet :


"Jadi donk, sebentar aku akan bersiap dulu"(kata Vio).


Keyla :


"Oke gw tunggu"(jawab Key).


Vio langsung bersiap-siap dan mengganti pakaiannya, dia memoleskan make up sedikit diwajahnya.


Visual Vio yang sudah siap untuk pergi ke the Club.



Violet:


"Ayo kita pergi. . ."(ajak Vio saat sudah selesai bersiap).


Keyla :


"Oke, ayo pergi. . ."(jawab key).


Mereka pun berjalan pergi keluar kamar menuju the Club.


*****


Demian dkk sedang menikmati minumannya yang telah dipesannya. Dentuman Musik membuat Fandi dan Fadli ingi pergi ketengah Club dan bergabung dengan pengunjung lainnya yang sedang menikmati musik juga.


Sebelum Fandi dan Fadli pergi, mereka mengajak Demian dan Kelvin, tapi mereka menolak dan memilih duduk dimeja mereka.


Fandi :


"Ayo kita ketengah Dem, musiknya asik nih"(ajak Fandi).


Demian :


"Tidak, kalian saja sana"(tolak ku).


Fadli :


"lo ikut kita kan Vin ?"(ajak Fadli).


Kelvin :


"Gw disini aja Fad, kasian Demian tidak ada yang menemaninya"(jawab Kelvin).


Fandi :


"yasudah kalau gitu gw sama Fadli ketengah dulu ya, ayo Fad"(ajak Fandi).

__ADS_1


Fadli :


"Ayo. . .Kita tinggal sebentar ya"(Ucap Fadli).


Kelvin mengangguk dan Demian hanya melambaikan tangannya, tanda menyetujuinya. Akhirnya mereka berdua pergi ketengah menikmati dentuman musiknya.


Ditempat yang sama Sherly dan Doni sedang melihat kearah Demian. Mereka berdua memiliki rencana jahat.


Sherly :


"Aku akan menghampirinya, kau pantau terus aku barangkali terjadi apa-apa"(Perintah Sherly pada Doni).


Doni :


"Siap nona, , ,(jawab Doni).


Sherly pun berjalan membawa segelas minumannya dan menghampiri Demian yang sedang asik meminum minumannya bersama Kelvin.


Sherly :


"Hai, kita ketemu lagi ternyata"(sapa Sherly terhadap Demian).


Demian :


"Maaf anda siapa ?"(jawabnya).


Sherly :


"Masa kamu udah lupa sih, tadi sore kan kita bertemu didepan pintu masuk Mall"(jelasnya berbasa basi).


Demian :


"Oh,,,rupanya kau yang tadi sore berjalan melewatiku dipintu masuk Mall ?"(jawabnya).


Sherly :


"Kamu sudah ingat, kenalkan namaku Sherly. Apa aku boleh bergabung"(Kata Sherly).


Demian :


"Silahkan, aku Demian, dan disampingku Kelvin"(ucapnya)


Demian dan Kelvin menjabat tangan Sherly bergantian. Dia pun akhirnya ikut bergabung dan duduk disamping Demian.


*****


Ditempat yang sama Vio dan Key baru masuk ke the Club. Mereka melihat sekeliling mencari meja yang kosong, dan mereka pun menemukan meja yang kosong, dan ternyata meja yang akan mereka tempati tepat disebelah meja Demian Dkk.


Karena cahaya didalam remang-remang, Mereka semua belum menyadari kalau mereka semua sedang berkumpul diruangan yang sama.


Keyla dan Vio berjalan menuju meja yang kosong. Key memanggil pelayan untuk memesan minuman. Pelayan pun menghampiri meja mereka berdua.


Pelayan :


"Mau pesan apa nona ?"(tanyanya).


Keyla :


"Aku pesan Tequilla Sunrise, lo apa Vi ?" (tanyanya).


Violet :


Keyla :


"Lo yakin gk pesen minuman yang biasa lo pesan Vi ?"(tanya key memastikan).


Violet :


"Kita pesan itu saja mas"(Vio memutuskan).


Pelayan :


"Baik nona, tunggu sebentar"(kata sang pelayan).


Vio dan key hanya mengangguk. Key pun bertanya kembali pada Vio, karena dia belum menjawab pertanyaannya yang tadi ia tanyakan pada Vio.


Keyla :


"Tumben bgt sih Vi, biasanya kalau kita pergi ketempat kaya gini lo kan selalu pesan minuman beralkohol"(kataku merasa heran).


Violet :


"Hemm, gw lagi males"(jawab Vio singkat).


Key pun tidak banyak bertanya lagi, tidak lama minuman mereka pun datang. Mereka langsung meminum minumannya sedikit sambil menikmati musik di the Club.


Dimeja sebelah Sherly sedang mengobrol dengan Demian, mereka tertawa bersama dan mereka berdua cepat sekali akrab.


Kelvin yang merasa menjadi obat nyamuk pun pamit pergi ingin menyusul Fandi dan Fadli .


Kelvin :


"Tuan saya pamit menyusul Fandi dan Fadli sebentar"(bisik kelvin pada demian).


Demian :


"Ok"(jawab singkat Demian).


Saat Kelvin akan pergi menyusul Fandi dan Fadli, dia melewati meja yang ditempati Keyla dan Vio.


Kelvin melihat Keyla, sebaliknya Keyla pun melihat kearah Kelvin. Seketika tubuh Kelvin menegang. Kelvin tau dimana ada Keyla pasti ada istri bosnya.


Gawat, masalah besar ini kalau sampai ketauan.Ucapnya dalam hati.


Keyla kaget karena melihat Kelvin ada ditempat yang sama dengannya. Dia pun langsung memberitahukan Vio.


Keyla :


"Vi, ,gw lihat Kelvin ada disini"(kataku).


Violet:

__ADS_1


"Lo serius ?"(Tanya Vio tidak yakin)"


Keyla langsung menunjuk kearah samping Vio, dan Vio mengikuti arah tangan Keyla. Ternyata benar, Kelvin memang sedang berada ditempat yang sama denganya.


Violet :


"Sedang apa Kelvin disini ?! Tapi tunggu dulu, kalau Kelvin ada disini berarti Demian pun ada disini juga donk Key"(kata Vio berasumsi).


Keyla :


"Benar juga, merekakan selalu bersama kemana pun mereka berdua pergi"(jawab Keyla).


Violet mengedarkan matanya kesekeliling dan Keyla pun mengikutinya, tepat disampingnya Kelvin ternyata itu meja yang mereka tempati.


Vio melihat Suaminya yang sedang bersama seorang Wanita yang tidak ia kenal, mereka terlihat sangat akrab.


Violet berdiri dan tersenyum devil kearah Kelvin, diikuti oleh Keyla dibelakangnya.


Tubuh kelvin semakin menegang, saat istri bosnya itu mendekat. Dia tidak bisa berkutik sama sekali karena sudah tertangkap basah.


Dimeja Demian, dia belum menyadari bahwa dia sudah tertangkap basah oleh istrinya. Demian masih asik berduaan bersama Sherly.


Sherly menggelayut manja ditangan Demian, dan Demian tidak menolaknya. Mereka sangat dekat sekali duduknya, mereka belum menyadari sama sekali.


Violet :


"Hai Vin, sama siapa disini ?"(tanya Vio basa basi padahal dia sudah tau Demian pun ada disini).


Kelvin :


"Nyonya Muda ada disini juga,,?"(tanya Kelvin salah tingkah, dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal).


Vio tidak menjawabnya, dia langsung menghampiri meja Demian, diikuti Keyla dan Kelvin.


Violet :


"Ckckck. . . .asik sekali kalian berdua disini, sedang apa kalian berdua Hah ?"(Ucap Vio).


Demian kaget melihat siapa orang yang sekarang telah berada dihadapannya. Tapi dia masih bisa menutupi ke kagetannya.


Demian :


"Bukan urusanmu ?"(Tanya Demian Dingin masih dalam posisi Sherly yang menggelayut manja).


Sherly :


"Hey kau siapa, mengganggu saja dasar ******"(bentak Sherly).


Keyla mengepalkan tangannya dia hendak memberi pelajaran pada wanita ****** yang berada disamping Suami sahabatnya, tidak terima sahabatnya dikatai seperti itu.


Tapi Violet menahannya, akhirnya Keyla pun menahan amarahnya yang sudah mencampai puncak kepala.


Violet berjalan mendekat kearah wanita yang disamping Demian, seketika Violet mengangkat tangannya hendak menampar wanita disamping Demian.


"Plak. . .


"Plak. . .


Violet :


"Kau bukan tandinganku"(Vio berbisik disamping wajah wanita asing tersebut, jiwa Masternya pun muncul).


Demian kaget saat istrinya bersikap kasar seperti itu, Sherly yang ditampar bolak balik oleh Vio hingga sobek sudut bibirnya, hanya diam saja karena dia pun sama Shocknya.


Demian :


"Apa kau sudah gila, apa yang kau lakukan ?"(bentak suaminya).


Violet tidak menggubrisnya, Keyla tersenyum bangga, karena jiwa masternya telah dikeluarkan. Sedangkan Kelvin hanya diam menyaksikan perdebatan suami istri tersebut.


Tidak lama Fandi dan Fadli pun kembali kemeja Demian, mereka kaget karena saat kembali mereka langsung melihat pertengkaran Demian dan Violet.


Violet :


"Segera urus surat perceraian kita, agar kau bisa puas dengan jalangmu itu"(Kata Vio dan langsung berlalu pergi diikuti Keyla).


Fandi dan Fadli memberi kode untuk Kelvin mengejar Vio, Kelvin pun mengerti dan langsung menyusul kedua wanita tersebut yang hampir masuk kedalam lift.


Kelvin :


"Nyonya Muda, tunggu sebentar semuanya salah paham"(teriak Kelvin menjelaskan).


Vio tidak mendengarkan penjelasan Kelvin, Dia teringat sesuatu dan Vio pun berhenti dan berbalik kearah Kelvin, dia mengeluarkan Kartu ATM, Debit, dan Kartu Kredit milik Demian, dia tidak sudi barang-barang lelaki itu masih ada pada dirinya.


Violet :


"Kelvin, saya titip semua kartu ini pada Tuanmu, dan tolong sampaikan padanya agar segera mengurus surat perceraian untukku" (Kata Vio).


Kelvin :


"Ta...tapi Nyonya"(ucap Kelvin langsung dipotong oleh Vio).


Violet :


"Sudah sampaikan saja pesanku, sekarang kau kembalilah kepada Tuanmu"(perintah Vio).


Kelvin berdiam diri, tidak bergeming sama sekali, dia benar-benar merasa dilema disituasi seperti ini.


Violet langsung masuk kedalam lift bersama Keyla, mereka langsung menuju kekamarnya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.Next. . . . . .


__ADS_2