
Mansion Wijaya
Demian pulang ke Mansion dengan disupiri oleh Kelvin. Dia masih memegangi tangan istrinya agar tidak kabur lagi.
Violet :
"Tolong Lepaskan tanganku"(Mohon Vio).
Demian :
"Tidak. . .! ! ! Kamu pasti akan kabur lagi dariku"(Jawab Demian).
Violet :
"Hey ada apa denganmu, urus saja koleksi jalangmu"(Sindir Vio sinis).
Demian :
"Hahahaaa. . . .Kamu masih ingat ternyata kejadian saat di the Club itu"(Respon Demian).
Violet :
"Siapa bilang, Aku tidak peduli lagi denganmu, aku sudah bahagia tanpamu"(Jawab Vio asal).
Rahang Demian mengeras, Dia mengepalkan tangan yang satunya, Dia mencoba menahan Amarahnya, karena dia tidak mau istrinya pergi lagi.
Sedangkan Kelvin, dia mencuri pandang kebelakang lewat kaca spion mobil yang sedang disetirinya. Dia sedang melihat sepasang suami istri tersebut berdepat sepanjang jalan.
Kelvin hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat suami istri yang bertahun-tahun tidak bertemu, kini mereka bisa bertemu tapi bukannya mereka bermesraan saling rindu atau apa, ini malah kebalikannya.Kata Kelvin bermonolog sendiri dalam hati.
Demian terus terdiam hingga tiba di Kediaman Orang tuanya. Dia langsung menarik tangan istrinya agar masuk kedalam Mansion untuk bertemu Tn.Wisnu dan Ny.Sarah.
Demian :
"Mom, Daddy. . ."(Panggil Demian, berteriak)"
Tn.Wisnu :
"Apa-apaan kamu ini Dem, kecilkan suaramu itu"(Sahut Tn.Wisnu menuruni anak tangga sambil menggandeng istrinya)"
Demian :
"Lihatlah, siapa yang aku bawa ?"(Tanyanya lagi).
Tn.Wisnu dan Ny.Sarah sedang menuruni anak tangga, mereka langsung melihat kearah putranya. Sontak saja membuat orang tua Demian Kaget campur Bahagia. Soalnya Menantu Kesayangan nya telah kembali pulang.
Ny.Sarah :
"Vio. . ."(Panggil sang mertua Vio).
Violet :
"Mommy. . . Apa kabar ?"(vio bertanya).
Ny.Sarah :
"Baik sayang. Kemana saja kamu selama ini sayang...??Mommy sangat merindukanmu"(ucap Ny.Sarah antusias langsung menghampiri menantunya dan memeluk Vio dengan erat).
Vio :
"Maafkan Vio telah membuat Mommy and Daddy khawatir"(kata Vio menyesal).
Tn.Wisnu mengelus kepala Vio, dia juga bahagia karena menantunya kembali, kini istrinya tidak akan bersedih kembali.
Tn.Wisnu :
"Sekarang Mommy mu tidak akan bersedih lagi, karena kamu telah kembali nak"(ucap sang Daddy).
Ny.Sarah :
"Sudah-sudah jangan sedih begitu dong, kita semua harus bahagia, ayo kita harus merayakan atas kembalinya Vio ke Mansion, Sekarang Vio bantuin Mommy di dapur menyiapkan Makanan oke"(ajak sang Mommy bersemangat).
Violet :
"Baik Mom"(jawab Vio singkat).
Vio pun ikut bersama Mommy nya ke dapur untuk menyiapkan makanan, di bantu oleh pelayan juga. Sedangkan para laki-laki hanya menggelengkan kepala melihat kedua wanita tersebut.
Tn.Wisnu dan Demian menunggu diruang keluarga, sedangkan Kelvin, dia langsung pergi lagi ke kantor setelah mengantarkan Bos nya tersebut.
30 menit masakan pun jadi, Vio membantu mertuanya untuk menata makanan nya dimeja makan.
Setelah semuanya siap, Ny.Sarah menyuruh pelayannya untuk memanggil Suami dan anaknya. Tidak lama mereka pun sudah berkumpul dimeja mkana, dan langsung makan bersama sambil mengobrol.
Tn.Wisnu :
"Ketemu dimana Vio Son ?"(Tanya sang Daddy kepo saat sedang makan).
Vio melirik kearah Demian, sebaliknya pun sama, Demian melihat kearah Vio dan memperlihatkan senyuman tampannya.
Demian :
"Aku tidak sengaja bertemu dengannya di Perusahaan Albert Dad ?"(jawab Demian).
Tn.Wisnu :
"Sedang apa disana ?"(tanyanya lagi).
Demian :
"Selama ini Vio adalah Direktur Utama di Perusahaan Albert Dad"(Jawabku).
Tn.Wisnu :
"Apa ? Ko bisa ??"(Tanyanya lagi).
Demian :
"Iya Dad, selama ini memang Vio itu selalu menutup identitasnya"
Ny.Sarah :
"Mommy sudah tau dari dulu. . ."(timpal sang mommy).
Tn.Wisnu & Demian :
"APA. . .???"(Keduanya kaget dengar ucapan Ny.Sarah).
Ny.Sarah hanya mengangguk dan tersenyum pada menantunya tersebut.
Ny.Sarah :
"Sudahlah habiskan makanannya, dan Son bawa istrimu ke kamar untuk beristirahat, dia pasti lelah sudah bantuin Mom memasak tadi"(Perintah sang Mommy).
Violet :
"Uhuk. . . uhukk. . . "(Vio tersedak).
__ADS_1
Demian :
"ini dimunum dulu, pelan-pelan makannya sayang"(Ucap Demian sambil mengelus punggung istrinya khawatir)
Vio pun tidak pikir panjang dan langsung meminum air yang disodorkan oleh Demian sampai habis setengah gelas.
Vio yang kaget dan tersedak saat makan, setelah membaik sebisa mungkin Vio berusaha agar tidak tinggal. Dia memikirkan si kembar, bagaimana kalau si kembar mencarinya. Pikirnya khawatir akan anak-anaknya.
Violet :
"Maaf Mom, Vio ada urusan yang harus diselesaikan, jadi setelah makan Vio mau pamit untuk pulang"(kata Vio menolak untuk menginap).
Ny.Sarah :
"Tapi disinikan rumah kamu juga Vio"(ucap Ny.Sarah).
Demian :
"Tidak bisa, Kamu tetap disini dan jangan harap kamu bisa pergi dari Mansion"(Kata Demian tegas)
Violet melihat kearah Demian, dia sangat kesal dengan Demian karena memaksanya untuk tetap tinggal.
Demian langsung berdiri berpamitan pada orang tuanya dan menarik tangan Vio untuk naik keatas menuju kamarnya.
Vio pun mau tidak mau akhirnya mengikuti Demian untuk naik keatas. Sedangkan Ny.Sarah dan Tn.Wisnu membiarkan saja kedua suami istri itu pergi menyelesaikan masalahnya sendiri.
*****
Apartemen Violet
Saat ini Keyla sedang menjaga si kembar di Apartemen bersama pelayan. Mommy si kembar saat ini sedang pergi ke perusahaan karena ada masalah yang harus di urus olehnya.
Sudah hampir sore, tapi Vio masih belum kembali juga. Apa masalahnya sangat parah dikantor ya. Pikir Key menebak-nebak sendiri.
Si kembar saat ini sedang berenang ditemani sang pelayan, Jo dan Ji sangat senang bermain air. Tidak lama mereka pun sudah selesai berenang.
Keyla pun memakaikan pakaian pada si kembar dibantu oleh pelayan. Setelah selesai tiba-tiba si kembar menanyakan Mommy nya.
Jonathan :
"auntie, where is mommy. . .?"(tanyanya).
Kelya :
"Mommy lagi kerja Boy"(jawab Keyla).
Jingga :
"why so long, Ji miss mommy auntie"(Ucapnya sedih).
Keyla :
"Sabar Baby, sebentar lagi mommy pasti pulang"(Kata Key mencoba membujuk si kembar).
Jonathan :
"Let's make a video call with mom, auntie"(Kata Jo)
Akhirnya Keyla pun menuruti keinginan si kembar untuk menghubungi Violet menggunakan panggilan Vidio.
".Tuttt. . .Tuttt. . . .Tuttt. . . . ."(Panggilan pun tidak kunjung diangkat).
Keyla :
"Baby, Mommy pasti sedang sibuk sekarang mangkanya tidak diangkat, kita tunggu saja ya, pasti nanti juga Mommy pulang"
*****
Di Kamar Demian
Demian membawa Vio masuk kekamarnya dan mengunci pintu kamarnya. Saat sudah berada didalam kamar Vio pun menghempaskan tangannya agar terlepas dari tangan Demian.
Violet :
"Tolong biarkan aku pulang kerumahku"(Kata Vio memohon).
Demian :
"Apa kamu masih belum jelas dengan ucapanku saat di meja makan"(tanyanya lagi).
Demian melangkah maju menghampiri Vio, dan Vio pun mundur menjauh dari suaminya tersebut.
Demian :
"Jadilah istri yang penurut, kalau tidak kamu akan tau sendiri resikonya, sekarang pergilah mandi dan pakaianmu ada didalam lemari"(Kata Demian memberi perintah).
Vio tidak menjawabnya, tapi dia langsung bergegas masuk kekamar mandi dan menyimpan tas nya di nakas samping tempat tidur.
Saat sedang mandi, ponsel milik Vio berdering terus menerus, Demian akhirnya mengambilnya didalam tas Vio dan melihat siapa gerangan yang menghubungi istrinya tersebut.
Dilayar ponsel tertera nama Keyla yang menghubungi Vio menggunakan Vidio Call.
Demian pun menerima panggilan tersebut, dia berencana memberitau bahwa Vio sedang mandi, agar Keyla berhenti menghubungi ponsel istrinya.
Saat dia menjawab panggilan Vidio dari Keyla, tapi yang muncul wajah anak-anak dilayar ponsel istrinya tersebut.
Jo & Ji :
"Mommy, We miss you. . . ."(Teriak sikembar merengek saat sudah tersambung).
Demian kaget saat kedua anak tersebut memanggil Mommy, siapa anak tersebut pikir Demian melamun tak bergeming.
Saat Demian sedang menerima panggilan Vidio tersebut, Vio sudah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi. Saat ini Demian sedang membelakangi kamar mandi.
Jadi Vio tidak mengetahui ponselnya sedang dipegang oleh Demian. Saat Vio mendengar suara yang sangat familiar ditelinganya, dia langsung buru-buru kearah Demian.
Tepat dugaannya, Demian sedang memegang ponselnya, dan parahnya lagi dilayar ponsel terpampang jelas si kembar yang sedang merengek.
Vio langsung merebut ponselnya dan mematikan panggilan Vidio tersebut. Seketika badannya langsung menegang.
Demian berbalik arah dan bertanya pada Vio sambil menatap Vio dengan tatapan yang sangat tajam.
Demian :
"Siapa Mereka. . .?"(Tanyanya).
Vio meremas ponsel yang sedang dipeganginya, aku tidak mau sampai Demian tau bahwa itu anak dia.
Violet :
"Bukan siapa-siapa. . ."(jawab vio singkat).
Demian :
"BOHONG !!! Mereka memanggilmu Mommy, Cepat katakan siapa Ayah dari Mereka, akan aku habisi orang tersebut"(Teriak Demian penuh dengan amarah).
Violet :
__ADS_1
"Bukan urusanmu"(Jawab Vio langsung pergi berbaring meninggalkan Demian yang terus menanyakan si kembar).
Demian emosi karena Vio tidak menjawab siapa sebenarnya mereka. Dia pun melampiaskan kekesalannya kepata tembok kamar.
"Bug. .Bug. .Bug"(Tangan Demian menghajar Tembok sebanyak 3x).
Tangan Demian membengkak karena ulahnya sendiri. Setelah menghajar tembok, dia keluar kamar menuju ruang kerjanya untuk menghubungi anak buahnya untuk mencari tau tentang anak kecil yang memanggil istrinya dengan sebutan Mommy.
Sedangkan Vio, dia langsung bergegas menghubungi Keyla saat Demian keluar dari kamarnya.
Tuttt. . .Tuttt. . . .(panggilanpun tersambung).
Keyla :
"Hallo Vi. . ."
Violet :
Hallo Key, gawat Demian tadi yang menganggkat panggilan Vidionya si kembar, kemungkinan dia akan mencari tau tentang si kembar, bagaimana ini Key"(Kata Vio khawatir).
Keyla :
"Ywdh kamu jujur aja Vi, Demian berhak tau atas putra putrinya"(Jawab Key).
Violet :
"Tapi. . . .
Keyla :
"Sudahlah, jangan tapi-tapi terus. Mungkin ini saatnya dia untuk tau Vi"(kata Key menasehati)
Violet :
"Baiklah, akan aku Coba memberitaukannya, untuk sementara kamu tolong jaga Jo & Ji, aku mungkin tidak pulang malam ini. . ."(kata Vio akhirnya)
Panggilan pun diakhiri oleh Vio. Dia bisa tenang sekarang setelah menitipkan si kembar pada Keyla.
*****
Singapur
Geri saat ini sudah berada di singapur, dia terpaksa yang harus mengurus Hotel dan Mall yang bermasalah di Singapur. Dia sedang menyelidiki siapa dalang dibalik semua permasalahan ini.
Geri menemui Manager Hotel Albert diruangannya.Dia hendak mencaritau informasi lebih Detail.
Manager Hotel :
"Selamat datang Mr.Geri, akhirnya Mr. datang juga. . ."(sapa sang Manager).
Geri :
"Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi"(tanya Geri).
Manager Hotel :
"Sebenarnya Seminggu yang lalu ada Pria dan Wanita. Mereka membawa sangat banyak anak buahnya, untuk mengancam pengunjung Mall dan Hotel menggunakan senjata api agar mereka semua tidak menginap atau berbelanja ditempat kita Mr."(Jelasnya).
Geri :
"Brengsek, apa kau tau siapa orangnya"(tanya geri).
Manager :
"Saya tidak kenal mereka, tapi saya mendengar salah satu anak buah mereka memanggil Pria tersebut Mr.Charles"(jawabnya lagi).
Geri mengerutkan dahinya, dia berfikir siapa Mr.Charles tersebut, dia tidak mengenal namanya, bahkan saingan bisnisnya pun tidak ada yang bernama Charles.Pikir Geri.
Saat Geri sedang berfikir, tiba-tiba datanglah keamanan Mall yang melapor bahwa Pria tersebut datang mengancam pengunjung Mall lagi.
Seketika saja Geri pergi bersama Manager dan keamanan untuk menemui pria tersebut. Saat ini Geri sudah berada di dalam Mall, dia berhadapan dengan pria asing tersebut dan bertanya pada mereka.
Geri :
"Sorry Sir, What are you all doing. . .?"(Tanya Geri)
Mr.Charles :
"Who are you ?"(tanyanya kembali).
Geri :
"I am in charge of hotels and malls here"(Jawab Geri)
Mr.Charles :
"Wow. . .So you are responsible here"
Geri :
"Right, if there is a problem, we discuss it well"(Kata Geri)
Mr.Charles menyuruh anak buahnya untuk menangkap Geri dan yang lainnya. Dia akan menggunakan Geri untuk memancing kesatangan Demian.
Mr.Charles :
"Catch them all. . . . ."(Perintahnya).
Geri dkk pun langsung melawan mereka yang menyerangnya, kebetulan Geri sangat hebat bela diri, tapi dia tidak tau apa dia bisa melawan mereka yang jumlahnya sangat banyak tersebut.
Mr.Charles yang melihat ilmu bela diri Geri yang cukup hebat, akhirnya dia turun tangan sendiri untuk melawan Geri.
Tenaga Geri pun sudah mulai berkurang, dia mulai kewalahan saat Mr.Charles menjadi lawannya. yang lain sudah tumbang semua, tidak lama Geri pun ikut tumbang juga. . .
Geri langsung disandra oleh Mr.Charles, dia dibawa kegedung kosong di pinggiran kota. Sedangkan yang lainnya dibiarkan tergeletak saja. . . . .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.Next. . . . . . . . . . .
__ADS_1
"Hallo Readers jangan lupa Komen, Like dan tambahkan Favorite ya. Dan jangan lupa VOTE yang banyak ya, Terimakasih"